Polda Jawa Timur Ambil Alih Kasus Mayat Dalam Koper

Kompas.com - 04/04/2019, 14:46 WIB
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALKabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera


KEDIRI, KOMPAS.com - Kasus pembunuhan mutilasi terhadap Budi Hartanto (21) yang mayatnya ditemukan tanpa kepala dan tersimpan dalam koper, yang ditemukan di Blitar, Jawa Timur, diambil alih oleh Polda Jawa Timur.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur Komisaris Besar Frans Barung Mangera mengatakan, pengambilalihan penanganan kasus itu untuk mempermudah koordinasi antar-yurisdiksi.

Sebab, kata Barung, kasus pembunuhan tersebut berada di dua yurisdiksi yang berbeda namun saling bertautan, yakni Blitar dan Kota Kediri. Namun, koordinasi antar-yurisdiksi itu dirasa kurang maksimal sehingga Polda turun tangan.

Baca juga: Mayat dalam Koper di Blitar Diduga Warga Kediri

"Koordinasi yurisdiksi tidak bisa cepat, sehingga kami ambil alih. Polda ambil alih," ujar Frans Barung, melalui sambungan telepon, Kamis (4/4/2019) siang.

Sebelumnya diberitakan, sebuah koper berisi mayat tanpa kepala ditemukan di pinggir sungai bawah jembatan Desa Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Blitar, Rabu (3/4/2019).

Selain tanpa kepala, mayat tesebut dalam keadaan tanpa busana. Polisi sempat kesulitan mengungkap identitasnya.

Hingga kemudian pemeriksaan lanjutan diketahui jasad tersebut adalah Budi Hartanto, warga Kelurahan Tamanan, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur.

Budi Hartanto adalah pemuda lajang yang berprofesi sebagai tenaga honorer di sekolah dasar. Selain itu, dia juga seorang guru dance dan mempunyai sanggar tari modern.

Baca juga: Mayat dalam Koper di Blitar Diduga Warga Kediri

Pihak keluarga kehilangan kontak terhadap Budi sejak Selasa (3/4/2019) sekitar pukul 20.00 Wib. Saat itu, melalui sambungan telepon, Budi kepada keluarga mengaku masih berada di sanggar tarinya.

Saat ini, jenazahnya sudah dimakamkan keluarganya setelah dijemput dari RSUD Mardiwaluyo Blitar. Budi dimakamkan tanpa organ kepala karena belum ditemukan. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Dokter Forensik Bertaruh Nyawa Tangani Jenazah Pasien Covid-19

Cerita Dokter Forensik Bertaruh Nyawa Tangani Jenazah Pasien Covid-19

Regional
[POPULER NUSANTARA] Misteri 31 Jam Pendaki Hilang di Gunung Guntur | Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19 di Jeneponto

[POPULER NUSANTARA] Misteri 31 Jam Pendaki Hilang di Gunung Guntur | Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19 di Jeneponto

Regional
PKB Pertimbangkan 3 Nama di Pilkada Sidoarjo, Salah Satunya Putra Saiful Ilah

PKB Pertimbangkan 3 Nama di Pilkada Sidoarjo, Salah Satunya Putra Saiful Ilah

Regional
'Bapak Pergi Saja, Tak Ada Corona di Sini, Kalau Ada akan Kami Kubur Sendiri'

"Bapak Pergi Saja, Tak Ada Corona di Sini, Kalau Ada akan Kami Kubur Sendiri"

Regional
Terungkap, 240 Polisi di Sumsel Ternyata Gunakan Narkoba

Terungkap, 240 Polisi di Sumsel Ternyata Gunakan Narkoba

Regional
Gempa 6,1 Magnitudo Guncang Jepara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 6,1 Magnitudo Guncang Jepara, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Ingin Shalat Idul Adha di Masjid Al-Akbar Surabaya, Calon Jemaah Harus Daftar Online

Ingin Shalat Idul Adha di Masjid Al-Akbar Surabaya, Calon Jemaah Harus Daftar Online

Regional
'Mereka Tolak Diisolasi karena Anggap Corona Proyek Memperkaya Dokter'

"Mereka Tolak Diisolasi karena Anggap Corona Proyek Memperkaya Dokter"

Regional
Fakta Kakak Setubuhi Adik Kandung hingga Hamil 4 Bulan, Korban Keguguran

Fakta Kakak Setubuhi Adik Kandung hingga Hamil 4 Bulan, Korban Keguguran

Regional
Fakta Santri Pondok Gontor Positif Covid-19, Tak Bawa Surat Kesehatan hingga Akses Pesantren Ditutup

Fakta Santri Pondok Gontor Positif Covid-19, Tak Bawa Surat Kesehatan hingga Akses Pesantren Ditutup

Regional
Fakta Insiden Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di Jeneponto, Tertusuk Kelor hingga 7 Provokator Ditangkap

Fakta Insiden Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di Jeneponto, Tertusuk Kelor hingga 7 Provokator Ditangkap

Regional
Nasib Warga Tepi Sungai Karang Mumus Samarinda, Digusur Saat Wabah Merebak

Nasib Warga Tepi Sungai Karang Mumus Samarinda, Digusur Saat Wabah Merebak

Regional
'Lagi Duduk, Tiba-tiba 2 Orang Nodong Senjata ke Dada Saya'

"Lagi Duduk, Tiba-tiba 2 Orang Nodong Senjata ke Dada Saya"

Regional
Kakak yang Setubuhi Adik Kandung hingga Hamil 4 Bulan Terancam 15 Tahun Penjara

Kakak yang Setubuhi Adik Kandung hingga Hamil 4 Bulan Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Fakta Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19 di Jeneponto, Keluarga Tak Percaya Hasil Tes, hingga Petugas Diintimidasi Senjata Tajam

Fakta Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19 di Jeneponto, Keluarga Tak Percaya Hasil Tes, hingga Petugas Diintimidasi Senjata Tajam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X