Harga Bawang Putih di Cianjur Tak Terkendali, Pedagang Kelabakan

Kompas.com - 09/05/2019, 09:31 WIB
Harga bawang putih terus merangkak naik sejak awal Ramadhan dan kini sudah menembus Rp100 ribu per kilogram seperti terjadi di Pasar Muka, Cianjur, Jawa Barat, Kamis (09/05/2019) KOMPAS.com/FIRMAN TAUFIQURRAHMANHarga bawang putih terus merangkak naik sejak awal Ramadhan dan kini sudah menembus Rp100 ribu per kilogram seperti terjadi di Pasar Muka, Cianjur, Jawa Barat, Kamis (09/05/2019)

CIANJUR, KOMPAS.com – Harga komoditas bawang putih di sejumlah pasar tradisional di wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat terus merangkak naik.

Pedagang pun mulai kelabakan hingga memilih untuk tidak berjualan, sementara pembeli mulai mengurangi pembelian. 

Menurut keterangan yang dihimpun Kompas.com, kenaikan harga bawang putih terjadi secara masif sejak awal Ramadhan atau Senin (06/05/2019). Saat ini harganya sudah mencapai Rp 100.000 per kilogram.

Seorang pedagang sayuran di Cianjur, Dedi Supriadi (50) bercerita, sepekan jelang Ramadhan harga bawang putih masih di kisaran Rp 30.000 per kilogram.

Baca juga: Harga Bawang Putih Mahal, Warga Beralih ke Bumbu Siap Saji

“Sekarang pedagang tidak lagi bisa belanja banyak dari distributor. Saya sendiri yang biasa beli 1 sampai 2 kuintal, sekarang paling cuma mampu 10 kilogram saja," keluh Dedi saat ditemui Kompas.com di lapak jualannya di Pasar Muka, Cianjur, Jawa Barat, Kamis (09/05/2019).

"Bayangkan saja 1 kuintal bawang putih saat ini harus keluar uang Rp 9 juta, belum belanja kebutuhan barang lainnya,” tutur Dedi.

Pedagang kelabakan, pembeli pun susut

Menurut Dedi, kenaikan harga tersebut memicu berkurangnya ketersediaan bawang putih di pasaran saat ini. Sebab pedagang mulai mengurangi pembelian ke distributor. 

Bahkan, beberapa pedagang di Pasar Muka Cianjur memilih untuk tidak berjualan komoditas tersebut sambil menunggu harga kembali normal.

“Malah yang itu (sambil menunjuk) agen besar tapi barang (bawang putih) nyaris tidak ada,” ucapnya.

Sejak naik drastis, sebut dia, pembeli pun otomatis sepi. Mereka tidak berani untuk membeli bawang putih dalam jumlah banyak.

Baca juga: Harga Bawang Putih di Karawang Meroket 2 Kali Lipat

“Padahal biasanya kalau awal Ramadan ini banyak yang beli sekilo atau setengah kilo untuk persediaan. Tapi sekarang paling ada yang beli seperempat kilo, itu pun jarang,” katanya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Tuan Rumah Hari Aksara Internasional, Hotel di Garut Penuh

Jadi Tuan Rumah Hari Aksara Internasional, Hotel di Garut Penuh

Regional
Pemda Siapkan Bantuan untuk 1.445 Rumah Warga Bojonegoro yang Rusak

Pemda Siapkan Bantuan untuk 1.445 Rumah Warga Bojonegoro yang Rusak

Regional
Gubernur Sulbar Lupa Pakai Kacamata, Teks Pancasila Dibaca Tertukar

Gubernur Sulbar Lupa Pakai Kacamata, Teks Pancasila Dibaca Tertukar

Regional
Pengakuan Begal yang Tusuk Sopir Taksi Online 23 Kali: Saya Mau Bayar Utang Rp 1,5 Juta

Pengakuan Begal yang Tusuk Sopir Taksi Online 23 Kali: Saya Mau Bayar Utang Rp 1,5 Juta

Regional
Pemprov Kaltim Buka CPNS Lulusan SMK untuk Penyuluh Pertanian

Pemprov Kaltim Buka CPNS Lulusan SMK untuk Penyuluh Pertanian

Regional
Evaluasi Pilkada Langsung, PKB Nilai Pilkada Asimetris Lebih Rasional

Evaluasi Pilkada Langsung, PKB Nilai Pilkada Asimetris Lebih Rasional

Regional
Pemuda Cianjur Daur Ulang Kantong Kresek Jadi Paving Blok

Pemuda Cianjur Daur Ulang Kantong Kresek Jadi Paving Blok

Regional
Aksi Pelajar yang 'Prank' Jadi Pocong Berakhir Tanpa Proses Hukum

Aksi Pelajar yang "Prank" Jadi Pocong Berakhir Tanpa Proses Hukum

Regional
Terduga Teroris yang Ditangkap di Kampar Buat Tempat Persembunyian di Kebun Karet

Terduga Teroris yang Ditangkap di Kampar Buat Tempat Persembunyian di Kebun Karet

Regional
Aksi Mogok Protes Trans Jateng Berakhir, Mikrobus di Purbalingga Kembali 'Narik'

Aksi Mogok Protes Trans Jateng Berakhir, Mikrobus di Purbalingga Kembali "Narik"

Regional
Kasus Mahasiswa Unitas Palembang Tewas Saat Diksar Menwa, Polisi: Kemungkinan Tersangka Bertambah

Kasus Mahasiswa Unitas Palembang Tewas Saat Diksar Menwa, Polisi: Kemungkinan Tersangka Bertambah

Regional
Pemutaran Film 'Kucumbu Tubuh Indahku' Dihentikan Paksa di Bandar Lampung

Pemutaran Film "Kucumbu Tubuh Indahku" Dihentikan Paksa di Bandar Lampung

Regional
Bencana Angin Kencang di Bojonegoro Meluas, 1.445 Rumah Warga Rusak

Bencana Angin Kencang di Bojonegoro Meluas, 1.445 Rumah Warga Rusak

Regional
Risma Ingin Sirkuit Bung Tomo Digelar Kejuaraan Balap Internasional

Risma Ingin Sirkuit Bung Tomo Digelar Kejuaraan Balap Internasional

Regional
Satu Penumpang yang Tusuk Sopir Taksi Online 23 Kali Ditangkap

Satu Penumpang yang Tusuk Sopir Taksi Online 23 Kali Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X