Jokowi-Ma'ruf Raih 80 Persen Suara, Wali Kota Solo Gunduli Kepalanya

Kompas.com - 17/04/2019, 21:18 WIB
Ketua DPC PDI Perjuangan yang juga menjabat Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo mencukur gundul rambutnya di Kantor DPC PDI Perjuangan Brengosan, Purwosari, Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Rabu (17/4/2019).KOMPAS.com/LABIB ZAMANI Ketua DPC PDI Perjuangan yang juga menjabat Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo mencukur gundul rambutnya di Kantor DPC PDI Perjuangan Brengosan, Purwosari, Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Rabu (17/4/2019).

SOLO, KOMPAS.com - Ketua DPC PDI Perjuangan yang juga menjabat Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo atau Rudy mencukur gundul rambut kepalanya.

Cukur gundul tersebut dilakukan sebagai ungkapan kegembiraan dan memenuhi nazarnya karena pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin berhasil memperoleh 80 persen suara di Solo dari hasil hitungan internal.

"Pokoknya Jokowi-Ma'ruf Amin memperoleh 80 persen suara di Solo, saya gundul," kata Rudy di kantor DPC PDI Perjuangan Brengosan, Purwosari, Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Rabu (17/4/2019) petang.

Selain Rudy, terlihat Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma'ruf Amin Solo, Her Suprabu dan para kader juga ikut mencukur gundul rambut mereka.


Baca juga: Prabowo-Sandi Curi 8 Suara di TPS Keluarga Jokowi di Solo

Rudy mengungkapkan, perolehan 80 persen suara pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin tersebut tidak lepas dari peran dan kerja keras para regu penggerak pemilih (Guraklih) dan kader juang di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Setiap TPS itu ada 30 kader di situ, sehingga kalau tiga orang punya pemilih itu sudah 90 suara di situ," ungkapnya.

Dia mengatakan, dari hasil penghitungan suara internal yang dilakukan sampai saat ini, perolehan suara pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Solo di atas 80 persen. Sementara untuk tingkat kehadiran pemilih di Solo di atas 85 persen.

Lebih jauh, Rudy mengimbau kepada para pendukungnya untuk tidak melakukan konvoi kendaraan bermotor di jalanan dalam merayakan kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin.

Baca juga: Prabowo-Sandiaga Juga Kalah di TPS Belakang Seknas Solo Raya

Pihaknya tidak ingin Kota Solo gaduh dengan adanya konvoi kendaraan bermotor di jalanan.

"Tadi pagi saya sudah membuat instruksi. Mulai dari DPC, PAC, ranting, anak ranting, satgas, badan, departemen, sayap partai dan kader maupun simpatisan maupun caleg dilarang melaksanakan kegiatan konvoi kendaraan sebelum keputusan KPU itu diselesaikan. Nanti setelah KPU diselesaikan boleh apa enggak ya? Iya enggak boleh," kata dia.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Ditjen PSP Kementan Beberkan Capainnya Hingga Kuartal I 2019

Ditjen PSP Kementan Beberkan Capainnya Hingga Kuartal I 2019

Regional
Tokoh Agama di Kalimantan Tengah Deklarasi Damai Terima Hasil Pemilu

Tokoh Agama di Kalimantan Tengah Deklarasi Damai Terima Hasil Pemilu

Regional
Jika Terpilih Jadi Ibu Kota Baru, Penduduk Kalteng Diprediksi Bertambah 6 Juta Orang

Jika Terpilih Jadi Ibu Kota Baru, Penduduk Kalteng Diprediksi Bertambah 6 Juta Orang

Regional
Cerita Petugas Damkar 3 Hari Berjibaku Atasi Kebakaran Pasar Kosambi Bandung

Cerita Petugas Damkar 3 Hari Berjibaku Atasi Kebakaran Pasar Kosambi Bandung

Regional
Hadang Massa Aksi 22 Mei, Polisi Bogor Sekat 12 Lokasi Menuju Jakarta

Hadang Massa Aksi 22 Mei, Polisi Bogor Sekat 12 Lokasi Menuju Jakarta

Regional
Pengedit Video Hoaks Ma'ruf Amin Berkostum Sinterklas Divonis 7 Bulan Penjara

Pengedit Video Hoaks Ma'ruf Amin Berkostum Sinterklas Divonis 7 Bulan Penjara

Regional
Kronologi Penangkapan 5 Terduga Teroris yang Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

Kronologi Penangkapan 5 Terduga Teroris yang Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

Regional
Usai Divonis Mati, Gembong Narkoba Dorfin Felix Berharap Bertemu Keluarganya

Usai Divonis Mati, Gembong Narkoba Dorfin Felix Berharap Bertemu Keluarganya

Regional
Sebelum Tewas, Calon Pendeta Sempat Berbisik 'Jangan Bunuh Aku' kepada Pembunuhnya

Sebelum Tewas, Calon Pendeta Sempat Berbisik "Jangan Bunuh Aku" kepada Pembunuhnya

Regional
Peringati 21 Tahun Reformasi, Aksi Mahasiswa di Riau Sempat Ricuh karena Tak Dizinkan Masuk ke Gedung DPRD

Peringati 21 Tahun Reformasi, Aksi Mahasiswa di Riau Sempat Ricuh karena Tak Dizinkan Masuk ke Gedung DPRD

Regional
Butuh Rp 3 M untuk Bangun Kembali Kelenteng Probolinggo yang Terbakar

Butuh Rp 3 M untuk Bangun Kembali Kelenteng Probolinggo yang Terbakar

Regional
Isu Ulama Madura Tutup Suramadu pada 22 Mei, Ini Respons Kapolda Jatim

Isu Ulama Madura Tutup Suramadu pada 22 Mei, Ini Respons Kapolda Jatim

Regional
Pria Ini Bunuh Istrinya karena Selalu Pasang Tarif saat Berhubungan Badan

Pria Ini Bunuh Istrinya karena Selalu Pasang Tarif saat Berhubungan Badan

Regional
5 Terduga Teroris Ditangkap di Garut, Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

5 Terduga Teroris Ditangkap di Garut, Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

Regional
Lewat Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung, Pemudik Diimbau Berkendara 40 Km/jam

Lewat Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung, Pemudik Diimbau Berkendara 40 Km/jam

Regional

Close Ads X