3 Personil Polda Riau Ditikam OTK di Pekanbaru

Kompas.com - 22/04/2019, 12:33 WIB
Barang bukti kayu yang digunakan pelaku ditemukan dikawasan Rumah Sakit Syafira dan diamankan di Polresta Pekanbaru KOMPAS.com/ CITRA INDRIANIBarang bukti kayu yang digunakan pelaku ditemukan dikawasan Rumah Sakit Syafira dan diamankan di Polresta Pekanbaru

PEKANBARU, KOMPAS.com - Sebanyak tiga personil kepolisian dari Polda Riau mengalami luka tusukan karena tikaman sejumlah orang tak dikenal (OTK) di depan Gedung Gelanggang Remaja, Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, sekitar pukul 02.00 WIB, Minggu (21/4/2019) . 

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Sunarto saat dikonfirmasi membenarkan terkait penikaman tersebut.

"Ada tiga Anggota kita yang luka akibat tikaman senjata tajam," ucap Sunarto, Senin (22/4/2019).

Baca juga: Polri: 15 Polisi Gugur Saat Amankan Pemilu 2019

Ketiga korban yaitu Bripda Firli Novendri mengalami luka tusuk benda tajam di lutut paha kanan, Bribda Joss Hapison Jaluhu mengalami luka tusuk di lengan sebelah kiri, dan Bripda Riko Samuel D Butar Butar mengalami luka tusuk tangan sebelah Kiri.

"Saat ini ketiga korban sementara dirawat di RS Bhayangkara," ujar Sunarto.

Kejadian tersebut berawal sekitar pukul 23.00 WIB, korban bersama 2 orang temannya melewati MTQ Jalan Jenderal Sudirman mengarah dari Jalan Kaharuddin Nasution untuk membeli makanan.

Setibanya di kawasan Purna MTQ, korban berjumpa dengan 20 orang tidak dikenal menggunakan sepeda motor, kemudian sekelompok orang tersebut melempar korban beserta temannya dengan batu.

Baca juga: Polisi Masih Selidiki Penyebab Bus Tabrak Pohon yang Tewaskan Dua Pelajar di Sukabumi

Kemudian korban Riko berhenti dan sekelompok orang tidak dikenal tersebut mengepungnya.  Korban beserta temannya berupaya melarikan diri dan meminta pertolongan kepada rekannya yang berada di Polda Riau.

Sekitar pukul 01.00 WIB, korban beserta temannya dari Polda Riau sekitar 100 orang berkumpul di Gor Gelanggang Remaja Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru.

Tiba-tiba datang segerombolan OTK yang jumlahnya lebih banyak lagi mendatangi korban serta mengeluarkan senjata tajam. 

Sehingga terjadi penusukan terhadap tiga korban. Teman korban berusaha menangkap pelaku tapi tidak berhasil. Para korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Syafira.

Setelah itu sekitar pukul 03.00 Wib ada sekelompok orang tidak dikenal mendatangi rumah sakit Syafira dan melempari rumah sakit dengan batu dan kayu, kemudian pelaku melarikan diri. 

Kasus tersebut masih dalam penyelidikan Unit Reskrim Polresta Pekanbaru.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Mobil Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Diduga Rem Blong

Detik-detik Mobil Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Diduga Rem Blong

Regional
Sampah Jadi Permasalahan Klasik Sungai di Denpasar, Dibersihkan untuk Antisipasi Banjir

Sampah Jadi Permasalahan Klasik Sungai di Denpasar, Dibersihkan untuk Antisipasi Banjir

Regional
Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

Regional
Napi Bisa Kendalikan Narkoba, Kepala Lapas Pekanbaru Mengaku Lalai

Napi Bisa Kendalikan Narkoba, Kepala Lapas Pekanbaru Mengaku Lalai

Regional
Libur Panjang, 83.257 Kendaraan Melintas di Tol Pemalang-Batang

Libur Panjang, 83.257 Kendaraan Melintas di Tol Pemalang-Batang

Regional
Masuk Riau Diperketat, Penumpang Wajib Cek Suhu Tubuh di Pos Jaga

Masuk Riau Diperketat, Penumpang Wajib Cek Suhu Tubuh di Pos Jaga

Regional
Gudang Rosok Dibongkar Pencuri, Beberapa Kuintal Barang Bekas Hilang

Gudang Rosok Dibongkar Pencuri, Beberapa Kuintal Barang Bekas Hilang

Regional
Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Bocah 9 Tahun Tewas, Belasan Lain Luka

Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Bocah 9 Tahun Tewas, Belasan Lain Luka

Regional
Soal Pembubaran Deklarasi KAMI di Jambi, Ini Penjelasan Gugus Tugas

Soal Pembubaran Deklarasi KAMI di Jambi, Ini Penjelasan Gugus Tugas

Regional
Karyawati SPBU Tewas dengan Tubuh Terluka di Jalan, Keluarga Duga Dibunuh

Karyawati SPBU Tewas dengan Tubuh Terluka di Jalan, Keluarga Duga Dibunuh

Regional
Klaster Pilkada Purbalingga Meluas, dari Paslon, Tim Sukses, hingga Petugas KPU Positif Covid-19

Klaster Pilkada Purbalingga Meluas, dari Paslon, Tim Sukses, hingga Petugas KPU Positif Covid-19

Regional
Pria yang Merusak Motornya dengan Batu Besar Akhirnya Ditilang

Pria yang Merusak Motornya dengan Batu Besar Akhirnya Ditilang

Regional
BPBD Catat 31 Desa dan 10 Kecamatan Terdampak Banjir Kebumen

BPBD Catat 31 Desa dan 10 Kecamatan Terdampak Banjir Kebumen

Regional
Pemkot Malang Ingin RS Lapangan Tetap Didirikan Meski Kasus Aktif Tersisa 17 Orang

Pemkot Malang Ingin RS Lapangan Tetap Didirikan Meski Kasus Aktif Tersisa 17 Orang

Regional
Wali Kota Solo 'Bermain' Medsos: Tujuan Utama Bukan untuk Pencitraan...

Wali Kota Solo "Bermain" Medsos: Tujuan Utama Bukan untuk Pencitraan...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X