Kota Bandung Akan Diperbesar Jadi Metropolitan Bandung Raya

Kompas.com - 26/04/2019, 20:03 WIB
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Pemerintah Kota Bandung menandatangani nota kesepahaman (MoU) dalam rangka pengembangan kawasan Metropolitan Bandung Raya. Penandatanganan MoU dilakukan oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro dan Wali Kota Bandung Oded M Danial di Pendopo Kota Bandung, Jumat (26/4/2019). Dokumentasi Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Pemerintah Kota Bandung menandatangani nota kesepahaman (MoU) dalam rangka pengembangan kawasan Metropolitan Bandung Raya. Penandatanganan MoU dilakukan oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro dan Wali Kota Bandung Oded M Danial di Pendopo Kota Bandung, Jumat (26/4/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional ( Bappenas) dan Pemerintah Kota Bandung menandatangani nota kesepahaman (MoU) dalam rangka pengembangan kawasan Metropolitan Bandung Raya.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro dan Wali Kota Bandung Oded M Danial di Pendopo Kota Bandung, Jumat (26/4/2019).

“Ini menjadi bukti komitmen Kementerian PPN/Bappenas untuk melaksanakan asistensi sinkronisasi perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan pembangunan Kota Bandung dalam rangka Pengembangan Kawasan Metropolitan Bandung Raya,” kata Bambang dalam sambutannya, Jumat sore.

Baca juga: Ridwan Kamil Rancang Skenario Pembiayaan LRT Bandung Raya

Bambang menambahkan, pihaknya bersama Pemerintah Kota Bandung akan melakukan penelitian dan kajian bersama yang berkaitan dengan Kawasan Metropolitan Bandung Raya, fasilitasi pembiayaan non-anggaran pemerintah daerah, serta pemagangan dan pelatihan untuk peningkatan kapasitas perencana dan aparatur sipil negara di Kota Bandung.

“Tiga sektor yang menjadi fokus kerja sama ini adalah infrastruktur dan utilitas perkotaan, infrastruktur layanan dasar, serta perumahan dan kawasan pemukiman,” ungkapnya.

Kota Bandung tidak sendiri, empat daerah lainnya yakni Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Sumedang diproyeksikan juga bakal menjadi kawasan terpadu modern yang berpotensi untuk menjadi pilar pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Barat yang nantinya diberi nama Metropolitan Bandung Raya.

Baca juga: Antisipasi Banjir Bandung Raya, Pemprov Jabar Perbanyak Kolam Retensi

“Kita akan melakukan pendampingan untuk penyiapan project-project di kota Bandung yang akan dilakukan dengan kerjasama pemerintah badan usaha, maupun project-project yang nantinya akan melibatkan swasta di dalam aktivitasnya,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan, pihaknya akan segera melakukan tindak lanjut agar proyek-proyek pengembangan Metropolitan Bandung Raya bisa segera dimulai terutama di Kota Bandung terlebih dahulu.

“Nota Kesepahaman ini akan segera kami tindaklanjuti dengan nota kerja sama secara sektoral dengan membentuk terlebih dahulu tim akselerasi dengan anggota gabungan dari Kementerian PPN/Bappenas dan Pemerintah Kota Bandung," tandas Oded.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X