BNPB: Jangan Khawatir dengan Erupsi, Bromo Tetap Menawan dan Menyimpan Penuh Kenangan

Kompas.com - 20/03/2019, 08:37 WIB
Kondisi Gunung Bromo terbaru, Selasa (19/2/2019) Dok. BB TNBTSKondisi Gunung Bromo terbaru, Selasa (19/2/2019)

MALANG, KOMPAS.com - Aktivitas wisata di kawasan Gunung Bromo berjalan normal meski gunung setinggi 2.329 meter dari permukaan laut itu mengalami erupsi secara fluktuatif.

Hujan abu yang ditimbulkan oleh letusan gunung tersebut dianggap belum mengganggu aktivitas wisata.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan, aktivitas vulkanik Gunung Bromo belum membahayakan.

"Hampir setiap hari Gunung Bromo mengalami erupsi secara fluktuatif. Namun, aktivitas vulkanik belum membahayakan. Erupsi yang terjadi hanya menyemburkan abu vulkanik dan pasir, bukan kerikil atau lava pijar yang disemburkan dari kawah Gunung Bromo," katanya melalui keterangan tertulis, Selasa (19/3/2019).


Baca juga: Gunung Bromo Meletus 28 Kali, Terjadi Hujan Abu

Sutopo menjelaskan, Selasa, terhitung sejak pukul 06.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB terjadi lima kali letusan di Gunung Bromo.

Asap kawah bertekanan sedang hingga kuat teramati berwarna kelabu dan hitam dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 900-1.500 meter dari puncak kawah. Hujan abu di Pos Pengamatan Gunung Bromo terdengar suara gemuruh dan dentuman dari kawah.

Sehari sebelumnya, yakni pada Senin (18/3/2019) terjadi 28 kali letusan dengan amplitudo 25-34 mm selama 17 hingga 889 detik.

Baca juga: Gunung Bromo Erupsi, Warga dan Wisatawan Diminta Tidak Panik

Gempa tremor terus terjadi dengan amplitudo 0,5 - 30 mm, dominan 2 mm. Tinggi kolom abu vulkanik berkisar 500 hingga 1.500 meter. Asap kawah bertekanan lemah, sedang hingga kuat. Berwarna putih, kelabu dan hitam dengan intensitas tipis, sedang hingga tebal.

Sutopo menjelaskan, status Gunung Bromo masih di level II yaitu waspada. Meskipun, Gunung Bromo mengalami erupsi setiap hari.

Namun, demikian, warga dan wisatawan yang berkunjung ke kawasan itu dilarang mendekat ke kawah aktif Gunung Bromo dalam radius satu kilometer. Wisatawan juga diimbau untuk mengenakan masker dan kacamata agar terhindar dari abu vulkanik.

Sutopo menyampaikan, Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Bromo. Sedangkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang ada di sekitar Gunung Bromo, yakni BPBD Kabupaten Malang, Probolinggo, Pasuruan dan Lumajang sudah mengantisipasi jika terjadi peningkatan status.

Selain itu, erupsi Gunung Bromo juga belum mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang.

"Masyarakat tidak perlu takut dengan adanya erupsi Gunung Bromo. Justru dapat menikmati erupsi yang tidak ditemukan di semua gunung. Di balik erupsi sesungguhnya banyak berkah yang ada," katanya.

"Jadi, wisata di Gunung Bromo tetap aman. Jangan takut atau khawatir dengan adanya erupsi. Bromo tetap menawan dan menyimpan penuh kenangan," tegasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ratusan Warga Doa Bersama Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden

Ratusan Warga Doa Bersama Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden

Regional
Cerita di Balik Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung Adik-adiknya

Cerita di Balik Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung Adik-adiknya

Regional
Mabuk Miras, Pemuda Ini Perkosa Mahasiswi

Mabuk Miras, Pemuda Ini Perkosa Mahasiswi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pasutri Tewas Digigit Ular | Pilkada Solo, Gibran Berjuang Maju Lewat PDI-P

[POPULER NUSANTARA] Pasutri Tewas Digigit Ular | Pilkada Solo, Gibran Berjuang Maju Lewat PDI-P

Regional
Fakta Kecelakaan Tol Lampung, Sopir Diduga Mengantuk hingga 4 Orang Tewas Terbakar

Fakta Kecelakaan Tol Lampung, Sopir Diduga Mengantuk hingga 4 Orang Tewas Terbakar

Regional
Tempeleng 10 Siswa, Motivasi Berujung Jeruji Besi: Saya Khilaf...

Tempeleng 10 Siswa, Motivasi Berujung Jeruji Besi: Saya Khilaf...

Regional
KPK Sita Sejumlah Dokumen di Kantor Dishub Medan

KPK Sita Sejumlah Dokumen di Kantor Dishub Medan

Regional
Sambut Pelantikan, Foto Jokowi dan Ma'ruf Amin Diarak dengan Gerobak Sapi Lewat Malioboro

Sambut Pelantikan, Foto Jokowi dan Ma'ruf Amin Diarak dengan Gerobak Sapi Lewat Malioboro

Regional
Kecelakaan Tol Lampung, Vanessa Tarik Adiknya Agar Tak Ikut Terbakar

Kecelakaan Tol Lampung, Vanessa Tarik Adiknya Agar Tak Ikut Terbakar

Regional
Katupkan Kedua Tangan, Agus Piranhamas Motivator yang Tempeleng 10 Siswa Minta Maaf

Katupkan Kedua Tangan, Agus Piranhamas Motivator yang Tempeleng 10 Siswa Minta Maaf

Regional
Polda Maluku: Pemberhentian Sementara Kombes AW Terkait Pelanggaran Prosedur

Polda Maluku: Pemberhentian Sementara Kombes AW Terkait Pelanggaran Prosedur

Regional
Sabtu Dini Hari, LBH Medan Dilempari Bom Molotov

Sabtu Dini Hari, LBH Medan Dilempari Bom Molotov

Regional
Minggu, Gibran Rencana Hadiri Pelantikan Jokowi Tanpa Selvi dan Jan Ethes

Minggu, Gibran Rencana Hadiri Pelantikan Jokowi Tanpa Selvi dan Jan Ethes

Regional
Skandal Pembobolan BNI Ambon, Perwira Polda Maluku Diberhentikan

Skandal Pembobolan BNI Ambon, Perwira Polda Maluku Diberhentikan

Regional
Maju Pilkada Solo, Gibran Akui Telah Konsultasi Politik dengan Senior PDI-P Pusat

Maju Pilkada Solo, Gibran Akui Telah Konsultasi Politik dengan Senior PDI-P Pusat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X