Kompas.com - 13/04/2019, 23:21 WIB
Calon Presiden Nomor Urut 01, Joko Widodo (kiri) dan no urut 02, Prabowo Subianto bersalaman usai Debat Kedua Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019). KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMOCalon Presiden Nomor Urut 01, Joko Widodo (kiri) dan no urut 02, Prabowo Subianto bersalaman usai Debat Kedua Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019).

KOMPAS.comUndecided voters alias pemilih yang masih ragu atau galau disebut sebagai kunci kemenangan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden di Sulawesi Selatan pada Pemilihan Presiden 2019.

Pengamat politik dari Universitas Hasanuddin, Adi Suryadi Culla, mengatakan, merujuk pada data survei Celebes Research Center (CRC), jumlah undecided voters mencapai 13 persen.

Survei Litbang Kompas pada akhir Februari hingga awal Maret 2019 juga menunjukkan, pemilih yang masih merahasiakan pilihannya, termasuk belum menentukan suaranya, mencapai 13,6 persen untuk wilayah Sulawesi.

Baca juga: Persaingan Pilpres di Sulsel: Jokowi Tanpa JK, Prabowo Punya Sandiaga

Para pemilih galau ini, lanjut Adi, bakal menentukan kemenangan pasangan calon di menit-menit akhir.

Oleh karena itu, pasangan calon yang bisa memperlihatkan visi misi yang jelas dan bisa meyakinkan publik dinilai bisa memenangkan undecided voters di Sulawesi Selatan.

Undecided voters itu bakal jadi semacam palu godam, apakah menghukum atau tidak,” kata Adi.

Salah satu cara terakhir untuk meyakinkan publik Sulawesi Selatan, lanjut dia, adalah debat kelima yang bakal digelar pada Sabtu (13/4/2019) malam.

“Meskipun tidak terlalu besar seperti pemilih loyal yang sudah memilih dari awal, undecided voters itu kan masih cukup besar ya. Itu saya kira ada pengaruhnya termasuk pemahaman mereka terhadap visi. Ya termasuk melalui debat,” ungkap Adi.

Litbang Kompas/RFC/BES Pilihan Capres-Cawapres Berdasarkan Wilayah

Strategi efektif

Selain itu, menurut dia, kerja tim pemenangan masing-masing untuk merebut hati masyarakat Sulsel di detik-detik akhir sebelum hari pencoblosan akan sangat berpengaruh, terutama pola komunikasi politik dari para tim sukses kepada pemilih parokial yang banyak berada di daerah-daerah pelosok di Sulawesi Selatan.

“Itu juga bisa jadi blunder, tetapi kalau itu dirawat dengan baik, ya bisa memberi potensi karena ada kecenderungan juga tim itu malah menggembosi sendiri dan justru membuat kontraproduktif. Jadi perilaku tim sukses itu juga ikut berpengaruh memilih,” kata Adi.

Baca juga: Jokowi-Maruf Tak Ambisius di Sulawesi Selatan, Cukup 50 Persen

Para undecided voters ini disebutkan sebagai para pemilih milenial dan penduduk perkotaan, serta mereka yang tidak terjerat politik identitas dan yang ingin perubahan.

Pengamat politik dari UIN Alauddin, Firdaus Muhammad, mengingatkan bahwa para pemilih di perkotaan cenderung rasional, entah itu menentukan pilihan berdasarkan hasil kerja calon incumbent atau memang menginginkan perubahan dari pemerintahan yang ada sekarang.

“Kalau pembangunan era Jokowi sudah terukur, sedangkan orang yang ingin ada perubahan yang akan memilih Prabowo. Apakah Prabowo lebih menjanjikan atau tidak, yang jelas pemilihnya ingin ada perubahan dulu,” kata dia.

Selain itu, kedua kandidat juga didorong untuk memperbaiki infrastruktur politik seperti tim pemenangan dan saksi-saksi yang menjaga suara yang berpotensi terjadi kecurangan, seperti surat suara tercoblos, hilang, dan dicuri.

“Jadi ajak saksi-saksi ini mengawal suara masing-masing kandidatnya hingga ke KPU. Tim-tim yang di lapangan juga, jangan melakukan tindakan-tindakan ceroboh seperti kecurangan mencoblos,” ungkap Firdaus.

Baca juga: Sandiaga Uno Bikin Kubu Prabowo Pede di Sulawesi Selatan

Masyarakat juga diimbau agar tidak terlibat money politic dengan tidak menerima uang dari siapa pun untuk memenangkan salah satu calon. Pilihlah sesuai hati nurani.

“Jika masyarakat terlibat dengan money politic, ya pasti akan melahirkan pemimpin-pemimpin korup,” tegas Firdaus.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.