Perlintasan Sebidang di Cilegon Ditutup Usai Minibus Tertabrak Kereta

Kompas.com - 03/05/2019, 18:46 WIB
Proses evakuasi bangkai mobil yang tertabrak kereta api di Cilegon, Jumat (3/5/2019)Dok. KAI Proses evakuasi bangkai mobil yang tertabrak kereta api di Cilegon, Jumat (3/5/2019)

CILEGON, KOMPAS.com - PT KAI Daop 1 Jakarta menutup perlintasan sebidang di Lingkungan Medaksa, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomanuk, Kota Cilegon, Banten Jumat (3/5/2019).

Penutupan dilakukan setelah terjadi tabrakan antara kereta api dan minibus di perlintasan tanpa palang pintu tersebut.

"Ditutup oleh tim prasarana PT KAI Daop 1 untuk kepentingan keselamatan dan keamanan," kata Kahumas PT KAI Daop 1 Eva Chairunisa kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Jumat (3/5/2019) sore.


Baca juga: Tabrakan Kereta dan Minibus di Cilegon, Perjalan KA Tergangu

Eva meminta kepada masyarakat di lingkungan sekitar,  bekerja sama mendukung penutupan tersebut.

Dirinya juga mengimbau pengguna kendaraan yang melintas pada perlintasan sebidang jalur rel untuk mengikuti aturan dan tata tertib serta memperhatikan rambu yang ada.

Peristiwa tabrakan kereta api dengan minibus terjadi  Jumat (3/5/2019), sekitar pukul 06.30 WIB.

Kapolres Cilegon AKBP Rizki Prakoso mengatakan, mobil berpelat nomor B 1795 FZQ tertabrak lantaran mogok di perlintasan liar di Medaksa. Tidak ada korban dalam peristiwa tersebut.

"Mobilnya mogok di tengah perlintasan, sempat didorong mundur tapi tidak berhasil, keburu ada kereta, akhirnya tertabrak dan terseret beberapa puluh meter," kata Rizki dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Jumat (3/5/2019).

Baca juga: Viral Ibu-ibu Naik Motor Jatuh karena Buka Palang Pintu KA, Ini Kata KAI

Akibat peristiwa tabrakan tersebut, perjalanan kereta api lintas Rangkasbitung-Merak maupun sebaliknya sempat terganggu.

Setidaknya dua kereta di relasi tersebut tertunda keberangkatannya dari jadwal seharusnya lantaran proses evakuasi memerlukan waktu setidaknya tiga jam.

Gangguan kereta ini juga menyebabkan adanya penumpukan penumpang di sejumlah stasiun, di antaranya di stasiun Rangkasbitung, Serang dan juga Merak. Kereta mulai beroperasi normal kembali sekitar pukul 11.00 WIB.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Begini Cara Petugas Memadamkan Kebakaran Lahan Gambut di Pekanbaru

Begini Cara Petugas Memadamkan Kebakaran Lahan Gambut di Pekanbaru

Regional
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris yang Berprofesi sebagai Pedagang Garam di Padang

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris yang Berprofesi sebagai Pedagang Garam di Padang

Regional
Begal Masuk Kampus Unand, 'Kalau Kau Teriak, Mati Kau'

Begal Masuk Kampus Unand, "Kalau Kau Teriak, Mati Kau"

Regional
PPP Pasrahkan soal Jatah Menteri ke Presiden Jokowi

PPP Pasrahkan soal Jatah Menteri ke Presiden Jokowi

Regional
Material Longsor Disingkirkan, Akses Jalan di Agam Bisa Dilewati

Material Longsor Disingkirkan, Akses Jalan di Agam Bisa Dilewati

Regional
Saat Diplomat Afganistan Belajar Penyelesaian Konflik dari Maluku...

Saat Diplomat Afganistan Belajar Penyelesaian Konflik dari Maluku...

Regional
Forum Komunikasi SMK Sepakat dengan Ridwan Kamil Evaluasi Sistem Pendidikan

Forum Komunikasi SMK Sepakat dengan Ridwan Kamil Evaluasi Sistem Pendidikan

Regional
Pengamat: Pejabat Daerah Tidak Perlu ke Luar Negeri kalau Tidak Ada Manfaat

Pengamat: Pejabat Daerah Tidak Perlu ke Luar Negeri kalau Tidak Ada Manfaat

Regional
PPP Buka Peluang Ketua Umum Diisi dari Luar Partai

PPP Buka Peluang Ketua Umum Diisi dari Luar Partai

Regional
6 Hari Tak Sadarkan Diri, WJ Korban Penganiayaan Siswa SMA Taruna Meninggal Dunia

6 Hari Tak Sadarkan Diri, WJ Korban Penganiayaan Siswa SMA Taruna Meninggal Dunia

Regional
Kebakaran Lahan di Pekanbaru Meluas, Pemadaman Sulit Dilakukan

Kebakaran Lahan di Pekanbaru Meluas, Pemadaman Sulit Dilakukan

Regional
Kata Warga Puncak Bogor soal Suhu yang Semakin Dingin, Lidah Terasa Pahit hingga Penjualan Sayur Menurun

Kata Warga Puncak Bogor soal Suhu yang Semakin Dingin, Lidah Terasa Pahit hingga Penjualan Sayur Menurun

Regional
Selain Lumpuhkan Jalan, Longsor di Agam Hancurkan Ladang dan Irigasi Warga

Selain Lumpuhkan Jalan, Longsor di Agam Hancurkan Ladang dan Irigasi Warga

Regional
Labrak Kepala Dinas Karena Tak Digaji, TKS Ini Ditangkap Polisi

Labrak Kepala Dinas Karena Tak Digaji, TKS Ini Ditangkap Polisi

Regional
Belum Beroperasi, Masjid Ikon Wisata Halal di Padang Terancam Abrasi

Belum Beroperasi, Masjid Ikon Wisata Halal di Padang Terancam Abrasi

Regional
Close Ads X