5 Fakta Ekskavasi Situs Purbakala di Malang, Ditemukan Bangunan Baru hingga Penggalian Meluas

Kompas.com - 15/03/2019, 14:00 WIB
Proses ekskavasi situs purbakala yang ditemukan di lokasi proyek Tol Pandaan-Malang, Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Kamis (14/3/2019). KOMPAS.com/ANDI HARTIKProses ekskavasi situs purbakala yang ditemukan di lokasi proyek Tol Pandaan-Malang, Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Kamis (14/3/2019).

KOMPAS.com - Arkeolog dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur memperluas area ekskavasi di lokasi situs purbakala di kawasan Sekarpuro, Malang, Jawa Timur.

Tim menggunakan alat berat untuk mempercepat proses penggalian tanah. Setelah itu, akan dilanjutkan secara manual agar tidak merusak struktur bangunan yang diduga kuat adalah sebuah pura di zaman Majapahit.

Sementara itu, warga sekitar berharap situs purbakala tersebut akan menjadi tempat wisata baru.

Berikut ini fakta lengkapnya:

1. Area ekskavasi situs purbakala terus meluas

Struktur bangunan baru ditemukan dalam proses ekskavasi situs purbakala di proyek Tol Pandaan-Malang seksi 5 kilometer ke-37 Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Kamis (14/3/2019)KOMPAS.com / ANDI HARTIK Struktur bangunan baru ditemukan dalam proses ekskavasi situs purbakala di proyek Tol Pandaan-Malang seksi 5 kilometer ke-37 Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Kamis (14/3/2019)

Arkeolog dari Balai Pelesatian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur, Wicaksono Dwi Nugroho mengatakan, area ekskavasi hingga saat ini mencapai 10x25 meter ke arah barat.

Sebab, di ujung lahan itu juga ditemukan struktur bangunan yang berupa susunan batu bata.

"Luas ekskavasi lebar 10 meter, panjang sekitar 25 meter," katanya, Kamis (14/3/2019).

Sementara itu, eskavator yang digunakan dipastikan tidak merusak struktur bangunan yang digali.

Sebab, ekskavator itu hanya mengupas permukaan tanah sampai ditemukan tanda-tanda adanya struktur bangunan.

Setelah itu, penggalian dilanjutkan secara manual. Yakni dengan mencangkulnya dan membersihkannya dengan sekop berukuran kecil dan kuas.

Baca Juga: Pasca-Penemuan Situs Purbakala, Proyek Tol Pandaan-Malang Digeser ke Bantaran Sungai

2. Struktur bangunan baru kembali ditemukan

Proses ekskavasi atau penggalian oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur terhadap temuan situs purbakala di lokasi proyek Tol Pandaan-Malang seksi 5 kilometer ke-37 di Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Kamis (14/3/2019). Ekskavasi itu untuk mencari bentuk asli terhadap struktur bangunan yang ditemukan.KOMPAS.com/ANDI HARTIK Proses ekskavasi atau penggalian oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur terhadap temuan situs purbakala di lokasi proyek Tol Pandaan-Malang seksi 5 kilometer ke-37 di Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Kamis (14/3/2019). Ekskavasi itu untuk mencari bentuk asli terhadap struktur bangunan yang ditemukan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X