Polisi Masih Selidiki Penyebab Bus Tabrak Pohon yang Tewaskan Dua Pelajar di Sukabumi

Kompas.com - 22/04/2019, 08:48 WIB
Bus pariwisata menabrak pohon di Kampung Cijeblus, Desa Sukamukti, Kecamatan Waluran, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (21/4/2019). KOMPAS.com/BUDIYANTOBus pariwisata menabrak pohon di Kampung Cijeblus, Desa Sukamukti, Kecamatan Waluran, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (21/4/2019).


SUKABUMI, KOMPAS.com - Satuan Lalu Lintas Polres Sukabumi masih menyelidiki penyebab kecelakaan bus pariwisata di Jalan Sukabumi-Surade, belokan Cijeblus, Desa Sukamukti, Kecamatan Waluran, Jawa Barat, Minggu (21/4/2019).

"Penyebabnya masih belum dipastikan, kami masih mendalami perkaranya," kata Kepala Sat Lantas Polres Sukabuni, AKP Galih Bayu Raditya, kepada Kompas.com, di tempat kejadian perkara, Minggu sore.

Menurut dia, dalam kecelakaan tersebut, sopir bus pariwisata berinisial A dalam kondisi selamat dan pasca-kecelakaan sempat tidak ada di TKP. Namun, akhirnya sopir tersebut berhasil diamankan dari rumah keluarganya ke Polsek Waluran.

Baca juga: Seorang Guru Korban Bus Tabrak Pohon di Sukabumi Kritis

A selanjutnya akan segera dibawa ke Polres Sukabumi di Palabuhanratu.

Pihaknya selain akan membuat berita acara pemeriksaan terhadap A, juga akan memeriksa kondisi bus.

Saat ini, bus sudah dievakuasi dari tempat kejadian perkara (TKP) dan akan diderek ke Palabuhanratu.

"Penyebab kecelakaan ini masih akan didalami, apakah penyebabnya itu faktor pengemudi, faktor bus, atau faktor jalan," ujar dia.

Diberitakan sebelumnya, sebuah bus pariwisata City Trans Utama bernomor polisi B 7326 TB mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Sukabumi-Surade, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (21/4/2019), sekitar pukul 04.00 WIB.

Baca juga: Bus Rombongan Pelajar Tabrak Pohon di Sukabumi, Dua Orang Meninggal Dunia

Bus berpenumpang puluhan pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Surade ini menabrak pohon randu di belokan Kampung Cijeblus, Desa Sukamukti, Kecamatan Waluran.

Akibat kecelakaan tunggal ini dikabarkan dua orang meninggal dunia di tempat dan sejumlah penumpang lainnya mengalami luka. Mereka langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Jampang Kulon.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X