5 Panitia Pengawas Desa di Aceh Tamiang Dipecat karena Pose Dua Jari

Kompas.com - 16/04/2019, 13:26 WIB
Lima anggota PPD di Aceh Tamiang berfoto dengan pose dua jari pada 12 April 2019. HandoutLima anggota PPD di Aceh Tamiang berfoto dengan pose dua jari pada 12 April 2019.

ACEH TAMIANG, KOMPAS.com — Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslih) Aceh Tamiang memberhentikan lima anggota Panitia Pengawas Desa (PPD) di Kecamatan Kejuruan Muda karena melanggar kode etik penyelenggara pemilu.

Ketua Panwaslih Aceh Tamiang Imran menjelaskan, pemberhentian kelima penyelenggara pemilu di tingkat desa itu dilakukan setelah pihaknya menerima laporan terkait adanya sejumlah orang yang diduga PPD mengacungkan pose dua jari, yang dinilai sarat dengan dukungan politik.

"Pertama, kelima orang itu melakukan pose dua jari, lalu salah satu di antaranya mengirim via WhatsApp, kemudian di-screenshot oleh aktivis salah satu partai politik, kemudian tersebar di media sosial sehingga (informasi) ini viral," kata Imran dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (16/4/2018).

Baca juga: 6 Guru Honorer di Tangerang Dipecat karena Foto Pose Dua Jari Sambil Pegang Stiker Prabowo-Sandi

Dilanjutkan, foto yang dilakukan dengan pose identik dengan dukungan terhadap salah satu pasangan capres/cawapres itu dilakukan pada 12 April.

"Setelah itu kami lakukan penelusuran karena sudah berkembang di masyarakat. Kami kaji, kami panggil untuk klarifikasi. Hasil rapat pleno kemarin kami putuskan mereka melanggar kode etik," ungkap Imran.

Pascapemecatan lima orang PPD tersebut, jelas Imran, pihaknya sudah memerintahkan Panitia Pemilihan Kecamatan (Panwascam) untuk mencari petugas pengganti. Apabila tidak dapat dilakukan, sepenuhnya lima desa di kecamataan itu menjadi tanggung jawab Panwascam.

Baca juga: Viral Video Edy Rahmayadi Larang Warga Berfoto dengan Pose Dua Jari, Ini Penjelasannya

"Di samping itu kami tegaskan kepada para petugas Panwaslih untuk bekerja profesional dan menjaga netralitas. Kami mengimbau untuk tidak melakukan aktivitas yang memunculkan persepsi ketidaknetralan penyelenggara sehingga terulang peristiwa seperti ini," katanya.

Ia juga meminta masyarakat untuk mengawasi kinerja Panwaslih serta melaporkan jajarannya yang diduga melanggar kode etik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Golkar Gelar Baksos di Salatiga, Jateng, Warga: Kami Sekarang Kenal Pak Airlangga

Golkar Gelar Baksos di Salatiga, Jateng, Warga: Kami Sekarang Kenal Pak Airlangga

Regional
Jan Ethes Raih Medali Emas Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Solo

Jan Ethes Raih Medali Emas Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Solo

Regional
Kuatkan Program Ketahanan Pangan, Dompet Dhuafa Hadirkan 'Sentra Padi Subang'

Kuatkan Program Ketahanan Pangan, Dompet Dhuafa Hadirkan "Sentra Padi Subang"

Regional
Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Regional
Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.