Pasca-Penemuan Situs Purbakala, Proyek Tol Pandaan-Malang Digeser ke Bantaran Sungai

Kompas.com - 12/03/2019, 20:25 WIB
Bongkahan batu bata diduga bekas bangunan pura masa Kerajaan Majapahit yang ditemukan di lokasi pembangunan Jalan Tol Pandaan-Malang seksi 5 kilometer ke-37 Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jumat (8/3/2019). Batu bata dan benda purbakala lainnya juga ditemukan berserakan di lokasi tersebut. KOMPAS.com/ANDI HARTIKBongkahan batu bata diduga bekas bangunan pura masa Kerajaan Majapahit yang ditemukan di lokasi pembangunan Jalan Tol Pandaan-Malang seksi 5 kilometer ke-37 Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jumat (8/3/2019). Batu bata dan benda purbakala lainnya juga ditemukan berserakan di lokasi tersebut.

MALANG, KOMPAS.com - PT Jasamarga Pandaan Malang akan menggeser konstruksi ruas tol Pandaan-Malang seksi 5 kilometer ke-37 karena mengenai situs purbakala. Ruas tol akan digeser ke arah timur atau ke sekitar bantaran Sungai Amprong.

"Kita sudah membuat alternatif. Misalnya ini betul-betul situs cagar budaya mungkin kita akan geser trase jalannya," kata General Manager Teknik PT Jasa Marga Pandaan-Malang M Jajuli di lokasi penemuan situs, Selasa (12/3/2019).

Baca juga: Soal Koin Emas Zaman Majapahit, Ini Imbalan Saat Temukan Benda Purbakala

Pihak kontraktor akan membangun turap atau dinding penahan di bantaran tersebut. Dengan begitu, rute ruas tol tersebut tidak berubah.

Jajuli menyampaikan, keberadaan situs itu tidak terlalu berpengaruh terhadap target penyelesaikan jalan tol. Sebab, konstruksi Tol Pandaan-Malang seksi 5 masih terkendala pembebasan lahan di Kelurahan Madyopuro. Sehingga, tol itu memang belum bisa diselesaikan sesuai dengan target awal.

"Secara signifikan tidak terlalu berpengaruh. Cuma kalau ini memang benar-benar situs, lokasinya kemarin sudah diukur oleh tim proyek, lokasinya sekitar 13 meter dari trase jalan. Sehingga harus kita geser ke arah sungai. Mungkin nanti ada tambahan konstruksi," katanya.

Baca juga: Warga yang Serahkan Benda Purbakala di Tol Pandaan-Malang Akan Diganti Rugi

Awalnya, kontruksi Tol Pandaan-Malang seksi 5 ditargetkan selesai pada Juni. Namun, penyelesaian jalan tol itu dipastikan molor karena ada sengketa lahan. Sedangkan sisanya, yakni seksi 1, 2, 3 dan 4, yakni dari Pandaan, Kabupaten Pasuruan hingga ke Karanglo, Kabupaten Malang ditargetkan rampung pada April nanti.

Sebelumnya diberitakan struktur bangunan diduga situs purbakala ditemukan di lokasi proyek Tol Pandaan-Malang seksi 5 kilometer ke-37 Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Struktur bangunan itu ditemukan akibat pengerukan lahan untuk pembangunan ruas tol.

Sebagian struktur sudah rusak, sebagian lainnya masih terpendam. Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) sudah melakukan ekskavasi untuk menemukan bentuk asli struktur bangunan itu.

Selain struktur bangunan, di sekitar lokasi juga ditemukan benda cagar budaya. Seperti kepingan koin, lencana emas dengan delapan penjuru mata angin serta potongan gerabah.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 26 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 26 Oktober 2020

Regional
Pria Ini Bakar 2 Bangunan Penginapan, Sebelumnya Marah-marah dan Ancam Resepsionis

Pria Ini Bakar 2 Bangunan Penginapan, Sebelumnya Marah-marah dan Ancam Resepsionis

Regional
15 Pegawai Terinfeksi Covid-19, PLN Ponorogo Tetap Buka Pelayanan

15 Pegawai Terinfeksi Covid-19, PLN Ponorogo Tetap Buka Pelayanan

Regional
Penjelasan BCA Digugat Nasabah karena Deposito Rp 5,4 M Tak Cair

Penjelasan BCA Digugat Nasabah karena Deposito Rp 5,4 M Tak Cair

Regional
Pilkada Mojokerto, Pasangan 'Yoni' Janjikan Bantuan Modal Rp 50 Juta hingga Kemudahan Berinvestasi

Pilkada Mojokerto, Pasangan "Yoni" Janjikan Bantuan Modal Rp 50 Juta hingga Kemudahan Berinvestasi

Regional
Tidak Dibela Saat Dihajar Kakak Ipar, Perempuan Ini Pukul Ibu Kandung di Pinggir Jalan

Tidak Dibela Saat Dihajar Kakak Ipar, Perempuan Ini Pukul Ibu Kandung di Pinggir Jalan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 26 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 26 Oktober 2020

Regional
Pemuda yang Jatuh dari Jembatan Layang Kelok 9 Diduga Bunuh Diri

Pemuda yang Jatuh dari Jembatan Layang Kelok 9 Diduga Bunuh Diri

Regional
Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin, Siswa Tak Boleh Cium Tangan Guru

Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin, Siswa Tak Boleh Cium Tangan Guru

Regional
Perempuan yang Pukul Lansia Dalam Video yang Viral Ternyata Ibu dan Anak

Perempuan yang Pukul Lansia Dalam Video yang Viral Ternyata Ibu dan Anak

Regional
Pelaku Pembunuhan Perempuan Pekerja Kafe di Berau Ditangkap di Kalteng

Pelaku Pembunuhan Perempuan Pekerja Kafe di Berau Ditangkap di Kalteng

Regional
Warga yang Keluar dan Masuk ke Riau Wajib Punya Hasil Rapid Test

Warga yang Keluar dan Masuk ke Riau Wajib Punya Hasil Rapid Test

Regional
Ini Program Pasangan 'Ikbar' di Pilkada Mojokerto, dari Bantuan Desa Rp 5 M hingga Insentif untuk Guru

Ini Program Pasangan "Ikbar" di Pilkada Mojokerto, dari Bantuan Desa Rp 5 M hingga Insentif untuk Guru

Regional
Perempuan Ini Suruh Keponakannya yang Masih SD Antar Sabu, Tak Diberi Jajan jika Menolak

Perempuan Ini Suruh Keponakannya yang Masih SD Antar Sabu, Tak Diberi Jajan jika Menolak

Regional
Edy Rahmayadi Ingin Ubah Belawan seperti Tanjung Perak

Edy Rahmayadi Ingin Ubah Belawan seperti Tanjung Perak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X