5 Siswa Tersengat Tawon Vespa Affinis, Satpol PP dan Damkar Kediri Turun Tangan

Kompas.com - 30/04/2019, 20:54 WIB
Sarang dari lebah yang menyerang 5 siswa SD di Kota Kediri, Jawa Timur, Selasa (30/4/2019). Dok. Satpol.PP Kota KediriSarang dari lebah yang menyerang 5 siswa SD di Kota Kediri, Jawa Timur, Selasa (30/4/2019).

KEDIRI, KOMPAS.com - Beberapa personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kediri, Jawa Timur, beserta petugas pemadam kebakaran turun lapangan untuk mengatasi serangan lebah predator atau tawon Vespa Affinis, Selasa (29/4/2019), sore.

Itu menyusul adanya laporan 5 orang siswa sekolah MI atau setingkat sekolah dasar di Jl.Mayor Bismo Kota Kediri, yang mengalami luka akibat sengatan lebah jenis Vespa Affinis itu.

Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol.PP Kota Kediri Nur Khamid mengatakan, petugas yang menerima laporan tersebut langsung menuju lokasi untuk mencari sarang lebahnya.

"Petugas patroli awalnya menerima laporan dari masyarakat," ujar Nur Khamid melalui sambungan telepon, Selasa (30/4/2019) malam.

Baca juga: Kisah Irwan, Petugas Damkar Klaten yang 80 Kali Disengat Tawon Ndas

Sarang lebah non-madu itu ditemukan berada di belakang rumah warga yang berdekatan dengan komplek sekolah. Posisinya menggantung di atap rumah.

Karena minimnya alat sehingga tidak memungkinkan penanganan langsung, petugas kemudian menghubungi unit pemadam kebakaran.

Petugas dari damkar itu kemudian turun tangan mengatasinya. Dengan berpakaian mantel khas pemadaman, petugas menyemprotkan busa ke sarang tawon lalu membungkusnya dengan kantong untuk diturunkan.

Dengan semprotan itu pula petugas menghalau kawanan tawon yang mungkin marah karena sarangnya diambil.

Baca juga: Segera Lapor jika Temukan Sarang Tawon Vespa yang Sengatannya Mematikan

"Untung tidak ada petugas yang tersengat," ujar Nur Khamid.

Nur Khamid menambahkan, dalam laporan yang diterima dari sekolah itu, ada 5 siswa yang tersengat tawon. Bahkan para siswa itu sempat dilarikan ke rumah sakit karenanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Bogor Sebut Pemicu Banjir dan Longsor di Kawasan Puncak

Bupati Bogor Sebut Pemicu Banjir dan Longsor di Kawasan Puncak

Regional
7 Penyusup Demo Mahasiswa di Banjarmasin Dipulangkan Setelah Dijemput Orangtuanya

7 Penyusup Demo Mahasiswa di Banjarmasin Dipulangkan Setelah Dijemput Orangtuanya

Regional
Mahasiswa yang Nyanyikan Lagu Menyinggung Polisi Saat Demo di-Rapid Test, Ini Hasilnya

Mahasiswa yang Nyanyikan Lagu Menyinggung Polisi Saat Demo di-Rapid Test, Ini Hasilnya

Regional
Viral Video Beruang Madu Hendak Menyebrang Jalan Raya Kelok 44 Agam

Viral Video Beruang Madu Hendak Menyebrang Jalan Raya Kelok 44 Agam

Regional
Kesaksian Mahasiswa soal Suasana Mencekam Saat Demo di Jambi

Kesaksian Mahasiswa soal Suasana Mencekam Saat Demo di Jambi

Regional
Libur Panjang, Pemudik Masuk Salatiga Wajib Bawa Surat Rapid Test

Libur Panjang, Pemudik Masuk Salatiga Wajib Bawa Surat Rapid Test

Regional
Libur Panjang, Pengelola Objek Wisata di Bali Diingatkan Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Libur Panjang, Pengelola Objek Wisata di Bali Diingatkan Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Regional
Detik-detik Seorang Pria Tewas Terbentur Gulungan Benang Layangan Milik Bocah SD

Detik-detik Seorang Pria Tewas Terbentur Gulungan Benang Layangan Milik Bocah SD

Regional
Alasan Perlunya Belanja Online Saat Pandemi

Alasan Perlunya Belanja Online Saat Pandemi

Regional
8 ASN Positif Covid-19, Kantor Pemkab Kendal Ditutup

8 ASN Positif Covid-19, Kantor Pemkab Kendal Ditutup

Regional
Berfoto dengan Paslon Bupati Menggunakan Simbol, Kepala Desa Jadi Tersangka

Berfoto dengan Paslon Bupati Menggunakan Simbol, Kepala Desa Jadi Tersangka

Regional
Fakta Adik Mantan Wali Kota Tanam 45 Pohon Ganja di Polybag, untuk Penelitian Pupuk Organik dan Konsumsi Pribadi

Fakta Adik Mantan Wali Kota Tanam 45 Pohon Ganja di Polybag, untuk Penelitian Pupuk Organik dan Konsumsi Pribadi

Regional
Riset I2: Setahun Jokowi-Ma'ruf, Rapor Kinerja di Media Menuai 76 Catatan

Riset I2: Setahun Jokowi-Ma'ruf, Rapor Kinerja di Media Menuai 76 Catatan

Regional
Adik Mantan Wali Kota Serang Tanam 45 Batang Ganja di Polybag untuk Uji Pupuk Racikan

Adik Mantan Wali Kota Serang Tanam 45 Batang Ganja di Polybag untuk Uji Pupuk Racikan

Regional
Setelah Hampir 2 Tahun, Pembunuh Maria Kawa Terungkap karena Tes DNA

Setelah Hampir 2 Tahun, Pembunuh Maria Kawa Terungkap karena Tes DNA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X