TNI AL Palembang Tangkap Kapal Penyelundup 20.000 Benih Lobster Senilai Rp 3,5 Miliar

Kompas.com - 16/04/2019, 17:18 WIB
Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palembang menggagalkan penyelundupan 20 ribu baby lobster jenis mutiara dan pasir seharga Rp. 3,5 miliar yang akan diselundupkan ke Singapura. HANDOUTPangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palembang menggagalkan penyelundupan 20 ribu baby lobster jenis mutiara dan pasir seharga Rp. 3,5 miliar yang akan diselundupkan ke Singapura.

 

PALEMBANG, KOMPAS.com- Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palembang menggagalkan penyelundupan 20.000 benih lobster jenis mutiara dan pasir seharga Rp 3,5 miliar yang akan diselundupkan ke Singapura.

Komandan Lanal (Danlanal) Palembang Letkol Laut (P) Saryanto mengatakan, penangkapan tersebut berlangsung pada Senin (15/4/2019) malam kemarin di alur Sungai Lokan, Desa Sungai Jeruk Nipah Panjang, Tanjabtim, Jambi.

Tim F1QR Posmat Nipah Panjang dan tim Intel Lanal Palembang ketika itu sedang patroli rutin dan mendapati satu speed boat sedang berada di lokasi.

Baca juga: Bea Cukai Jawa Barat Sita 54.947 Bibit Lobster Senilai Hampir Rp 11 Miliar

Setelah dilakukan pengecekan, petugas mendapatkan 10 kotak styrofoam yang berisi benih lobster dalam keadaan hidup. 

 

Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palembang menggagalkan penyelundupan 20 ribu baby lobster jenis mutiara dan pasir seharga Rp. 3,5 miliar yang akan diselundupkan ke Singapura.HANDOUT Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palembang menggagalkan penyelundupan 20 ribu baby lobster jenis mutiara dan pasir seharga Rp. 3,5 miliar yang akan diselundupkan ke Singapura.

"Untuk pemilik kapal sudah kabur, hanya kita dapati kapal speed boat-nya saja. Sekarang barang bukti sudah kita serahkan ke Dinas Perikanan Jambi dan besok akan dilepaskan," kata Suryanto di Lanal Palembang, Selasa (16/4/2019).

Dilanjutkan Suryanto, penyeludupan bayi lobster tersebut makin marak terjadi sejak beberapa waktu belakangan. Mereka pun akan mengembangkan kasus tersebut untuk mencari para pelaku.

"Ini tangkapan pertama, dugaannya sudah sering praktik penyelundupan baby lobster di wilayah Jambi dan Palembang ke luar negeri. Saat dilakukan penangkapan, tidak ada dokumen yang ditemukan di kapal, hanya ada speed boat tanpa nama diperkirakan ada dua orang pelaku yang melarikan diri," jelasnya.

Baca juga: TNI AL Amankan Benih Lobster Senilai Rp 46,1 Miliar yang Hendak Diselundupkan ke Singapura

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X