Seorang Siswi SMA Diperkosa Pacarnya di Kebun Jagung

Kompas.com - 20/03/2019, 22:16 WIB
Ilustrasi korban pemerkosaanKOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHO Ilustrasi korban pemerkosaan

DOMPU, KOMPAS.com - Seorang siswi madrasah aliyah, JR, warga Dusun Kinca, Desa Cempi Jaya, Kecamatan Hu'u, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengaku diperkosa oleh pacarnya.

Gadis berusia 18 tahun itu sebelumnya diajak pacarnya berinisial SP (19) untuk makan jagung di sebuah kebun. Namun tak diduga, ia langsung diperkosa di sebuah gubuk di lahan milik orangtua pelaku.

Saat melancarkan aksi bejatnya, pelaku dibantu oleh dua orang temannya berinisial DN (17) dan KR (16).

Ketiga remaja ini diketahui semuanya adalah warga Desa Adu, Kecamatan Hu'u, Kabupaten Dompu.

Bahkan, korban hendak diperkosa secara bergilir, namun berhasil melarikan diri setelah berpura-pura minta air putih.

Baca juga: Terapis Go-Massage Diduga Diperkosa di Bandung, 3 Orang Diperiksa

Keluarga korban kemudian melaporkan kasus pemerkosaan yang menimpa putrinya ke kantor polisi.

Kepala Subbagian Humas Polres Dompu, Iptu Suhatta membenarkan adanya laporan kasus dugaan pemerkosaan terhadap pelajar tersebut.

"Salah satu dari tiga pelaku ini, yakni SP dengan korban memang sempat memiliki hubungan dekat," kata Suhatta saat dihubungi, Kamis (20/3/2019).

Akibat peristiwa itu, korban mengalami rasa sakit yang cukup serius di organ vitalnya dan langsung dibawa ke puskesmas terdekat.

"Sampai sekarang korban masih dalam perawatan medis," tutur Suhatta.

Baca juga: Meski Tidak Ada Bukti Kuat, Bidan Y Masih Tetap Mengaku Diperkosa

Jajaran Polsek Hu'u langsung bergerak cepat dan menangkap para pelaku. Saat ini mereka telah diamankan untuk diproses hukum.



Terkini Lainnya

33 Rumah Rusak Berat akibat Gempa di Sarmi Papua

33 Rumah Rusak Berat akibat Gempa di Sarmi Papua

Regional
Gempa Berkekuatan 5,0 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya

Gempa Berkekuatan 5,0 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya

Regional
Prajurit Terpapar Radikalisme, Panglima TNI: 4 Pilar Harus Ditanamkan

Prajurit Terpapar Radikalisme, Panglima TNI: 4 Pilar Harus Ditanamkan

Regional
Cuaca Ekstrem, BMKG Kembali 'Warning' untuk Transportasi Laut

Cuaca Ekstrem, BMKG Kembali "Warning" untuk Transportasi Laut

Regional
Jual 2 Ekor Anak Kucing Hutan, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Jual 2 Ekor Anak Kucing Hutan, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Regional
Kurir Komputer yang Jelekkan Anggota Polisi di Facebooknya, Diancam 6 Tahun Penjara

Kurir Komputer yang Jelekkan Anggota Polisi di Facebooknya, Diancam 6 Tahun Penjara

Regional
Pekan Depan, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Korban Kena Tipu Arisan Fiktif

Pekan Depan, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Korban Kena Tipu Arisan Fiktif

Regional
Seluruh Rombongan Pengajian yang Tumpangi Kapal Karam di Aceh Selamat

Seluruh Rombongan Pengajian yang Tumpangi Kapal Karam di Aceh Selamat

Regional
Pasien RSJ Meninggal Dunia dengan Luka Lebam, Keluarga Lapor Polisi

Pasien RSJ Meninggal Dunia dengan Luka Lebam, Keluarga Lapor Polisi

Regional
Masih di Bawah Umur, 4 Nelayan Asal NTT yang Ditangkap Otoritas Australia Dipulangkan

Masih di Bawah Umur, 4 Nelayan Asal NTT yang Ditangkap Otoritas Australia Dipulangkan

Regional
Pelaku Pembunuh Pemuda Saat Pesta di Kupang Ditangkap di Timor Leste

Pelaku Pembunuh Pemuda Saat Pesta di Kupang Ditangkap di Timor Leste

Regional
Bacakan Pembelaan, Artis VA Minta Dibebaskan

Bacakan Pembelaan, Artis VA Minta Dibebaskan

Regional
Pesawat Malindo Air Keluar Landasan, Seluruh Penumpang dan Kru Selamat

Pesawat Malindo Air Keluar Landasan, Seluruh Penumpang dan Kru Selamat

Regional
Seorang Remaja Ditemukan Tewas dengan 15 Luka Tusuk, Pelakunya Ternyata 4 Anak di Bawah Umur

Seorang Remaja Ditemukan Tewas dengan 15 Luka Tusuk, Pelakunya Ternyata 4 Anak di Bawah Umur

Regional
Viral Seserahan Fortuner untuk Pernikahan di Pati, Ternyata Barang Hasil Curian

Viral Seserahan Fortuner untuk Pernikahan di Pati, Ternyata Barang Hasil Curian

Regional

Close Ads X