Santri Dominasi Pemilih Pendatang di Magelang

Kompas.com - 14/04/2019, 11:22 WIB
Ilustrasi: Stiker Pendataan Coklit - Rumah warga di Nyengseret, Astana Anyar, Kota Bandung, Jawa Barat, tertempel stiker berisi data yang masuk dalam daftar pemilih melalui sistem coklit untuk Pilkada Serentak Jawa Barat dan Kota Bandung 2018, Minggu (4/2/2018). Pendataan data pemilih melalui sistem Pencocokan dan Penelitian (Coklit) diharapkan memunculkan data yang valid terkait warga yang memiliki hak pilih dan sesuai dengan kependudukannya. KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHOIlustrasi: Stiker Pendataan Coklit - Rumah warga di Nyengseret, Astana Anyar, Kota Bandung, Jawa Barat, tertempel stiker berisi data yang masuk dalam daftar pemilih melalui sistem coklit untuk Pilkada Serentak Jawa Barat dan Kota Bandung 2018, Minggu (4/2/2018). Pendataan data pemilih melalui sistem Pencocokan dan Penelitian (Coklit) diharapkan memunculkan data yang valid terkait warga yang memiliki hak pilih dan sesuai dengan kependudukannya.

MAGELANG, KOMPAS.com - Sebanyak 2.655 orang pemilih tercatat masuk ke Pemilu 2019 di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Sebagian besar mereka adalah para santri yang sedang belajar di pondok pesantren di wilayah ini.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magelang Afiffudin menyebutkan, para pemilih yang masuk tersebut terdiri dari pemilih laki-laki 1.369 orang dan perempuan 1.286 orang.

Adapun total jumlah DPTHP-2 di Kabupaten Magelang ada 988.879 orang pemilih.

"Dari total pemilih masuk tersebut, ada 556 pemilih berdomisili di Kecamatan Tegalrejo dan 482 ada di Kecamatan Sawangan. Mayoritas santri dan mahasiswa," jelas Afif, Minggu (14/4/2019).

Baca juga: Pemilih Galau, Penentu Kemenangan Capres di Sulawesi Selatan yang Labil

Kemudian untuk pemilih yang keluar sebanyak 4.032 orang, terdiri dari perempuan 2.054 orang dan laki-laki 1.978 orang. Para pemilih keluar beralasan merantau, bekerja dan sekolah.

Secara terpisah, Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang M Habib Sholeh mengatakan, potensi besar pemilih yang memanfaatkan formulir A5 untuk pencoblosan antara lain santri, mahasiswa dan warga pindahan.

“Kami telah meminta data A5 by name ke KPU. Jadi sebelum pemilu dimulai, pengawas tingkat kecamatan dan TPS sudah pegang data dan memetakannya. Kalau biasanya pegang data hari H," jelas Habib.

Baca juga: Pemilih Pendatang 1.904 di Kabupaten Bogor, Gunung Putri yang Terbanyak

Dengan demikian, pada saat pencoblosan dan perhitungan suara tanggal 17 April 2019, potensi kesalahan bisa diminimalisasi.

 

 

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

447 Ternak Babi di Kabupaten Karo Mati akibat Kolera

447 Ternak Babi di Kabupaten Karo Mati akibat Kolera

Regional
Uang Kuliah Anak Rp 250 Juta Dipakai untuk Suap Mantan Bupati Kudus

Uang Kuliah Anak Rp 250 Juta Dipakai untuk Suap Mantan Bupati Kudus

Regional
Mahasiswa Walenrang Lamasi Blokade Jalan Tuntut Pemekaran Kabupaten

Mahasiswa Walenrang Lamasi Blokade Jalan Tuntut Pemekaran Kabupaten

Regional
Tangkap Terduga Teroris di Kampar Riau, Densus 88 Temukan Buku Jihad hingga Ketapel

Tangkap Terduga Teroris di Kampar Riau, Densus 88 Temukan Buku Jihad hingga Ketapel

Regional
4 Fakta 25 Makam di Tasikmalaya Dibongkar, Bukan Pertama Kali hingga Polisi Bentuk Tim

4 Fakta 25 Makam di Tasikmalaya Dibongkar, Bukan Pertama Kali hingga Polisi Bentuk Tim

Regional
Wakil Bupati Kendal: Saya Akan Pecat Oknum PNS yang Ketahuan Jadi Calo CPNS

Wakil Bupati Kendal: Saya Akan Pecat Oknum PNS yang Ketahuan Jadi Calo CPNS

Regional
Saat Gibran Gigih Maju Pilkada, Relawan 'Blusukan' hingga Ditanggapi Santai Calon Walkot Solo

Saat Gibran Gigih Maju Pilkada, Relawan "Blusukan" hingga Ditanggapi Santai Calon Walkot Solo

Regional
Nyamar Jadi Pocong 5 Siswa SMP Ditangkap, Sempat Kucing-kucingan dengan Polisi

Nyamar Jadi Pocong 5 Siswa SMP Ditangkap, Sempat Kucing-kucingan dengan Polisi

Regional
Pergi Melaut, Nelayan Manokwari Hilang di Perairan Tanah Rubuh

Pergi Melaut, Nelayan Manokwari Hilang di Perairan Tanah Rubuh

Regional
Di Hadapan 1590 Legislator Jateng, Ganjar Tekankan Antikorupsi dan Integritas

Di Hadapan 1590 Legislator Jateng, Ganjar Tekankan Antikorupsi dan Integritas

Regional
Kronologi Seorang Karyawan Tewas setelah Separuh Badanya Terjepit Mesin Roll

Kronologi Seorang Karyawan Tewas setelah Separuh Badanya Terjepit Mesin Roll

Regional
100 Rekaman Adegan Ranjang Jadi Barang Bukti Kasus Video Seks 3 Pria 1 Wanita di Garut

100 Rekaman Adegan Ranjang Jadi Barang Bukti Kasus Video Seks 3 Pria 1 Wanita di Garut

Regional
Gempa Bermagnitudo 5,7 Guncang Manado, Warga Diimbau Hindari Bangunan Retak

Gempa Bermagnitudo 5,7 Guncang Manado, Warga Diimbau Hindari Bangunan Retak

Regional
Mayat Dalam Koper Ditemukan di Bogor, Ini yang Buat Warga Curiga

Mayat Dalam Koper Ditemukan di Bogor, Ini yang Buat Warga Curiga

Regional
Fakta Baru Ayah Tiga Anak di Minahasa Bunuh Istri lalu Gantung Diri

Fakta Baru Ayah Tiga Anak di Minahasa Bunuh Istri lalu Gantung Diri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X