Temuan Uang Rp 1 M Lebih di Lamongan Dikembalikan ke Gerindra

Kompas.com - 17/04/2019, 19:09 WIB
Ketua DPC Partai Gerindra Lamongan Tsalis Fahmi (kanan) dan Okta Rosadinata (bawa kardus), saat menerima pengembalian uang tunai Rp1,075 miliar di Mapolres Lamongan, Rabu (17/4/2019). KOMPAS.com / HAMZAHKetua DPC Partai Gerindra Lamongan Tsalis Fahmi (kanan) dan Okta Rosadinata (bawa kardus), saat menerima pengembalian uang tunai Rp1,075 miliar di Mapolres Lamongan, Rabu (17/4/2019).

LAMONGAN, KOMPAS.com - DPC Partai Gerindra Lamongan akhirnya kembali menerima uang tunai Rp 1,075 miliar dari pihak kepolisian, Rabu (17/4/2019).

Uang tersebut sebelumnya sempat disita sebagai barang bukti, usai ditemukan dalam razia di Lamongan pada Senin (15/4/2019) malam.

Serah terima uang tunai tersebut dilakukan di Mapolres Lamongan, secara simbolis diterima oleh Ketua DPC Partai Gerindra Lamongan Tsalis Fahmi bersama Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Lamongan Okta Rosadinata.

"Ini yang kemarin dikira money politics. Hari ini semua sudah dikembalikan secara lengkap, komplit, Rp 1,075 miliar," ujar Okta sambil bergegas meninggalkan Mapolres Lamongan, Rabu (17/4/2019) petang.

Baca juga: Terkait Temuan Uang Rp 1 Miliar Lebih di Lamongan, Bawaslu Tak Temukan Ada Pelanggaran

Sebelumnya, DPC Partai Gerindra Lamongan juga sudah membantah jika uang yang ditemukan dalam razia tersebut bakal digunakan untuk praktik money politics.

Mereka menyatakan, uang tersebut merupakan honor untuk para saksi yang bertugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Lamongan.

"Tidak ada masalah apa-apa, hari ini sudah selesai, ya harus kami berikan haknya saksi. Akan kami berikan hak teman-teman," ucap dia.

Sementara Tsalis menambahkan, jika kejadian tersebut tidak sampai mengganggu mekanisme, karena para saksi dikatakan 'menyadari' akan hal itu dan memahami serta menerima penjelasan yang diberikan oleh parpol.

"Tidak, tidak masalah. Gerindra itu pejuang politik," kata Tsalis.

Baca juga: Terkait Temuan Uang Rp 1 Miliar dalam Mobil, DPC Gerindra Lamongan Sebut Uang Itu Honor Saksi

Sementara itu, jajaran Polres Lamongan yang turut mendampingi penyerahan uang tunai tersebut, menyerahkan statement kepada jajaran Polda Jawa Timur dalam hal ini.

"Langsung saja konfirmasi ke Polda ya," tutur Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung.

Sebelumnya, Bawaslu Lamongan juga sudah mengeluarkan pernyataan sikap terkait dari kejadian tersebut.

Bawaslu Lamongan, usai melakukan serangkaian pemeriksaan dan investigasi dengan meminta sejumlah keterangan dari beberapa pihak, akhirnya mengambil kesimpulan tidak menemukan adanya dugaan pelanggaran pemilu dalam kejadian penemuan uang tunai ini.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X