Kisah Sedih Anggota KPPS Lahat, Harus Kehilangan Bayi akibat Kelelahan

Kompas.com - 26/04/2019, 19:17 WIB
Ketua KPU Lahat Nana Priana saat melihat kondisi bayi perempuan anggota KPPS yang meninggal akibat kelelahan, Jumat (26/4/2019). HANDOUTKetua KPU Lahat Nana Priana saat melihat kondisi bayi perempuan anggota KPPS yang meninggal akibat kelelahan, Jumat (26/4/2019).

 

LAHAT, KOMPAS.com - Seorang anggota KPPS di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan harus rela kehilangan putri keenamnya setelah melahirkan bayi prematur karena kelelahan.

Adalah Suliyani (40) yang merupakan petugas KPPS TPS 1, Desa Lubuk Atung, Kecamatan Pseksu, Lahat. 

Bayi prematur berusia 7,5 bulan yang ia lahirkan pada Rabu (24/4/2019) itu dinyatakan meninggal usai menjalani perawatan di RSUD Lahat, sekitar pukul 10.00 WIB, Jumat (26/4/2019).

Suliyani menjelaskan, mulanya ia mengalami gejala maag dan darah tinggi akibat kelelahan menjadi petugas KPPS, usai penghitungan suara pada Kamis (18/4/2019).

Baca juga: TKN Jokowi Akan Santuni Petugas KPPS dan Saksi yang Meninggal  

Saat dilarikan ke rumah sakit, Dokter pun menyarakan kepada Suliyani untuk melakukan operasi caesar untuk menyelamatkan bayi dan ibunya.

Namun ia menolak anjuran tersebut dan memilih hanya menjalani perawatan di rumah sakit hingga senin (22/4/2019).

"Tapi baru sehari pulang ke rumah,  perut saya kembali terasa sakit, lalu kembali ke RSUD Lahat, dan melahirkan secara normal Rabu (24/4/2019) sekitar pukul 08.05 WIB,” kata Suliyani, saat dihubungi melalui telepon, Jumat (26/4/2019).

Bayi perempuan dengan berat 1,4kilogram dan panjang 15 cm  itupun, dirawat di dalam inkubator, lantaran lahir secara prematur.

Baca juga: Mimisan Saat Coblosan, Satu Petugas KPPS di Cianjur Gugur

 

Setelah dua hari menjalani perawatan bayi yang belum diberi nama itu akhirnya meninggal.

"Saya tidak menyesal jadi anggota KPPS, mungkin ini sudah takdirnya,”ujarnya.

Ketua KPU Lahat, Nana Priana membenarkan kabar tersebut. Menurutnya, mereka telah membesuk Suliyani untuk memberikan dukungan, agar tidak larut dalam kesedihan.

“Kita sangat berterima kasih kepada Ibu Suliyani. Dedikasi beliau akan terukir dalam sejarah demokrasi di Lahat,” ujarnya.

Baca juga: #IndonesianElectionHeroes, 7 Anggota KPPS di Sumut Gugur Saat Bertugas

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BMKG: Luwu Utara Masih Potensi Diguyur Hujan hingga 4 Hari Mendatang

BMKG: Luwu Utara Masih Potensi Diguyur Hujan hingga 4 Hari Mendatang

Regional
Pengemudi Speedboat yang Tabrakan di Muara Kubu Ditemukan Meninggal

Pengemudi Speedboat yang Tabrakan di Muara Kubu Ditemukan Meninggal

Regional
19 Tenaga Medisnya Positif Corona, RSUD IA Moeis Samarinda Ditutup Sementara

19 Tenaga Medisnya Positif Corona, RSUD IA Moeis Samarinda Ditutup Sementara

Regional
Wagub NTB: Jangan Pakai Masker di Dagu dan Bawah Hidung

Wagub NTB: Jangan Pakai Masker di Dagu dan Bawah Hidung

Regional
3 Bulan Dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Gubernur Lukas Enembe Kembali ke Jayapura

3 Bulan Dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Gubernur Lukas Enembe Kembali ke Jayapura

Regional
Lima Orang Tewas akibat Banjir Bandang Masamba

Lima Orang Tewas akibat Banjir Bandang Masamba

Regional
Angka Kesembuhan Covid-19 di Jatim Tertinggi 5 Hari Berturut-turut, Ini Tanggapan Khofifah

Angka Kesembuhan Covid-19 di Jatim Tertinggi 5 Hari Berturut-turut, Ini Tanggapan Khofifah

Regional
Setelah Diterjang Banjir Bandang, Akses Komunikasi Luwu Utara Terputus

Setelah Diterjang Banjir Bandang, Akses Komunikasi Luwu Utara Terputus

Regional
Cegah Klaster Baru, Kawasan Industri di Jateng Diminta Bentuk Gugus Tugas Covid-19

Cegah Klaster Baru, Kawasan Industri di Jateng Diminta Bentuk Gugus Tugas Covid-19

Regional
Kronologi Terbongkarnya Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun

Kronologi Terbongkarnya Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun

Regional
Nekat Terapkan Sekolah Tatap Muka, Wali Kota Jambi: Ini Keputusan Kami, Satgas Lebih Paham

Nekat Terapkan Sekolah Tatap Muka, Wali Kota Jambi: Ini Keputusan Kami, Satgas Lebih Paham

Regional
19 Tenaga Medis RSUD IA Moeis Samarinda Positif Corona

19 Tenaga Medis RSUD IA Moeis Samarinda Positif Corona

Regional
Anggota DPRD Makassar Ancam Kerahkan Massa Sebelum Ambil Jenazah Pasien Covid-19

Anggota DPRD Makassar Ancam Kerahkan Massa Sebelum Ambil Jenazah Pasien Covid-19

Regional
Cerita Yusuf Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Aceh, Bayar Utang Perjalanan Sampai Mati

Cerita Yusuf Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Aceh, Bayar Utang Perjalanan Sampai Mati

Regional
Seorang Ayah Ditangkap karena Hamili Anak Kandungnya Sendiri

Seorang Ayah Ditangkap karena Hamili Anak Kandungnya Sendiri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X