Kompas.com - 28/03/2019, 14:25 WIB
Calon presiden no urut 2, Prabowo Subianto mengunjugi Bandung. Kali ini, ia didampingi Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menggelar kampanye terbuka di Stadion Sidolig, Jalan Ahmad Yani Kota Bandung, Kamis (28/3/2019). KOMPAS.com/RENI SUSANTICalon presiden no urut 2, Prabowo Subianto mengunjugi Bandung. Kali ini, ia didampingi Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menggelar kampanye terbuka di Stadion Sidolig, Jalan Ahmad Yani Kota Bandung, Kamis (28/3/2019).


BANDUNG, KOMPAS.com – Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto mengunjugi Bandung.

Kali ini, ia didampingi Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menggelar kampanye terbuka di Stadion Sidolig, Jalan Ahmad Yani Kota Bandung, Kamis (28/3/2019).

Dalam orasinya, Prabowo yang mengenakan kaus cokelat menyampaikan pesan damai menjelang Pemilu yang tinggal sebentar lagi.

Baca juga: Survei CSIS: Jokowi-Maruf 51,4 Persen, Prabowo-Sandi 33,3 Persen

"Saya minta tidak boleh benci, tidak boleh bicara jelek. Kalau sayang sama saya, kita maju sebagai pendekar pembela rakyat," ujar Prabowo.

Prabowo menegaskan, ia dan seluruh pendukungnya maju dalam Pilpres sebagai pendekar, pembela rakyat, pembela kiai dan ulama, serta pembela semua agama.

Itu karena Islam rahmatan lil alamin atau membawa rahmat dan kesejahteraan bagi seluruh alam semesta.

“Islam kita, Islam yang membela yang baik di republik ini. Semua suku, agama, kita tidak radikal. Justru koruptor itu yang akan membuat rakyat jadi radikal,” tutur dia.

Baca juga: KPU Klaim Telah Tuntaskan Sebagian Persoalan Data Pemilih yang Dipertanyakan Timses Prabowo

Ucapan prabowo di mimbar tersebut langsung disambut sorak sorai pendukungnya yang mengenakan pakaian biru putih.

Prabowo menyudahi orasinya sekitar pukul 12.30 WIB.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X