Di Cianjur, Tempat Hiburan Malam Dilarang Beroperasi Selama Ramadhan

Kompas.com - 01/05/2019, 09:02 WIB
Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman menginstruksikan agar pengelola dan pemilik Tempat Hiburan Malam di wilayahnya tidak beroperasi 24 jam selama pelaksanaan puasa di bulan Ramadan tahun ini KOMPAS.com/FIRMAN TAUFIQURRAHMANPlt Bupati Cianjur, Herman Suherman menginstruksikan agar pengelola dan pemilik Tempat Hiburan Malam di wilayahnya tidak beroperasi 24 jam selama pelaksanaan puasa di bulan Ramadan tahun ini

CIANJUR, KOMPAS.com – Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat melarang segala bentuk aktivitas Tempat Hiburan Malam (THM) selama bulan puasa Ramadan tahun ini.

Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman mengatakan, instruksi tersebut telah dituangkan dalam surat edaran bupati dan telah disampaikan ke para pemilik dan pengelola THM di Cianjur.

Herman berharap, pemilik dan pengelola THM di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur dapat menaati aturan tersebut demi menjaga kekhusyukan umat Islam yang akan menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadhan.

Baca juga: Jelang Ramadhan, Relawan Jokowi Ajak Masyarakat Kembali Bersatu

“Pemkab Cianjur telah menerbitkan surat edaran terkait bulan Ramadhan, salah satu poin di dalamnya adalah aturan mengenai aktivitas THM selama puasa. Jadi, tidak boleh beroperasi (berlaku siang dan malam),” ujar Herman kepada Kompas.com, Rabu (01/05/2019).

Satpol PP akan mengawasi jalannya aturan terkait larangan THM ini. 

“Kalau kita temukan di lapangan ada yang bandel (THM yang beroperasi di bulan Ramadan), sanksinya tentu sudah diatur dalam perundang-undangan,” sebut Herman.

Baca juga: Ramadhan Berwarna di 70 Mal Lippo, Gerai Zakat hingga Hadiah Mobil

Dalam kesempatan itu, Herman juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi lingkungan di sekitar tempat tinggalnya masing-masing untuk tetap aman dan kondusif agar pelaksanaan ibadah puasa bisa berlangsung khidmat sepanjang Ramadhan.

Termasuk meminta kelompok-kelompok masyarakat atau ormas untuk tidak melakukan aksi sweeping secara sepihak.

“Sebaiknya yang sweeping gabung dengan kami, jangan masing-masing. Saya yakin itu tujuannya bagus, namun akan lebih bagus lagi bergabung dengan kami, pemerintah daerah (melakukan penertiban penyakit masyarakat selama Ramadan),” ungkapnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Dukung Calon yang Diusung Partai, Demokrat Pecat Seorang Anggota DPRD Manado

Tak Dukung Calon yang Diusung Partai, Demokrat Pecat Seorang Anggota DPRD Manado

Regional
Berusaha Kabur, Seorang Pencuri Spesialis Kamar Kos Ditembak Polisi

Berusaha Kabur, Seorang Pencuri Spesialis Kamar Kos Ditembak Polisi

Regional
Aktivitas Gunung Ile Lewotolok Lembata Terus Meningkat, Warga Diimbau Pakai Masker

Aktivitas Gunung Ile Lewotolok Lembata Terus Meningkat, Warga Diimbau Pakai Masker

Regional
Pengelola Wisata di Aceh Tengah Tewas Dikeroyok Sekelompok Pemuda, Ini Penyebabnya

Pengelola Wisata di Aceh Tengah Tewas Dikeroyok Sekelompok Pemuda, Ini Penyebabnya

Regional
Video 'Hancurkan Risma' Viral, Balai Kota Surabaya Dipenuhi Karangan Bunga

Video "Hancurkan Risma" Viral, Balai Kota Surabaya Dipenuhi Karangan Bunga

Regional
Bagikan Informasi Secara Efektif, Babel Sandang Predikat 'Most Engaging' Pemprov

Bagikan Informasi Secara Efektif, Babel Sandang Predikat "Most Engaging" Pemprov

Regional
Ingatkan Bahaya Covid-19 kepada Pimpinan Ponpes, Bupati Sumedang: Vaksinnya Belum Ada

Ingatkan Bahaya Covid-19 kepada Pimpinan Ponpes, Bupati Sumedang: Vaksinnya Belum Ada

Regional
Gunung Ile Lewotolok Meletus, Polisi Evakuasi Warga dan Gendong Lansia

Gunung Ile Lewotolok Meletus, Polisi Evakuasi Warga dan Gendong Lansia

Regional
Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Pemkot Pekanbaru: Masyarakat Abaikan Protokol Kesehatan

Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Pemkot Pekanbaru: Masyarakat Abaikan Protokol Kesehatan

Regional
Kisah Pilu Nyilat, Seberangi Sungai Sembari Bawa Sepeda Motor, Tenggelam dan Meninggal

Kisah Pilu Nyilat, Seberangi Sungai Sembari Bawa Sepeda Motor, Tenggelam dan Meninggal

Regional
Keluarga Anggota Klub Moge yang Keroyok Anggota TNI Minta Maaf, Mengaku Diteror di Medsos

Keluarga Anggota Klub Moge yang Keroyok Anggota TNI Minta Maaf, Mengaku Diteror di Medsos

Regional
Seorang Istri Bacok Suaminya Saat Tidur, Penyebabnya Diduga karena Cemburu

Seorang Istri Bacok Suaminya Saat Tidur, Penyebabnya Diduga karena Cemburu

Regional
Tak Pernah Cekcok, Istri Tiba-tiba Bacok Suami, Diduga karena Curiga Dimadu

Tak Pernah Cekcok, Istri Tiba-tiba Bacok Suami, Diduga karena Curiga Dimadu

Regional
Terdesak Utang, Penjaga Kelenteng Curi Minyak Goreng dan Kotak Angpao

Terdesak Utang, Penjaga Kelenteng Curi Minyak Goreng dan Kotak Angpao

Regional
Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Dinkes Salatiga Cari Pusat Isolasi Baru

Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Dinkes Salatiga Cari Pusat Isolasi Baru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X