Edy Rahmayadi Sebut Surat Permohonan Pengunduran Diri Bupati Mandailing Natal Tak Sesuai Prosedur

Kompas.com - 22/04/2019, 16:01 WIB
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi KOMPAS.com / MEI LEANDHAGubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi

MEDAN, KOMPAS.com – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengatakan, surat permohonan pengunduran diri Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution tidak sesuai prosedur. 

“Jadi begini, kalau itu menggunakan prosedur, kalau dia cerdik gitu ya, cerdas, dia laporkan, dia membuatkan surat ke DPRD Madina. Dari situ dilakukan rapat dan paripurna. Hasil paripurna dilaporkan ke Mendagri via Gubernur Sumut. Sehingga nanti diproses baru keluar SK-nya. Bukan terus dari situ langsung ke sana, itu salah,” ujar Edy, Senin (22/4/2019). 

Baca juga: Bupati Mandailing Natal Ajukan Pengunduran Diri karena Kecewa Warganya Tak Pilih Jokowi

Selain itu, Edy juga menyoroti alasan pengunduran diri Dahlan karena calon presiden petahana Jokowi kalah di Madina. 

Edy mengatakan, jauh hari sebelum pemilihan umum berlangsung, dia sudah mengingatkan agar aparatur sipil megara (ASN) dan kepala daerah bersikap netral. Saat rapat rapat persiapan Pemilu pada 4 Januari 2019 di kantor gubernur, Edy tengas mengatakan, Undang-Undang memerintahkan ASN harus netral.

Alasannya, kata Edy, ketidaknetralan ASN akan berdampak besar pada pelaksanaan sistem pemerintahan. Misalnya, akan muncul persoalan yang mengganggu kekompakan dan keutuhan ASN, TNI dan Polri karena menjadi sasaran tarik menarik tim pasangan capres-cawapres hingga caleg.

Baca juga: Alasan Pengunduran Diri Tak Lazim, Mendagri Akan Panggil Bupati Mandailing Natal

 

Birokrasi pun akan memberikan pelayanan tidak adil dan diskriminatif, hanya untuk satu golongan atau kelompok tertentu saja.

"Yang merasa tidak netral itu, siapa yang mau ikut Dahlan, mundur-mundur... kan gitu. Kepala daerah ini untuk rakyatnya, rakyat itu majemuk. Dari awal saya sudah katakan, kenapa saya tak menentukan satu atau dua, karena rakyat saya ini ada yang nomor satu dan nomor dua. Saya mengayomi semuanya," ujar Edy.

Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution mengajukan surat permohonan pengundurkan diri dari jabatannya ke Presiden Jokowi dan Mendagri Tjahjo Kumolo.

Isi surat itu mengisyaratkan kekecewaan Dahlan dengan hasil Pemilu 2019 dimana suara Jokowi kalah di Madina. 

Mendagri berencana memanggil Dahlan terkait alasan pengunduran diri yang dinilai tidak lazim.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

Regional
Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Regional
Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Regional
Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Regional
Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Regional
Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Regional
Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Regional
Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Regional
Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang, Satgas: Sebenarnya Bisa Dibubarkan, Cuma...

Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang, Satgas: Sebenarnya Bisa Dibubarkan, Cuma...

Regional
Ratusan TPS di NTT Tak Miliki Listrik dan Jaringan Internet yang Memadai

Ratusan TPS di NTT Tak Miliki Listrik dan Jaringan Internet yang Memadai

Regional
Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang Saat PSBB, Kapolres Serang Bilang Tak Tahu

Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang Saat PSBB, Kapolres Serang Bilang Tak Tahu

Regional
Gegara Unggahan Bernada Sumbang soal Covid-19, Pria Ini Disidang Bupati Banyumas

Gegara Unggahan Bernada Sumbang soal Covid-19, Pria Ini Disidang Bupati Banyumas

Regional
Pohon Tumbang Timpa Mobil Berpenumpang Lima Orang di Madiun

Pohon Tumbang Timpa Mobil Berpenumpang Lima Orang di Madiun

Regional
Prajurit TNI di Perbatasan Amankan Kantong Plastik Isi 4 Bundel Amplop, Diduga untuk Serangan Fajar

Prajurit TNI di Perbatasan Amankan Kantong Plastik Isi 4 Bundel Amplop, Diduga untuk Serangan Fajar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X