Warga Tangkap Dua Terduga Pelaku Politik Uang

Kompas.com - 15/04/2019, 16:32 WIB
Ketua Bawaslu Ciamis, Uce Kurniawan saat diwawancarai terkait dugaan politik uang di Dusun Ancol, Senin (15/4/2019). KOMPAS.com/CANDRA NUGRAHAKetua Bawaslu Ciamis, Uce Kurniawan saat diwawancarai terkait dugaan politik uang di Dusun Ancol, Senin (15/4/2019).

CIAMIS, KOMPAS.com - Warga Dusun Ancol 1, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menangkap dua orang diduga melakukan politik uang.

Dua orang tersebut kedapatan sedang membagi-bagikan uang sebesar Rp 25 ribu kepada masyarakat dusun tersebut.

"Awalnya dapat telepon dari warga Dusun Ancol 1, Minggu malam (14/4/2019) sekitar jam 21.00 WIB. Katanya ada yang bagi-bagi uang," jelas Rahmanto (35), warga yang menangkap dua terduga pelaku politik uang tersebut di Sindangkasih, Senin (15/4/2019).

Baca juga: Masa Tenang, Saatnya Memantapkan Pilihan, Hati-hati Politik Uang!

Mendengar adanya hal tersebut, lanjutnya. Ia pun langsung menuju ke lokasi yang dimaksud. Ternyata dua orang yang dimaksud masih di lokasi. "Ditemukan saat dia sedang simulasi pencoblosan caleg," ucapnya.

Rahmanto dan warga lainnya kemudian meminta tas dari para pelaku. Awalnya pelaku bersikeras tidak memberikannya. "Saya paksa. Ternyata banyak uang, amplop dan kartu nama caleg, capres," jelas dia.

Warga, lanjut Rahmanto, langsung menggiring kedua terduga pelaku tersebut ke Mapolsek Cikoneng.

"Barang bukti saya serahkan ke polsek," ucapnya.

Baca juga: Pesan KPK jelang Pemilu: Telusuri Rekam Jejak, Tolak Politik Uang!

Komisioner Bawaslu Bidang Penindakan, Fanny Dwiriantini mengatakan, pihak Panwascam setempat juga mendapat laporan masyarakat ihwal dugaan politik uang ini. Dia kemudian mendampingi anggota Panwascam ke lokasi.

"Laporan dari masyarakat ada kegiatan sosialisasi, kemudian bagi-bagi amplop," jelasnya.

Barang bukti yang ditemukan, jelas Fanny, kartu nama, kertas spesimen contoh untuk pencoblosan yang berada di dalam sebuah tas. Selain itu, ada pula uang pecahan Rp 20 ribu dan Rp 5 ribu sejumlah kurang lebih Rp 1 juta.

"Di dalam amplop, sekitar 10 amplop, ada uang Rp 25 ribu," ujarnya.

Baca juga: Bawaslu Diminta Tidak Remehkan Praktik Politik Uang

Sementara Ketua Bawaslu Uce Kurniawan mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan pengaduan. Laporan tersebut akan dibahas di rapat pleno.

"Hari ini kita pleno. Pleno ini jadi dasar dibawa ke Gakumdu," jelas dia saat ditemui di Mapolres Ciamis.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasien Covid-19 Terekam CCTV Saat Mesum di Ruang Isolasi, Polisi Lakukan Penyelidikan

Pasien Covid-19 Terekam CCTV Saat Mesum di Ruang Isolasi, Polisi Lakukan Penyelidikan

Regional
Mahasiswa Unsoed Kembangkan Alat Deteksi Dini Pergerakan Tanah

Mahasiswa Unsoed Kembangkan Alat Deteksi Dini Pergerakan Tanah

Regional
2 WNA Asal China dan 1 dari Korea Diamankan, Bisnis Kayu hingga Liburan

2 WNA Asal China dan 1 dari Korea Diamankan, Bisnis Kayu hingga Liburan

Regional
Sensus Penduduk, Populasi Jabar Mencapai 48,27 Juta Jiwa

Sensus Penduduk, Populasi Jabar Mencapai 48,27 Juta Jiwa

Regional
Sah Jadi Bupati Cianjur, Herman Janjikan 1.000 Kilometer Jalan Beton

Sah Jadi Bupati Cianjur, Herman Janjikan 1.000 Kilometer Jalan Beton

Regional
Kasus Anak Gugat Orangtua karena Fortuner, Dedi Mulyadi: Ibu Mestinya Diberi Kasih Sayang Bukan Digugat

Kasus Anak Gugat Orangtua karena Fortuner, Dedi Mulyadi: Ibu Mestinya Diberi Kasih Sayang Bukan Digugat

Regional
Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Banyumas Capai 76 Persen

Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Banyumas Capai 76 Persen

Regional
Sukacita Orangtua Bayi Kembar Siam Setelah Setahun dan 10 Jam yang Berat

Sukacita Orangtua Bayi Kembar Siam Setelah Setahun dan 10 Jam yang Berat

Regional
Kisah Ibu Digugat Anak Kandung, Punya Fortuner tapi Dianggap Sewa

Kisah Ibu Digugat Anak Kandung, Punya Fortuner tapi Dianggap Sewa

Regional
Fakta Pasien Mesum di Ruang Isolasi Covid-19 RSUD Dompu, Viral di Medsos hingga Polisi Lakukan Penyelidikan

Fakta Pasien Mesum di Ruang Isolasi Covid-19 RSUD Dompu, Viral di Medsos hingga Polisi Lakukan Penyelidikan

Regional
Dedi Mulyadi Siapkan Advokat untuk Ibu yang Digugat Anaknya karena Fortuner

Dedi Mulyadi Siapkan Advokat untuk Ibu yang Digugat Anaknya karena Fortuner

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ibu Digugat Anak Kandung Soal Mobil Fortuner | Temuan Bagian Tubuh Diduga Milik Penumpang Sriwijaya Air

[POPULER NUSANTARA] Ibu Digugat Anak Kandung Soal Mobil Fortuner | Temuan Bagian Tubuh Diduga Milik Penumpang Sriwijaya Air

Regional
Kisah Bule Asal Belanda Jualan Mi Ayam di Yogya, Harganya Rp 7.000 Semangkuk

Kisah Bule Asal Belanda Jualan Mi Ayam di Yogya, Harganya Rp 7.000 Semangkuk

Regional
Video Viral Mobil Patroli Kejar Truk di Tol, Sopir Tetap Melaju Kencang Saat Dihentikan Polisi

Video Viral Mobil Patroli Kejar Truk di Tol, Sopir Tetap Melaju Kencang Saat Dihentikan Polisi

Regional
Mengungkap Fakta Mayat Perempuan Setengah Telanjang yang Ditemukan Tewas di Tengah Sawah, Diduga Dibunuh

Mengungkap Fakta Mayat Perempuan Setengah Telanjang yang Ditemukan Tewas di Tengah Sawah, Diduga Dibunuh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X