Kompas.com - 08/04/2019, 10:48 WIB
Gubernur Jateng memantau UNBK di SMA Negeri 1 Maos, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Senin (8/4/2019) Kompas.com/Fadlan MukhtarGubernur Jateng memantau UNBK di SMA Negeri 1 Maos, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Senin (8/4/2019)

CILACAP, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengeluarkan peraturan gubernur (pergub) tentang pendidikan antikorupsi di lingkungan sekolah. Pendidikan antikorupsi di SMA akan diujicobakan mulai bulan ini.

“Beberapa waktu lalu, bagian dari Direktur pendidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) datang, saya diminta membuat pergub tentang antikorupsi. Jateng diharapkan pecah telur yang pertama membuat pergub itu,” kata Ganjar di sela pemantauan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di SMA Negeri 1 Maos, Kabupaten Cilacap, Jateng, Senin (8/4/2019).

Baca juga: Sekolah Antikorupsi untuk Cegah Regenerasi Koruptor

Ganjar mengatakan, pergub telah ditandatangani, Jumat (5/4/2019). Pelaksanaan di sekolah, khususnya di SMA, akan dilakukan setelah 21 April mendatang.

“Langsung (dilaksanakan), pergubnya sudah ada, maka kita praktekan, istilahnya pemanasan dulu. Sudah saya komunikasikan dengan beberapa guru, sudah punya sebenarnya (konsepnya), nanti kita praktekkan di beberapa sekolah untuk dijalankan,” ujar Ganjar.

Baca juga: Anies Susun Pergub untuk Cegah Kekerasan di Sekolah

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ganjar menjelaskan, pada tahap awal ini pendidikan antikorupsi akan disisipkan pada sejumlah mata pelajaran. Selain itu, akan dipraktekan langsung seperti dengan cara membuat kantin kejujuran.

“KPK sudah punya kurikulum yang bagus, ada klasikan dan praktek. Polanya banyak sekali, ada yang membuat tim terus praktek, ada yang memasukkannya ke mata pelajaran (mapel). Semua mapel bisa dimasukkan pendidikan antikorupsi, agama (misalnya), pasti semua punya agama, agama apapun mengajarkan kejujuran, kebaikan, berdosa pasti mencuri itu,” kata Ganjar.

Ganjar juga mengingatkan, pendidikan antikorupsi harus didukung penuh oleh guru.

“Guru harus paham juga, jangan ajari anak-anak hanya untuk mendapatkan nilai yang tinggi, kemudian ngasih contekan, lebih baik apa adanya saja,” ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.