Anggota Polres Trenggalek Jadi Tersangka Kasus Pembalakan Kayu Sonokeling

Kompas.com - 15/04/2019, 22:44 WIB
Sejumlah terduga pelaku pembalakan kayu sonokeling di ruas jalan nasional Trenggalek-Durenan, saat dibawa ke Mapolres Trenggalek guna menjalani pemeriksaan beberapa waktu lalu. KOMPAS.com/SLAMET WIDODOSejumlah terduga pelaku pembalakan kayu sonokeling di ruas jalan nasional Trenggalek-Durenan, saat dibawa ke Mapolres Trenggalek guna menjalani pemeriksaan beberapa waktu lalu.

TRENGGALEK, KOMPAS.com – Satuan Reserse Kriminal Polres Trenggalek menetapkan lima tersangka terkait kasus pembakalan kayu sonokeling di Trenggalek.

Penetapan tersangka setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan dan didukung dengan bukti yang lengkap. Salah satu tersangka merupakan anggota Polres Trenggalek berinisial S berpangkat Bripka dan bertugas di satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Trenggalek.

Pelaku turut serta membantu proses pembalakan sonokeling, bersama empat tersangka lainnya

Sebelumnya petugas mengamankan delapan orang terduga pelaku pembalakan puluhan pohon sonokeling. 

 

“Setelah selesai kami lakukan gelar perkara, hari ini kembali kami tetapkan satu orang tersangka. Kita sedih juga, satu tersangka baru ini merupakan salah satu oknum anggota dari kita berinisial S,” ujar Kasatreskrim Polres Trenggalek AKP Sumi Andhana, Senin (15/4/2019).

Baca juga: Enam Pencuri Kayu Sonokeling Ditangkap

Empat pelaku lainnya yaitu K yang merupakan pegawai Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN), W alias T merupakan pensiunan pegawai BBPJN, dan A pengepul kayu asal Kabupaten Tulungagung, serta satu lagi yakni S sebagai warga Trenggalek.

Tiga orang masih menjadi saksi karena mereka tidak tahu seluk beluk kayu maupun persekongkolan para pelaku utama. Mereka hanya ikut memotong dan diberi upah.

“Selanjutnya, sama seperti tersangka yang lain, di hadapan hukum semua sama dilanjutkan ke peradilan umum,” ujar Sumi.

Baca juga: Kapolda Papua Duga Banjir Bandang di Jayapura karena Pembalakan Liar

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa gergaji mesin, tali, satu unit truk yang masih ada beberapa potongan kayu jenis sonokeling. Polisi terus mengembangkan kasus ini guna mengungkap pelaku lain, karena tidak menutup kemungkinan masih ada pelaku lainnya.

Pengungakapan kasus pembalakan liar berawal ketika diketahui sebanyak 89 pohon jenis sonokeling hilang di ruas jalan nasional wilayah Kabupaten Trenggalek dan Tulungagung Jawa Timur.

Untuk wilayah Trenggalek, sebanyak 42 pohon sonokeling yang berada di ruas jalan Trenggalek-Durenan hilang diduga dicuri. Data tersebut berdasarkan hasil inventarisir yang dilakukan oleh Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, BKSDA serta beberapa instansi lain beberapa waktu lalu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X