Buronan Kasus Hipnotis Asal Republik Ceko Ditangkap di Batam

Kompas.com - 25/04/2019, 09:23 WIB
Ilustrasi thawornnurakIlustrasi

BATAM, KOMPAS.com - Jajaran Polda Kepri menangkap buronan Negara Republik Ceko, Novak Jakub (31) di Batam.

Novak diamankan petugas di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center, Batam saat tiba di Batam, Selasa (23/4/2019) kemarin.

Novak Jakub tersandung kasus penipuan dengan modus hipnotis. Begitu pihak kepolisian Republik Ceko mencari dirinya, Novak kabur ke Batam.

"Tersangka kami amankan sekitar pukul 14.30 WIB kemarin saat tiba di Batam melalui pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre," kata Direktur Ditreskrimum Polda Kepri Kombes Hernowo, melalui sambungan telepon, Kamis (25/4/2019).


Baca juga: Ejek Polisi di Facebook, Buronan Ini Malah Ungkap Lokasi Persembunyian

Hernowo mengatakan, sebelumnya petugas telah mendapatkan informasi pencarian buronan Interpol atas permintaan Republik Ceko yang disampaikan ke beberapa negara, termasuk Indonesia.

Dari sana, pihaknya melakukan pengawasan pintu masuk internasional hingga akhirnya berhasil mengamankan tersangka.

"Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari kerjasama dengan pihak Imigrasi Batam," jelasnya.

Baca juga: Buronan Swedia Ditangkap Polisi Saat Sama-sama Telanjang di Sauna

Saat ini Novak masih dalam proses pemeriksaan seperlunya sambil menunggu permintaan ekstradisi dari negara asal.

Dimana permintaan ekstradisi dari negara asal tersebut berlaku selama 20 hari ke depan.

"Jika dalam dalam 20 hari kedepan tidak ada kejelasannya, maka yang bersangkutan akan dibebaskan," ujarnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Duduk Perkara Ikan Bertuliskan Kata 'Ambon' dan 'Maluku'', Diduga dari Koran yang Menempel

Duduk Perkara Ikan Bertuliskan Kata "Ambon" dan "Maluku"", Diduga dari Koran yang Menempel

Regional
Puluhan Rumah di Medan Terbakar, Warga Bingung Tinggal di Mana

Puluhan Rumah di Medan Terbakar, Warga Bingung Tinggal di Mana

Regional
Cerita di Balik Terbakarnya Lamborghini Aventador Milik Raffi Ahmad, Tembus Harga Rp 19 Miliar...

Cerita di Balik Terbakarnya Lamborghini Aventador Milik Raffi Ahmad, Tembus Harga Rp 19 Miliar...

Regional
Kronologi Siswa Tikam Guru hingga Tewas Setelah Ditegur karena Ketahuan Merokok

Kronologi Siswa Tikam Guru hingga Tewas Setelah Ditegur karena Ketahuan Merokok

Regional
Ibu-ibu Ini Berhasil Olah Koro Beracun Jadi Keripik Lezat dan Sehat

Ibu-ibu Ini Berhasil Olah Koro Beracun Jadi Keripik Lezat dan Sehat

Regional
'Menghilang' 155 Tahun, Ibis Sendok Raja Kembali Terlihat di Sulawesi

"Menghilang" 155 Tahun, Ibis Sendok Raja Kembali Terlihat di Sulawesi

Regional
Kronologi Santri Tewas Jatuh dari Pohon Kelapa Versi Pesantren

Kronologi Santri Tewas Jatuh dari Pohon Kelapa Versi Pesantren

Regional
[POPULER NUSANTARA] Siswa SMA Nyamar Jadi Wanita Tipu Rp 141 Juta | Air Sumur Mendidih di Ambon

[POPULER NUSANTARA] Siswa SMA Nyamar Jadi Wanita Tipu Rp 141 Juta | Air Sumur Mendidih di Ambon

Regional
Fakta di Balik Nenek Paulina Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot hingga Dapat Uang Rp 10 Juta dari Presiden Jokowi

Fakta di Balik Nenek Paulina Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot hingga Dapat Uang Rp 10 Juta dari Presiden Jokowi

Regional
Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Regional
Angin Kencang Menerjang Puncak Bogor, 300 Penduduk Desa Diungsikan ke Masjid.

Angin Kencang Menerjang Puncak Bogor, 300 Penduduk Desa Diungsikan ke Masjid.

Regional
Peringati Hari Santri, Khofifah Minta Warga Jatim Mengheningkan Cipta

Peringati Hari Santri, Khofifah Minta Warga Jatim Mengheningkan Cipta

Regional
Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Regional
Ancam Akan Bunuh, Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun

Ancam Akan Bunuh, Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun

Regional
Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X