Jadi Tersangka KPK, Bupati Solok Selatan Mundur dari Ketua DPC Gerindra

Kompas.com - 07/05/2019, 13:29 WIB
Petugas KPK membawa dua koper yang duduga barang sitaan dari rumah Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria KOMPAS.com/PERDANA PUTRAPetugas KPK membawa dua koper yang duduga barang sitaan dari rumah Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria

PADANG, Kompas.com - Muzni Zakaria, Bupati Solok Selatan resmi mundur dari Ketua Dewan Pimpinan Cabang Gerindra Kabupaten Solok Selatan, pasca ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK).

Ketua DPD Gerindra Sumatera Barat, Nasrul Abit saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (7/5/2019) membenarkan Muzni telah mengajukan surat pengunduran dirinya sebagai Ketua DPC Gerindra Solok Selatan.

"Betul, beliau sudah mengajukan surat pengunduran dirinya pada 27 April lalu," ujar Nasrul Abit.

Baca juga: Geledah Rumah Bupati, KPK Sidik Dugaan Korupsi di Solok Selatan


Nasrul Abit menjelaskan pihaknya sudah memproses pengajuan pengunduran Muzni Zakaria. Saat ini, pihaknya juga sudah menunjuk pelaksana tugas Ketua DPC Gerindra Solok Selatan.

"Sudah ada Plt nya untuk menjalankan partai Geindra di Solok Selatan," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, petugas KPK menggeledah kediaman Muzni Zakaria di Kota Padang pada Kamis (25/4/2019).

Baca juga: Rumahnya Digeledah KPK, Ini Kata Bupati Solok Selatan

Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah membenarkan penggeledahan oleh tim KPK. Saat penggeledahan, mereka juga menyita beberapa dokumen terkait beberapa proyek.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X