Kompas.com - 30/04/2019, 19:10 WIB
Mohammad Hamzah, Ketua KPU Pamekasan mengaku belum tahu jika ada anggota KPPS meninggal dunia karena serangan jantung. KOMPAS.com/TAUFIQURRAHMAN Mohammad Hamzah, Ketua KPU Pamekasan mengaku belum tahu jika ada anggota KPPS meninggal dunia karena serangan jantung.

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Mohammad Sali (59), anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 05 Dusun Timur Gunung, Desa Larangan Badung, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, meninggal pada Senin (29/4/2019) kemarin.

Almarhum meninggal diduga karena kelelahan saat bertugas mulai tanggal 17 April kemarin.

Menurut Nasiyah, istri almarhum, dua hari sebelum pemungutan suara, suaminya sudah berobat ke salah satu klinik agar bisa bertugas dengan baik.

Namun, empat hari setelah bertugas langsung opname di rumah sakit karena penyakit jantungnya kambuh akibat kelelahan.

Baca juga: KPPS di Jombang Meninggal Dunia, Tinggalkan Istri yang Hamil 8 Bulan

"Mungkin karena kelelahan sehingga penyakit jantungnya kambuh. Bapak mengeluh sakit dada dan punggung" ujar Nasyiah, Selasa (30/4/2019).

Selama dirawat di rumah sakit, Sali merasa tidak kerasan. Bahkan selalu minta pulang agar dirawat di rumahnya. Pihak keluarga awalnya menolak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, karena Sali terus mendesak agar dibawa pulang, akhirnya pada tanggal 28 April, dibawa pulang dan dirawat di rumah.

"Keesokan harinya setelah dari rumah sakit, bapak meninggal dunia," ungkap Nasiyah.

Baca juga: Pulang Paksa dari RS demi Pemilu, Ketua KPPS Gugur usai Pencoblosan

Sampai hari ini, belum ada satupun dari anggota PPK Palengaan dan KPU Pamekasan yang datang menjenguk keluarga almarhum.

Beri santunan

Ketua KPU Pamekasan, Mohammad Hamzah mengaku, belum mendapatkan informasi yang pasti tentang kematian salah satu anggota KPPS. KPU Pamekasan juga belum mendapat laporan dari PPK Palengaan.

"Kabar yang saya dengar ada KPPS yang meninggal. Tapi laporan ke kami secara resmi belum ada. Baik dari PPS dan PPK," kata Hamzah.

Menurut Hamzah, jika informasi soal kematian anggota KPPS benar, maka pihaknya akan segera mengunjungi pihak keluarga almarhum.

Baca juga: Usai Pemilu, Petugas KPPS di Cianjur Berjatuhan Sakit

Bahkan pihaknya berjanji, akan mengusahakan santunan kepada keluarga almarhum.

"Tunggu saja, siapa tahu hari ini sudah ada kepastian dan laporan. Kalau benar, kami akan ke rumahnya almarhum sekaligus memberikan santunan," ungkapnya. 

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.