Sopir ELF yang Terguling di Jalur maut Telaga Sarangan Ditetapkan sebagai Tersangka

Kompas.com - 05/05/2019, 14:56 WIB
Ilustrasi Polisi Thinkstock/Antoni HalimIlustrasi Polisi


MAGETAN, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Magetan Jawa Timur menetapkan sopir ELF sebagai tersangka dalam kecelakaan tunggal di jalur Telaga Sarangan yang menewaskan satu penumpang.

Kasatlantas Polres Magetan AKP Himawan Setiawan mengatakan, saat ini tersangka telah di tahan di Polres Magetan.

Baca juga: Kecelakaan Rem Blong di Jalur Sarangan, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

“Prosesnya masih lanjut, kami melengkapi berkas. Sudah kami tahan, sudah kami tetapkan tersangka,” ujar Himawan, di sela-sela pengamanan kegiatan Larung Labuhan, di Telaga Sarangan, Minggu (5/5/2019).


Kepolisian Resor Magetan akan menjerat sopir ELF dengan Pasal 310 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 dengan ancaman 5 tahun penjara.

Sopir mobil ELF yang memuat 18 penumpang tersebut dinilai lalai sehingga menyebabkan kecelakaan yang diakibatkan rem blong.

“Karena memang kelalaian dari pengemudi sendiri sehingga mengakibatkan orang meninggal dunia,” imbuh dia.

Baca juga: Satu Orang Tewas, 6 Lain Luka dalam Kecelakaan Bus vs Truk

Sebelumnya, sebuah mobil ELF yang dikemudikan oleh Riyadi (35), warga Kelurahan Mireng, Kabupaten Klaten, yang ditumpangi 18 penumpang terguling di sawah saat melaju di jalan turunan tajam, di jalur maut Sarangan, Minggu (28/4/2019).

Penyebabnya diduga karena rem tidak berfungsi. Satu penumpang tewas sementara 5 penumpang mengalami luka dan sempat dirawat di RSU Dr Sayidiman Magetan. 

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X