8 Fakta Hasil Pleno KPU di Berbagai Daerah, Jokowi-Ma'ruf Kuasai Magelang hingga Prabowo-Sandi Menang Telak di Pamekasan

Kompas.com - 02/05/2019, 18:08 WIB
Peraih emas kategori tanding putra kelas C Hanifan Yudani Kusumah ajak Joko Widodo dan Prabowo Subianto berpelukan bersama, Rabu (29/8/2018). (KOMPAS/KURNIA YUNITA RAHAYU)Peraih emas kategori tanding putra kelas C Hanifan Yudani Kusumah ajak Joko Widodo dan Prabowo Subianto berpelukan bersama, Rabu (29/8/2018).

KOMPAS.com - Rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait Sistem Penghitungan Suara (Situng) di sebagian daerah telah usai.

Pasangan Jokowi-Ma'ruf menang telak di Kota Magelang atas pesaingnya, Prabowo-Sandi.

Namun, Prabowo-Sandi unggul di wilayah Pamekasan, Jawa Timur. Di wilayah tersebut, Prabowo-Sandi menang di seluruh kecamatan.


Sementara itu, KPU Ngawi dibuat repot setelah saksi pasangan calon 02 menolak untuk tanda tangan atas hasil situng yang menunjukkan Jokowi-Ma'ruf menang 78,1 persen.

Lain lagi dengan suasana rapat pleno KPU Garut. Aparat kepolisian terpaksa dikerahkan untuk menjaga rapat yang sempat diwarnai adu argumen.

Berikut ini sejumlah fakta yang terungkap selama rapat pleno KPU di daerah:

1. Saksi paslon 02 tolak tanda tangan berkas KPU Ngawi

Ketua KPU Kabupaten Ngawi Syamsul Toni. Hasil sidang pleno rekapitulasi pemilu 2019 pasangan presiden nomor 1 menang telak dengan perolehan suara 78.1 persen.KOMPAS.com/DOK SYAMSUL TONI Ketua KPU Kabupaten Ngawi Syamsul Toni. Hasil sidang pleno rekapitulasi pemilu 2019 pasangan presiden nomor 1 menang telak dengan perolehan suara 78.1 persen.

Sidang pleno rekapitulasi yang dilaksanakan di RM Dwi Paksi, Ngawi, sempat diwarnai insiden penolakan penandatanganan hasil perhitungan surat suara oleh saksi dari pasangan capres dan cawapres nomor urut 02.

“Kita tidak tahu alasan saksi 02 tidak mau tanda tangan,” ujar Ketua KPU Kabupaten Ngawi Syamsul Toni.

Hasil pleno menunjukkan bahwa pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01 Joko Widodo–Maruf Amin Menang telak dalam penghitungan manual Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Kabupaten Ngawi Jawa Timur.

Pasangan Jokowi-Ma-ruf berhasil memperoleh suara 78,1 persen.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

Regional
Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Regional
Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Regional
Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Regional
Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Regional
19 Tahun Hidup di 'Dunia Malam' Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

19 Tahun Hidup di "Dunia Malam" Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

Regional
Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Regional
Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Gara-gara Pilkades, Warga Boikot Hajatan | Kasus Motivator Tempeleng 10 Siswa

[POPULER NUSANTARA] Gara-gara Pilkades, Warga Boikot Hajatan | Kasus Motivator Tempeleng 10 Siswa

Regional
Tengok Rumah Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Bupati Cianjur Jamin Masa Depan Anak-anak Korban

Tengok Rumah Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Bupati Cianjur Jamin Masa Depan Anak-anak Korban

Regional
Sejarah Lokalisasi Sunan Kuning yang Ditutup Pemkot Semarang, Diresmikan Tahun 1966 oleh Wali Kota

Sejarah Lokalisasi Sunan Kuning yang Ditutup Pemkot Semarang, Diresmikan Tahun 1966 oleh Wali Kota

Regional
Fakta di Balik Tini Diboikot Warga gara-gara Beda Pilihan Pilkades di Sragen

Fakta di Balik Tini Diboikot Warga gara-gara Beda Pilihan Pilkades di Sragen

Regional
Fakta Lengkap Motivator Tempeleng Siswa, Korban Jadi 10 hingga Pelaku Minta Maaf

Fakta Lengkap Motivator Tempeleng Siswa, Korban Jadi 10 hingga Pelaku Minta Maaf

Regional
Cerita di Balik Penutupan Lokalisasi Sunan Kuning, Berdiri Sejak 53 Tahun dengan Omzet 1 Miliar Per Malam

Cerita di Balik Penutupan Lokalisasi Sunan Kuning, Berdiri Sejak 53 Tahun dengan Omzet 1 Miliar Per Malam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X