Kompas.com - 27/03/2019, 21:59 WIB
Kuda laut kering yang akan diselundupkan ke Bangkok saat diamankan otoritas Bandara Adisutjipto, Yogyakarta. (Foto : Dokumentasi PT Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto Yogyakarta) KOMPAS.com / WIJAYA KUSUMAKuda laut kering yang akan diselundupkan ke Bangkok saat diamankan otoritas Bandara Adisutjipto, Yogyakarta. (Foto : Dokumentasi PT Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto Yogyakarta)


YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Otoritas Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta berhasil mengagalkan upaya penyelundupan kuda laut kering sebanyak 7.040 ekor.

Kuda laut kering ini akan dibawa dari Yogyakarta menuju Bangkok melalui Bandara International Adisutjipto.

General Manager Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta Agus Pandu Purnama mengatakan, pada Rabu (27/03/2019) pukul 10.15 WIB, petugas airport security mencurigai seorang penumpang di terminal B keberangkatan.

"Penumpang ini membawa barang berupa kardus berwarna coklat berukuran besar," ujar Agus dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/3/2019).

Baca juga: Reaksi Dinas Pariwisata NTT soal Penyelundupan Komodo di Surabaya

Petugas segera berkoordinasi dengan petugas CCTV untuk melakukan monitor pada penumpang tersebut. Petugas lalu melakukan pemeriksaan dengan menggunakan mesin X-Ray HBS.

Setelah itu, sesuai dengan prosedur, kemudian dilakukan pemeriksaan secara manual. Dari pemeriksaan ini didapati kardus tersebut berisikan kuda laut kering.

"Ada sebanyak 7.040 ekor kuda laut kering yang terbagi dalam dua kardus besar berwarna cokelat. Masing-masing beratnya 14 kilogram dan 12 kilogram," tegasnya.

Penumpang diketahui berinisial LB (38), asal Yogyakarta. LB ini merupakan penumpang Air Asia AK347 dengan rute Yogyakarta-Kuala Lumpur-Bangkok Don Meang.

Otoritas Bandara International Adisutjipto Yogyakarta juga telah berkoordinasi dengan petugas karantina.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X