Dua Petugas Pemilu 2019 di Pati Gugur, Belasan Sakit dan 1 Keguguran

Kompas.com - 26/04/2019, 19:11 WIB

PATI, KOMPAS.com - Dua petugas pemilu 2019 di Kabupaten Pati, Jawa Tengah dilaporkan meninggal dunia. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pati mencatat jika dua petugas pemilu 2019 di wilayahnya yang meninggal dunia itu sebelumnya sempat jatuh sakit.

Keduanya yakni Sunoto, anggota Satlinmas yang bertugas di TPS 12 Desa Langgenharjo, Kecamatan Juwana, Pati dan Sumiati anggota KPPS asal Desa Jambean Kidul, Kecamatan Margorejo, Pati.

"Keduanya meninggal dunia Kamis (25/4/2019) kemarin dan sudah dimakamkan," ujar komisioner KPU Pati Haryono, saat dihubungi Kompas.com melalui ponsel, Jumat (26/4/2019).

Menurutnya, Sunoto sebelumnya sempat mengeluh kecapaian, sakit kepala, dan sesak napas usai melaksanakan tugas pengamanan di TPS.

Baca juga: KPU Surakarta Usulkan Petugas KPPS Meninggal dan Sakit Dapat Santunan

Sementara itu Sumiati sempat dirawat di Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus karena setelah pemungutan dan penghitungan suara kondisi kesehatannya menurun. 

Haryono menyampaikan, pihaknya memberi perhatian khusus kepada petugas penyelenggara Pemilu 2019 di tingkat PPK, PPS, hingga KPPS yang mengalami beban berat usai pelaksanaan pesta demokrasi.

Hanya saja, pihaknya tidak dapat memastikan besaran santunan yang diberikan kepada petugas pemilu 2019 yang mengalami sakit atau meninggal dunia.

"Petugas pemilu 2019 yang sakit atau meninggal dunia terus didata dan disampaikan ke KPU Provinsi Jateng," katanya.

Baca juga: Di Jateng, Petugas Pemilu yang Meninggal Dapat Santunan Rp 10 Juta

Menurutnya, sejauh ini tidak ada asuransi bagi petugas PPK, PPS, dan, KPPS. Karenanya, komisioner KPU se-Indonesia mengambil langkah "patungan" untuk memberikan santunan. 

Keguguran

Sebelumnya, KPU Pati melaporkan bahwa belasan petugas pemilu 2019 jatuh sakit. Bahkan, seorang diantaranya mengalami keguguran kandungan, yakni Ketua KPPS TPS 4 Karaban, Kecamatan Gabus, Pati, Indah Warwati. 

"Selain itu, seorang operator sistem informasi penghitungan suara juga pingsan saat bertugas," pungkasnya.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X