Kompas.com - 25/03/2019, 19:17 WIB
Komisioner KPU Gunungkidul Andang Nugroho membantu menyortir kertas surat suara, Rabu (20/3/2019) KOMPAS.com/MARKUS YUWONOKomisioner KPU Gunungkidul Andang Nugroho membantu menyortir kertas surat suara, Rabu (20/3/2019)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul, Yogyakarta, menyiapkan anggaran Rp 11,83 miliar untuk belasan ribu petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) dan petugas keamanan di TPS dalam Pemilu 2019. 

Anggota KPU Gunungkidul Andang Nugroho mengatakan, untuk persiapan pemilu April 2019 nanti, pihaknya sudah melakukan persiapan. Mulai dari pelipatan kertas suara hingga perekrutan petugas KPPS. Selain itu pihaknya juga menyiapkan honor untuk petugas di TPS.

Perekrutan anggota KPPS mengacu pada PKPU No.36/2018 tentang Perubahan Atas PKPU No.3/2018 tentang Pembentukan dan Tata Kerja PPK, PPS dan KPPS Dalam Penyelenggaran Pemilu.

Adapun tenaga yang dibutuhkan mencapai 19.026 orang dengan honor bervariasi. Untuk ketua KPPS, KPU memberikan insentif Rp 550.000 dan anggota sebesar Rp 500.00 per orang. Petugas keamanan dialokasikan Rp 400.000 per petugas.

Baca juga: KPU Gunungkidul Ajukan Tambahan Kotak Suara

Dijelaskannya, anggaran untuk petugas di KPPS berasal dari KPU Pusat yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN), dan honor akan diberikan setelah para petugas menyelesaikan tugas dalam pemilu April nanti.

"Sudah dialokasikan dengan total anggaran sebesar Rp11,83 miliar," kata Andang saat dihubungi melalui sambungan telepon Senin (25/3/2019).

Andang mengatakan, setelah proses rekrutmen selesai maka akan dilakukan bimbingan teknis. Harapannya bisa memperlancar ketugasan mereka. Adapun syarat usia menjadi 17 tahun dan pendidikan paling rendah SMA yang sederajat.

Ketua KPU Gunungkidul Ahmadi Ruslan Hani mengatakan, saat ini rekrutmen calon anggota KPPS sudah memasuki proses akhir. Adapun jumlah setiap TPS akan ada 7 angggota satu diantaranya menjadi ketua.

Baca juga: Jumlah TPS Pemilu 2019 Lebih Banyak, KPU Jombang Pusing soal SDM KPPS

 

Nantinya akan ditetapkan pada hari Rabu (27/3/2019) mendatang, dan akan diumumkan di sekretariat PPS di setiap desa untuk mendapatkan saran dan masukan dari masarakat.

"Pengumuman calon anggota KPPS dilakukan untuk memastikan rekrutmen berjalan secara terbuka dan transparan,"ucapnya. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X