Anjing Pelacak Polri Temukan 15 Jenazah Korban Banjir Bandang Jayapura

Kompas.com - 19/03/2019, 21:31 WIB
Anjing pelacak yang dilibatkan untuk mencari korban hilang banjir bandang Sentani, Jayapura, Papua, Selasa (19/3/2019)KOMPAS.com/ISTIMEWA Anjing pelacak yang dilibatkan untuk mencari korban hilang banjir bandang Sentani, Jayapura, Papua, Selasa (19/3/2019)

TIMIKA, KOMPAS.com - Tim K-9 atau anjing pelacak milik Polri yang diterjunkan ke lokasi banjir bandang Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, berhasil menemukan 15 jenazah, Selasa (19/3/2019).

K-9 yang diterjunkan sebanyak 15 ekor berasal dari Mabes Polri 6 ekor dan Polda Papua 9 ekor.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, K-9 ditempatkan di titik-titik yang diperkirkan masih terdapat korban tertimbun material tanah, batu dan kayu yang dibawa banjir bandang.

Dari hasil pencarian yang dilakukan, tim K-9 telah ditemukan 15 jenazah korban banjir bandang hingga saat ini.

"Diharapkan dengan bantuan K-9 tersebut dapat mempercepat proses pencarian terhadap korban yang belum ditemukan," kata Kamal dalam keterangan tertulis, Selasa (19/3/2019) malam.

Baca juga: 33 Jenazah Korban Banjir Bandang di Jayapura Diidentifikasi, Berikut Nama-namanya

Sementara itu, Direktorar Polairud Polda Papua juga memperluas pencarian di bagian kiri Danau Sentani dengan menggunakan longboat milik satuan tersebut.

Selain mencari korban jiwa, tim gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Basarnas dan masyarakat masih melakukan pembersihan di beberapa titik yang terdampak banjir bandang, yakni Jalan Sosial, Kemiri dan Doyo Baru.

Sementara itu, upaya pencarian korban melibatkan 1.908 personel terdiri atas prajurit TNI 7 SSK, Polri 5 SSK, Pemkab Jayapura 175 orang, Basarnas Jayapura 40 orang, Rapi/Orari 150 orang, Pramuka 50 orang, BPBD Kota Jayapura 55 orang.

Selanjutnya, PT Freeport Indonesia 7 orang, relawan 50 orang, Pusdalops Provinsi Papua 4 orang, BPBD Provinsi dan Kota Jayapura 35 orang, IPDN 150 orang, relawan sekolah 2 orang, Basarnas Jakarta 15 orang, dan Relawan AVT 10 orang.

Baca juga: 6.831 Orang Mengungsi akibat Bencana Banjir Bandang di Sentani Jayapura

Hingga Selasa petang, korban meninggal akibat banjir bandang berdasarkan data posko induk di kantor Bupati Jayapura mencapai 96 orang.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X