Bandara Internasional Yogyakarta Kantongi Sertifikat Bandar Udara dan Siap Beroperasi

Kompas.com - 23/04/2019, 21:37 WIB

KULON PROGO, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan RI menerbitkan Sertifikat Bandar Udara untuk Bandara Internasional Yogyakarta di Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. PT Angkasa Pura I (Persero) pun memastikan bandara ini layak melayani penerbangan.

"Artinya secara legal bandara ini sudah bisa dioperasikan," kata Vice President Operation AP I, Cecep Marga Sonjaya , Selasa (23/4/2019).

Bandara yang juga dinamai Yogyakarta International Airport ini rencananya beroperasi pada 29 April 2019. Tenggat itu juga sesuai instruksi Presiden RI Joko Widodo yang menginginkan bandara ini bisa beroperasi pada April 2019.

Secara fisik infrastruktur, bandara sudah terbangun 50 persen progres pembangunan. Sekalipun baru separuh pembangunan, YIA sudah memiliki airside atau sisi udara yang sudah jadi 100 persen. Pembangunan hanya menyisakan sisi darat, di antaranya bangunan terminal penumpang.

Baca juga: Ini Catatan INACA Jelang Beroperasinya Bandara Internasional Yogyakarta

Sisi airside, bandara sudah memiliki landasan pesawat terbang sepanjang 3.250 meter dengan lebar 75 meter. Sedangkan terminal baru jadi 6 persen saja, yakni 12.920 meter persegi dari rencana pembangunan hingga 210.000 meter persegi.

Walau begitu, terminal dan airside dianggap sudah mumpuni untuk digunakan. Pihak AP I menargetkan penerbangan internasional beroperasi saat bandara mulai dibuka. Mereka akan memindahkan penerbangan yang sudah ada dari Bandara Adisutjipto ke YIA nanti.

Tiga direktorat jenderal dari Kemenhub akan melakukan verifikasi pada tanggal 4 hingga 6 April 2019, sebelum bandara dinyatakan layak operasi. Mereka menemukan beberapa hal minor namun vital selagi verifikasi berlangsung itu.

"Kami sudah menyelesaikannya segera," kata Taochid Purnomo Hadi, manajer Proyek Pembangunan YIA dari AP I.

Usai menyelesaikan temuan minor itu, kini YIA memperoleh sertifikat bandar udara. Cecep mengatakan, dalam perjalanan nanti, YIA kembali akan mengajukan permohonan sertifikasi bandar udara bila seluruh bangunan dan infrastruktur terbangun dan bisa digunakan.

"Secara legal bandara ini sudah bisa dioperasikan. Sifatnya memang sementara. Bila semua terminal berdiri dan taxiway nanti bisa diselesaikan semua. Kami baru memanfatkan 3 taxiway. Maka nanti bisa meminta kembali. Semua airside dan appron akan beroperasi penuh, maka akan dimintai kembali," kata Cecep.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.