Hari Buruh di Purwokerto, Gubernur Ganjar Ajak Pungut Sampah hingga Bagi-bagi Hadiah

Kompas.com - 01/05/2019, 12:33 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memungut sampah dalam peringatan Hari Buruh di kompleks Kantor Dinakerkop Banyumas, Purwokerto, Jawa Tengah, Rabu (15/2019). KOMPAS.com/FADLAN MUKHTARGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memungut sampah dalam peringatan Hari Buruh di kompleks Kantor Dinakerkop Banyumas, Purwokerto, Jawa Tengah, Rabu (15/2019).

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Peringatan Hari Buruh di Purwokerto yang dipusatkan di kompleks Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Koperasi (Dinakerkop) Banyumas, Jawa Tengah, berlangsung meriah, Rabu (1/5/2019).

Usai senam bersama, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang baru hadir dalam kegiatan itu mengajak seluruh peserta memungut sampah. Ganjar berkeliling di sekitar panggung utama di kompleks Kantor Dinakerkop memungut sampah.

Usai memungut sampah, salah satu buruh, Tukirah, asal Ajibarang, Banyumas yang didapuk memimpin kegiatan diberi kejutan oleh Gubernur. Ibu paruh baya ini diberi uang tunai Rp 1 juta.

Baca juga: Ganjar Pranowo Puas dengan Perolehan Suara Jokowi-Maruf di Jateng

"Kegiatan memungut sampah ini untuk menjaga kebersihan dan kesehatan," tutur Tukirah.

Kemeriahan berlanjut dengan menyanyi bersama di atas panggung. Ganjar meminta empat buruh maju ke atas panggung untuk menyanyikan lagu.

Imbalannya, mereka diberi berbagai macam doorprize yang telah disiapkan panitia.

Ganjar juga mengundi buruh yang beruntung mendapatkan 3 sepeda motor. Kegiatan ditutup dengan pemotongan tumpeng.

Ganjar memberikan potongan tumpeng pertama kepada salah seorang buruh yang sudah berusia lanjut.

Ganjar mengatakan, sejak beberapa tahun terakhir, peringatan Hari Buruh di Jateng dibuat dengan acara yang menyenangkan. Antara lain dengan kegiatan olahraga, pertunjukkan kesenian dan pembagian hadiah.

Baca juga: Ganjar Ingin Jajaran PU Tolak Suap dan Gratifikasi

"Kami sudah tahun keenam, temanya May Day sehari buruh menjadi raja. Sebenarnya kita ingin membuat acara yang menyenangkan, beberapa tahun ini rasa-rasanya kok cocok, dan saya senang kalau buruhnya jadi panitia. Beberapa tempat di Jateng kami lakukan model seperti ini, sehingga suasana kegembiraan muncul," kata Ganjar.

Menurut Ganjar, acara yang dikemas dengan menyenangkan akan mengakrabkan hubungan industrial, antara buruh, pengusaha, dan pemerintah.

"Tripartit jalan, harapan membawa iklim bisnis yang kondusif," ujar Ganjar.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Daerah Ini Sediakan WiFi Gratis 24 Jam Bagi Pendaftar CPNS

Pemerintah Daerah Ini Sediakan WiFi Gratis 24 Jam Bagi Pendaftar CPNS

Regional
APBD Jateng 2020 Disahkan Sebesar Rp 28,3 Triliun

APBD Jateng 2020 Disahkan Sebesar Rp 28,3 Triliun

Regional
Trans Jateng Diprotes Awak Mikrobus di Purbalingga, Begini Respons Pemprov

Trans Jateng Diprotes Awak Mikrobus di Purbalingga, Begini Respons Pemprov

Regional
Hujan dan Angin Kencang di Banyuasin, 83 Rumah Rusak

Hujan dan Angin Kencang di Banyuasin, 83 Rumah Rusak

Regional
Pelaku Penggelapan Dana Nasabah BNI Ambon Kirim Toyota Alphard ke Temannya di Surabaya

Pelaku Penggelapan Dana Nasabah BNI Ambon Kirim Toyota Alphard ke Temannya di Surabaya

Regional
Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Lukai 6 Orang, Ini Nama-namanya

Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Lukai 6 Orang, Ini Nama-namanya

Regional
Sungai Anyar di Solo Tercemar Limbah Detergen

Sungai Anyar di Solo Tercemar Limbah Detergen

Regional
Nasib Warga di Daerah Rawan Bencana di Sukabumi Tunggu Hasil Kajian Badan Geologi

Nasib Warga di Daerah Rawan Bencana di Sukabumi Tunggu Hasil Kajian Badan Geologi

Regional
Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Seluruh Driver Ojol yang Masuk ke Mapolresta Samarinda Diperiksa

Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Seluruh Driver Ojol yang Masuk ke Mapolresta Samarinda Diperiksa

Regional
Sosok Djaduk Ferianto di Mata Dewa Budjana, Juki Kill The DJ, hingga Syaharani

Sosok Djaduk Ferianto di Mata Dewa Budjana, Juki Kill The DJ, hingga Syaharani

Regional
Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Linmas di Surabaya Dilengkapi Rompi Anti-Peluru

Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Linmas di Surabaya Dilengkapi Rompi Anti-Peluru

Regional
Pendaftar CPNS di Jatim Capai 2.362, Tertinggi Ketiga Nasional

Pendaftar CPNS di Jatim Capai 2.362, Tertinggi Ketiga Nasional

Regional
8 Kabupaten Kota di Jabar Rawan Pelanggaran Pilkada, Mana Saja?

8 Kabupaten Kota di Jabar Rawan Pelanggaran Pilkada, Mana Saja?

Regional
Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Sering Pergi Pagi Pulang Tengah Malam

Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Sering Pergi Pagi Pulang Tengah Malam

Regional
Sekolah Terendam Banjir, Siswa MTsN Matangkuli Terpaksa Diliburkan

Sekolah Terendam Banjir, Siswa MTsN Matangkuli Terpaksa Diliburkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X