5 Fakta Bupati Mandailing Natal Ingin Mundur karena Jokowi Kalah, Janji Pribadi hingga Jawaban Istana

Kompas.com - 24/04/2019, 15:25 WIB
Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo berpidato saat kampanye di GOR Dispora Sumut, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/4/2019). Dalam kampanyenya Jokowi mengajak pendukungnya untuk memerangi hoaks serta memenangkan pasangan Jokowi-Maruf Amin pada Pilpres 2019. ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAY/PRAS.Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo berpidato saat kampanye di GOR Dispora Sumut, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/4/2019). Dalam kampanyenya Jokowi mengajak pendukungnya untuk memerangi hoaks serta memenangkan pasangan Jokowi-Maruf Amin pada Pilpres 2019.

Juru Bicara Tim Kampanye Daerah (TKD) Sumatera Utara Sutrisno Pangaribuan mengatakan, dirinya segera menemui Bupati Dahlan seusai mengetahui adanya surat pengunduran diri Bupati.

Setelah itu, dirinya mendapat penjelasan dari Dahlan jika semuanya memang terkait perolehan suara paslon 01 di Mandailing Natal.

"Beliau menjelaskan adanya upaya dari pihak tertentu yang ingin mempermalukannya dengan perolehan suara rendah di kabupaten yang mendapat perhatian dari Presiden Joko Widodo di kampung bere atau menantu Bapak Joko Widodo. Ekspresi ini murni sebagai pilihan Bupati tanpa tekanan dari pihak mana pun dan tanpa tujuan politik apa pun," kata Sutrisno kepada Kompas.com lewat pesan singkatnya, Senin (22/4/2019).

Baca Juga: Edy Rahmayadi Sebut Surat Permohonan Pengunduran Diri Bupati Mandailing Natal Tak Sesuai Prosedur

3. Bupati Dahlan sekadar memenuhi janji 

Saat berdiskusi dengan Bupati Dahlan, Sutrisno menjelaskan, sikap mengundurkan diri tersebut adalah sebagai wujud memenuhi janji Dahlan terhadap dirinya sendiri.

"Bupati sedang memenuhi janjinya, bersedia berhenti jadi bupati jika paslon 01 kalah di Mandailing Natal. Bupati berjanji kepada diri sendiri dan pernah disampaikan kepada saya. Oleh karena itu, ekspresi Bupati sama sekali tidak ada kaitannya dengan Jokowi pun dengan paslon 01 Jokowi-Ma'ruf Amin. Tidak ada tekanan atau permintaan maupun arahan dari Presiden Jokowi atau keluarganya," kata Sutrisno.

Sutrisno menambahkan, bangsa ini harus berjalan terus. Pileg dan pilpres sudah usai. Proses penghitungan berjenjang sedang berlangsung. Mari serahkan kepada Komisi Pemilihan Umum, Bawaslu, untuk menuntaskan tahapan pemilu dengan baik.

Menyangkut polemik surat Bupati kepada Presiden Jokowi, ia menyerahkan sepenuhnya kepada Menteri Dalam Negeri yang akan segera memanggil Bupati.

Baca Juga: TKD Sumut: Ada yang Ingin Mempermalukan Bupati Mandailing Natal

4. Mendagri: Bupati Dahlan itu berprestasi, sayang kalau mundur

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin (4/3/2019).KOMPAS.com/Devina Halim Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin (4/3/2019).

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyayangkan apabila Bupati Mandailing Natal Dahlan Hasan Nasution benar-benar mundur dari jabatannya. Sebab, menurut Tjahjo, Dahlan cukup berprestasi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Kirimkan Susu untuk Balita Korban Penganiayaan Sadis di Medan

Warga Kirimkan Susu untuk Balita Korban Penganiayaan Sadis di Medan

Regional
Perempuan Pekerja Kafe Dibunuh dan Mayatnya Dibuang di Kolam Buaya, Ini Motif Pelaku

Perempuan Pekerja Kafe Dibunuh dan Mayatnya Dibuang di Kolam Buaya, Ini Motif Pelaku

Regional
Pengakuan Siswi SMP yang Menikah dengan Remaja 17 Tahun: Saya Bingung Mau Ngapain Lagi...

Pengakuan Siswi SMP yang Menikah dengan Remaja 17 Tahun: Saya Bingung Mau Ngapain Lagi...

Regional
Ibu Hamil Nyaris Melahirkan Saat Antre Pencairan BPUM di Bank

Ibu Hamil Nyaris Melahirkan Saat Antre Pencairan BPUM di Bank

Regional
5 Demonstran Jadi Tersangka Perusakan DPRD Jember, AMJ: Kami Minta Maaf, Mereka Bukan Bagian Kami

5 Demonstran Jadi Tersangka Perusakan DPRD Jember, AMJ: Kami Minta Maaf, Mereka Bukan Bagian Kami

Regional
Hubungan Asmara Tak Direstui, Gadis Penjual Kopi Nekat Gantung Diri

Hubungan Asmara Tak Direstui, Gadis Penjual Kopi Nekat Gantung Diri

Regional
Angin Kencang Terjang Kabupaten Timor Tengah Utara, 7 Rumah Warga Rusak Berat

Angin Kencang Terjang Kabupaten Timor Tengah Utara, 7 Rumah Warga Rusak Berat

Regional
Dianiaya Paman dan Bibi gara-gara Kencing, Balita 4 Tahun Ini Trauma, Menangis Jika Ketemu Orang Asing

Dianiaya Paman dan Bibi gara-gara Kencing, Balita 4 Tahun Ini Trauma, Menangis Jika Ketemu Orang Asing

Regional
Nasib Sial Pemandu Karaoke, Menolak Diantar Pulang Tamu, Malah Dipukuli Sampai Pingsan

Nasib Sial Pemandu Karaoke, Menolak Diantar Pulang Tamu, Malah Dipukuli Sampai Pingsan

Regional
Longsor Terjang Caringin Sukabumi, Mushala Hancur, 2 Rumah Rusak, Ada Retakan Tanah di Areal Persawahan

Longsor Terjang Caringin Sukabumi, Mushala Hancur, 2 Rumah Rusak, Ada Retakan Tanah di Areal Persawahan

Regional
Belajar dari Erupsi 2010, Warga Lereng Merapi Dirikan Komunitas Siaga

Belajar dari Erupsi 2010, Warga Lereng Merapi Dirikan Komunitas Siaga

Regional
'Saya Kaget Waktu Dengar Ada yang Jatuh, Ketika Dilihat Ternyata Orang'

"Saya Kaget Waktu Dengar Ada yang Jatuh, Ketika Dilihat Ternyata Orang"

Regional
Kakek 60 Tahun dengan Keterbelakangan Mental Tewas Dipukuli Pakai Bambu oleh Tetangganya

Kakek 60 Tahun dengan Keterbelakangan Mental Tewas Dipukuli Pakai Bambu oleh Tetangganya

Regional
Tersangka Perusakan Kantor Nasdem Makasar Bertambah, Jadi 13 Orang

Tersangka Perusakan Kantor Nasdem Makasar Bertambah, Jadi 13 Orang

Regional
KASN: Aparatur Sipil Negara yang Suami atau Istrinya Maju Pilkada Serentak Wajib Cuti

KASN: Aparatur Sipil Negara yang Suami atau Istrinya Maju Pilkada Serentak Wajib Cuti

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X