Fakta Kasus Pasien RSJ Surabaya yang Kerap Gigit Jarinya Sendiri, Bantuan Tangan Palsu hingga Dikunjungi Khofifah

Kompas.com - 08/05/2019, 20:13 WIB
Ilustrasi terapicanovass Ilustrasi terapi

KOMPAS.com - Seorang penderita gangguan jiwa asal Desa Ngadi, Kecamatan Mojo, Kediri, Jawa Timur, memiliki kebiasaan menggigit jarinya sendiri.

Akibatnya, jari-jari milik Fit (29) tak lagi utuh. Menurut informasi yang diterima Kompas.com, Fit merupakan pasien gangguan jiwa berat.

Pada 21 April lalu, tim dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur membawa Fit ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur di Surabaya untuk menjalani perawatan khusus.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyempatkan diri untuk menjenguk Fit di rumah sakit.

Berikut ini fakta lengkapnya:

1. Kebiasaan gigit jari saat Fit kambuh

Ilustrasi traumaake1150sb Ilustrasi trauma

Kondisi kejiwaan Fit (29) terguncang parah setelah keluarganya memiliki masalah beberapa waktu lalu.

Perempuan warga Desa Ngadi, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, itu mengalami gangguan jiwa berat. Jika kambuh, dia disebut kerap memakan jari-jarinya sendiri.

Menurut salah satu dokter di RSJ Menur, dr Lila Nurmayanti, setiap orang memiliki cara tersendiri untuk menyelesaikan masalahnya, termasuk Fit.

Namun demikian, dr Lila belum berani memastikan apakah jari-jari Fit yang tidak utuh itu karena dimakan sendiri atau bukan.

"Tapi menurut informasi dari keluarganya seperti itu (dimakan sendiri, red)," kata dr Lila.

Baca Juga: Kerap Makan Jarinya Sendiri, Perempuan Ini Dibawa ke RS Jiwa Surabaya

2. Dua pekan dirawat, kondisi Fit mulai membaik

Ilustrasi gangguan mentalShutterstock.com Ilustrasi gangguan mental
Setelah dua pekan menjalani perawatan di RSJ Menur, kondisi Fit terlihat lebih baik dari 2 pekan sebelumnya. Fit mulai bisa berkomunikasi dengan baik dengan para pengunjung.

"Dia termasuk pasien dengan adaptasi yang sangat cepat. Hanya dalam 2 pekan, sudah banyak perubahan," kata dr Lila.

Seperti diketahui, Fit mengalami gangguan jiwa berat dan jika kambuh, dia disebut kerap memakan jari-jarinya sendiri.

Halaman:


Terkini Lainnya

Pasca-gempa Lombok, Pelaku Wisata Pendakian Gunung Rinjani Mulai Berbenah

Pasca-gempa Lombok, Pelaku Wisata Pendakian Gunung Rinjani Mulai Berbenah

Regional
Kecelakaan Maut di Tol Cipali, 12 Tewas

Kecelakaan Maut di Tol Cipali, 12 Tewas

Regional
Petani Ini Tanam Ganja di Ladangnya Untuk Obati Diabetes

Petani Ini Tanam Ganja di Ladangnya Untuk Obati Diabetes

Regional
8 Fakta Setya Novanto Lolos dari Pengawalan, Kepergok Pelesir Bersama Istri hingga Diingatkan Tidak Aneh-Aneh

8 Fakta Setya Novanto Lolos dari Pengawalan, Kepergok Pelesir Bersama Istri hingga Diingatkan Tidak Aneh-Aneh

Regional
Antar Pacar Pulang, Pria Ini Dipanah Orang Tak Dikenal

Antar Pacar Pulang, Pria Ini Dipanah Orang Tak Dikenal

Regional
Lelaki Ini Mengaku 19 Tahun Jalan Kaki dari Aceh hingga Papua

Lelaki Ini Mengaku 19 Tahun Jalan Kaki dari Aceh hingga Papua

Regional
KM Nusa Kenari yang Tenggelam Milik Pemda Alor dan Dikelola Kelompok Nelayan

KM Nusa Kenari yang Tenggelam Milik Pemda Alor dan Dikelola Kelompok Nelayan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Identitas Perempuan yang Pelesiran Bersama Setnov | Rutan di Lhoksukon Rusuh

[POPULER NUSANTARA] Identitas Perempuan yang Pelesiran Bersama Setnov | Rutan di Lhoksukon Rusuh

Regional
Sebelum Tenggelam, KM Nusa Kenari Sempat Mati Mesin

Sebelum Tenggelam, KM Nusa Kenari Sempat Mati Mesin

Regional
Razia di Timika, 7 Warga Ditangkap karena Bawa Alat Perang Tradisional

Razia di Timika, 7 Warga Ditangkap karena Bawa Alat Perang Tradisional

Regional
Mengenal Aplikasi Rapel, Solusi Milenial Mengelola dan Membuang Sampah

Mengenal Aplikasi Rapel, Solusi Milenial Mengelola dan Membuang Sampah

Regional
Melirik Pantai Pukan, Hasil Gotong Royong Warga dengan Biaya Masuk Sukarela

Melirik Pantai Pukan, Hasil Gotong Royong Warga dengan Biaya Masuk Sukarela

Regional
Identitas 5 Penumpang Kapal KM Nusa Kenari yang Hilang Tak Diketahui

Identitas 5 Penumpang Kapal KM Nusa Kenari yang Hilang Tak Diketahui

Regional
Gempa Bermagnitudo 5,1 Guncang Sumba Timur, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Bermagnitudo 5,1 Guncang Sumba Timur, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Diduga Terpeleset, Dua Balita Tewas Tenggelam di Sungai Setu

Diduga Terpeleset, Dua Balita Tewas Tenggelam di Sungai Setu

Regional

Close Ads X