Diduga Dianiaya Aparat saat Liput "May Day", 2 Jurnalis Bandung Lapor Propam

Kompas.com - 03/05/2019, 07:42 WIB
Didampingi Tim Advokasi Jurnalis Independen (Taji), dua jurnalis foto melaporkan dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan oknum aparat kepolisian ke Propam Polrestabes Bandung.KOMPAS.com/AGIEPERMADI Didampingi Tim Advokasi Jurnalis Independen (Taji), dua jurnalis foto melaporkan dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan oknum aparat kepolisian ke Propam Polrestabes Bandung.

BANDUNG, KOMPAS.com - Dua jurnalis foto yang diduga mendapat tindak kekerasan dan intimidasi dari oknum aparat kepolisian saat meliput kegiatan hari buruh atau May Day, Rabu (2/5/2019) kemarin, mendatangi Mapolrestabes Bandung untuk melaporkan tindakan yang dialami mereka. Keduanya mendatangi Propam Polrestabes Bandung.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kedua foto jurnalis yang diketahui bernama Prima Mulia (fotografer Tempo) dan Iqbal Kusumadireza (jurnalis lepas) tiba di Mapolrestabes sekitar pukul 16.30 WIB didampingi Tim Advokasi Jurnalis Independen (Taji). Mereka kemudian masuk ke kantor Propam Polrestabes Bandung untuk membuat pelaporan.

"Tadi kita bersama dengan dua pelapor melaporkan. Tadi ada dua pasal yang kita gunakan, Pasal 351ayat 2 KUHP, Pasal 1 angka 8 junto Pasal 18 ayat 1 UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers," kata perwakilan tim advokat Moh Abdul Muit Pelu di Mapolrestabes Bandung, Kamis (2/5/2019).

Baca juga: Ratusan Remaja Baju Hitam Dibebaskan, 3 Orang Masih Diperiksa karena Merusak


Pelaporan ini terkait dugaan tindak kekerasan oleh aparat terhadap jurnalis.

"Kita laporkan ke Propam karena propam yang berkewenangan menangani," kata Muit.

Menurutnya, kedua jurnalis ini mengalami tindakan kekerasan saat saat meliput aksi 1 Mei kemarin. Tim kuasa hukum akan melampirkan bukti-bukti lainnya, termasuk bukti visum untuk memperkuat adanya dugaan kekerasan.

“Ini masih laporan, bukti nanti kalau ada tambahan kita lampirkan bukti visum,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolrestabes Bandung Kombes Irman Sugema mengatakan, pihak kepolisian sudah menerima laporan dugaan kekerasan terhadap dua jurnalis foto tersebut.

“Tentu hak dan hukum dari pelapor kita hargai, tapi tentu melalui proses dan mekanisme yang ada, di Si Propam sudah ada Kasi Propam menerima laporan, nanti akan ditindaklanjuti dari yang dilaporkan dengan didukung bukti-bukti,” kata Irman.

Dikatakan, saat ini Propam Polrestabes masih melakukan pemeriksaan secara internal terkait dugaan kekerasan oleh oknum aparat.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Gelak Tawa Saat Ganjar Bermain Ketoprak, Banyak Improvisasi

Gelak Tawa Saat Ganjar Bermain Ketoprak, Banyak Improvisasi

Regional
Kapal Kargo Bermuatan Nikel Hilang Kontak di Perairan Pulau Buru

Kapal Kargo Bermuatan Nikel Hilang Kontak di Perairan Pulau Buru

Regional
Terjerat Perangkap, Beruang Madu Dievakuasi ke Hutan Lindung Pasaman

Terjerat Perangkap, Beruang Madu Dievakuasi ke Hutan Lindung Pasaman

Regional
3 Kabupaten di Kalimantan Selatan Alami Kekeringan Ekstrem

3 Kabupaten di Kalimantan Selatan Alami Kekeringan Ekstrem

Regional
Geger, Ditemukan 4 Tengkorak Manusia di Belakang Rumah Warga

Geger, Ditemukan 4 Tengkorak Manusia di Belakang Rumah Warga

Regional
Pembantaian di KM Mina Sejati Berawal dari Perkelahian ABK, Ada 36 Orang di Atas Kapal

Pembantaian di KM Mina Sejati Berawal dari Perkelahian ABK, Ada 36 Orang di Atas Kapal

Regional
Siap-siap, Game Online Karakter Gatot Kaca Diluncurkan 2020

Siap-siap, Game Online Karakter Gatot Kaca Diluncurkan 2020

Regional
500 Meter Lahan di Kawasan Bandara Depati Amir Terbakar

500 Meter Lahan di Kawasan Bandara Depati Amir Terbakar

Regional
Diterjang Gelombang, Kapal Cargo Berbobot 1200 GT Tersangkut di Karang

Diterjang Gelombang, Kapal Cargo Berbobot 1200 GT Tersangkut di Karang

Regional
Tewaskan 3 Penumpang, Hasil Penyelidikan Kebakaran KM Santika Nusantara Diminta Dibuka ke Publik

Tewaskan 3 Penumpang, Hasil Penyelidikan Kebakaran KM Santika Nusantara Diminta Dibuka ke Publik

Regional
Ini Alasan Kapolsek Sukajadi Berikan Miras ke Mahasiswa Papua di Bandung

Ini Alasan Kapolsek Sukajadi Berikan Miras ke Mahasiswa Papua di Bandung

Regional
Perampok Toko Emas yang Bawa Bom Merupakan Penjual Kantong Kresek

Perampok Toko Emas yang Bawa Bom Merupakan Penjual Kantong Kresek

Regional
Kios Milik Keluarga Perampok Toko Emas yang Bawa Bom Digeledah

Kios Milik Keluarga Perampok Toko Emas yang Bawa Bom Digeledah

Regional
Fakta di Balik Mobil Diceburkan Pemilik ke Laut, Tak Mampu Bayar Cicilan hingga Dievakusi Nelayan

Fakta di Balik Mobil Diceburkan Pemilik ke Laut, Tak Mampu Bayar Cicilan hingga Dievakusi Nelayan

Regional
Duduk Perkara Oknum Polisi Beri Miras kepada Mahasiswa Papua di Bandung

Duduk Perkara Oknum Polisi Beri Miras kepada Mahasiswa Papua di Bandung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X