Polda NTT Catat Ada 3 Polisi yang Gugur Saat Amankan Pemilu 2019

Kompas.com - 22/04/2019, 15:23 WIB
Ilustrasi PolisiThinkstock/Antoni Halim Ilustrasi Polisi

KUPANG, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT), mencatat sedikitnya ada tiga anggota polisi yang gugur saat pengamanan pemilu 2019 di wilayah itu.

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Jules Abraham Abast, mengatakan, tiga anggota polisi tersebut yakni Aipda Yustinus Petrus Mangge, Ipda Daniel Mota, dan Aiptu Stefanus Pekuali.

Baca juga: Polri: 15 Polisi Gugur Saat Amankan Pemilu 2019


Aipda Yustinus Petrus Mangge, lanjut Jules, bertugas di Polres Ende, sedangkan Ipda Daniel Mota bertugas di Polres Belu.

"Kalau Aipda Stefanus Pekuali, bertugas di Polres Kabupaten Kupang," ungkap Jules kepada Kompas.com, Senin (22/4/2019).

Aipda Yustinus, kata Jules, meninggal tertimpa pohon usai mengamankan kampanye salah seorang Caleg DPRD Kabupaten Ende di Desa Boafeo, Kecamatan Maukaro, pada Sabtu (16/3/2019) lalu.

Baca juga: Aiptu Stefanus Pekuali Dimakamkan Secara Kedinasan di Samping Rumahnya

Sementara itu, Ipda Daniel Mota, meninggal dunia terkena serangan jantung saat melaksanakan tugas di tempat kerjanya di Polsek Kakuluk Mesak, pekan lalu.

"Aiptu Stefanus meninggal karena kecelakaan lalu lintas saat pengamanan pemilu di Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Jumat kemarin," ujar Jules.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Regional
Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Regional
Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Regional
Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Regional
Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Regional
Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Regional
DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

Regional
Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Regional
Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Regional
Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Regional
4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Regional
Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Regional
Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Regional
Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Regional
Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Regional
Close Ads X