Dukung Jokowi, Bima Arya Mengaku Hubungan dengan PAN Tetap Baik

Kompas.com - 20/04/2019, 23:25 WIB
Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Bima Arya Sugiarto saat hadir dalam acara Speak Up Satukan Suara yang dihadiri ratusan pendukung Jokowi-Maruf Amin di Puri Begawan, Jumat (12/4/2019) malam   KOMPAS.com / RAMDHAN TRIYADI BEMPAHWakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Bima Arya Sugiarto saat hadir dalam acara Speak Up Satukan Suara yang dihadiri ratusan pendukung Jokowi-Maruf Amin di Puri Begawan, Jumat (12/4/2019) malam

BANDUNG, KOMPAS.com - Politisi yang juga Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menegaskan hubungan antara dirinya dengan jajaran pengurus parpol tempatnya bernaung, yakni Partai Amanat Nasional (PAN) baik-baik saja.

Dia menegaskan tidak ada gesekan atau konflik antara dirinya dengan PAN terkait keputusan dirinya yang memilih untuk mendukung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.

Sikap Bima Arya tersebut bertolak belakang dengan keputusan DPP PAN yang mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"(Hubungan dengan PAN) baik sekali ya, kemarin juga saya silaturahmi ke DPP, mengobrol lama dengan Ketum, ngobrol lama dengan Sekjen, kita sama-sama membicarakan langkah partai ke depan seperti apa," kata Bima Arya seusai pelantikan, di Gedung Sate Bandung, Sabtu (20/4/2019), seperti dikutip Antara.

"Insya Allah tidak ada (konflik), beda pandangan itu sudah biasa dalam partai," tambah dia.

Jajaran pengurus DPP Partai Amanat Nasional (PAN) tidak hadir di pelantikan Bima Arya sebagai Wali Kota Bogor 2019-2024 oleh Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil atau Emil, di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Sabtu pagi.

Jajaran elite dan pengurus PAN yang hadir pada pelantikan Bima Arya tersebut ialah dari DPW PAN Jawa Barat dan anggota Fraksi Golkar Amanah DPRD Jawa Barat seperti Herry Dermawan.

Ditemui seusai pelantikan, Bima Arya membenarkan jajaran pengurus DPP PAN tidak hadir di acara tersebut.

"Memang besok, besok Ketum dan Sekjen DPP PAN hadir, memang hari ini tidak diundang, hari ini hanya keluarga, besok inagurasi akan hadir. Ketum, sekjen, teman-teman dari PAN akan hadir sudah dikonfirmasi," kata dia.

Sementara itu, Sekretaris DPW PAN Jawa Barat Herry Dermawan menambahkan, alasan jajaran pengurus DPP PAN tidak hadir di pelantikan Bima Arya karena kesibukan pascapemilu 2019.

Ketidakhadiran DPP PAN, lanjut dia, bukan karena persoalan Bima Arya yang mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf di pilpres 2019.

"Dari DPP PAN tidak hadir karena kan kita tahu teman-teman di pusat sedang sibuk pascapemilu kemarin. Jadi bukan karena apa-apa," kata Herry.

Terkait pelantikan tersebut, Herry berharap Bima Arya Sugiarto bisa menjalankan amanatnya dengan sebaik-baiknya selama lima tahun ke depan.

"Kami optimistis Kang Bima bisa menjalankan tugas dan kewajiban dengan baik," kata dia.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembubaran Upacara Piodalan, Bupati Bantul: Semua Agama Statusnya Sama, Tidak Ada Beda-beda

Pembubaran Upacara Piodalan, Bupati Bantul: Semua Agama Statusnya Sama, Tidak Ada Beda-beda

Regional
Kronologi Korupsi Monumen Bahasa Pulau Penyengat Senilai Rp 2,2 M

Kronologi Korupsi Monumen Bahasa Pulau Penyengat Senilai Rp 2,2 M

Regional
Lokasi Pemusnahan Bom di Hamparan Perak Dikerumuni Warga

Lokasi Pemusnahan Bom di Hamparan Perak Dikerumuni Warga

Regional
Bangkai Babi dari Sumut Lintasi Sungai Aceh, Warga Resah dan Takut Makan Ikan

Bangkai Babi dari Sumut Lintasi Sungai Aceh, Warga Resah dan Takut Makan Ikan

Regional
Kadus: Lokasi Penemuan Yoni di Situs Candi Bowo Pernah Jadi Permukiman, Ditinggal Warga Sejak 1952

Kadus: Lokasi Penemuan Yoni di Situs Candi Bowo Pernah Jadi Permukiman, Ditinggal Warga Sejak 1952

Regional
Proyek Penyulingan Air Laut Rp 14 M Tak Berfungsi, Warga Pulau Ende Minum Air Asin

Proyek Penyulingan Air Laut Rp 14 M Tak Berfungsi, Warga Pulau Ende Minum Air Asin

Regional
Wisuda di Usia 85 Tahun, Kakek La Oede Jadi Sarjana Sastra Indonesia...

Wisuda di Usia 85 Tahun, Kakek La Oede Jadi Sarjana Sastra Indonesia...

Regional
Truk Roda 10 Disinyalir Jadi Penyebab Kelangkaan Solar di Sumbar

Truk Roda 10 Disinyalir Jadi Penyebab Kelangkaan Solar di Sumbar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Polisi Tangkap Pelaku Pelempar Sperma di Tasikmalaya | Kakek Diwisuda pada Usia 85 Tahun

[POPULER NUSANTARA] Polisi Tangkap Pelaku Pelempar Sperma di Tasikmalaya | Kakek Diwisuda pada Usia 85 Tahun

Regional
Teror Harimau Hantui Warga Sumsel, Apa Penyebabnya?

Teror Harimau Hantui Warga Sumsel, Apa Penyebabnya?

Regional
Aktivis Antikorupsi di Aceh Tengah Hilang 10 Hari, Motor Ditemukan di Warnet

Aktivis Antikorupsi di Aceh Tengah Hilang 10 Hari, Motor Ditemukan di Warnet

Regional
5 Fakta Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Media Sosial hingga Pelaku Melawan Saat Ditangkap

5 Fakta Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Media Sosial hingga Pelaku Melawan Saat Ditangkap

Regional
Fakta Lengkap Teror Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Medsos hingga Pelaku Ditangkap

Fakta Lengkap Teror Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Medsos hingga Pelaku Ditangkap

Regional
Ditjen Perkeretaapian: Longsor di Proyek Double Track Diduga Karena Faktor Alam, Pekerjaan Sementara Dihentikan

Ditjen Perkeretaapian: Longsor di Proyek Double Track Diduga Karena Faktor Alam, Pekerjaan Sementara Dihentikan

Regional
Sepekan Terakhir Selalu Diserang OTK, Perkuliahan di Kampus UMI Tetap Berjalan

Sepekan Terakhir Selalu Diserang OTK, Perkuliahan di Kampus UMI Tetap Berjalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X