Ayah Angkat Beri Uang Rp 1 juta untuk Eksekutor Pembunuh Anaknya

Kompas.com - 14/03/2019, 13:08 WIB
Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, AKP Indra T Herlambang memperlihatkan tersangka dan barang bukti kasus pembunuhan yang dilakukan ayah angkat terhadap anaknya di Mapolres Lhokseumawe, Rabu (13/3/2019) KOMPAS.com/MASRIADIKasat Reskrim Polres Lhokseumawe, AKP Indra T Herlambang memperlihatkan tersangka dan barang bukti kasus pembunuhan yang dilakukan ayah angkat terhadap anaknya di Mapolres Lhokseumawe, Rabu (13/3/2019)

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com – SY, warga Pematang Siantar, Sumatera Utara, eksekutor pembunuh MA (26) warga Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, kepada polisi mengaku mendapatkan uang sebesar Rp 1.050.000 setelah membunuh korban.

Uang tersebut diperoleh dari ZU (54) ayah angkat yang tega membunuh anak yang menderita keterbelakangan mental, MA (26) di Kabupaten Aceh Utara.

Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, AKP Indra T Herlambang, Kamis (14/3/2019) menyebutkan, menyebutkan setelah membunuh MA dengan racun tikus, SY langsung pulang ke Medan, Sumatera Utara dan menginap di rumah keluarganya.

Setelah itu, SY pergi ke Pematang Siantar, Sumatera Utara.

Baca juga: Ini Kronologi Ayah Angkat Bunuh Anaknya di Aceh Utara

“Lalu, kita bersama dengan tim Jatanras Polda Aceh dibantu tim Polres Pematang Siantar, menangkap SY. Saat ini, dia terus dimintai keterangan,” katanya.

Disebutkan, keduanya ZU dan SY dijerat dengan tindak pidana pembunuhan berencana dengan ancaman penjara seumur hidup.

“Sampai saat ini, hanya dua orang ini yang diduga terlibat dalam pembunuhan MA,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan mayat M Amin, warga Kabupaten Bireuen ditemukan di dekat penampungan sampah, Desa Lagang, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Mayat itu awalnya diduga meninggal dunia secara normal dan ditemukan dalam kondisi membusuk.

Baca juga: Amin Dibunuh oleh Ayah Angkatnya dengan Racun Tikus

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daging Kelelawar Gunungkidul Tetap Diburu Pembeli

Daging Kelelawar Gunungkidul Tetap Diburu Pembeli

Regional
Hujan Deras Sebabkan Banjir Lumpur di Kecamatan Ijen, Bondowoso

Hujan Deras Sebabkan Banjir Lumpur di Kecamatan Ijen, Bondowoso

Regional
2 Arca yang Ditemukan di Sleman Berasal dari Abad ke-9

2 Arca yang Ditemukan di Sleman Berasal dari Abad ke-9

Regional
Pria Tewas Dikeroyok karena Dituduh Curi Helm, Polisi Tetapkan 4 Tersangka

Pria Tewas Dikeroyok karena Dituduh Curi Helm, Polisi Tetapkan 4 Tersangka

Regional
Kronologi Porter Lion Air Curi Uang Rp 34,8 Juta dalam Koper di Bandara Kualanamu

Kronologi Porter Lion Air Curi Uang Rp 34,8 Juta dalam Koper di Bandara Kualanamu

Regional
Cegah Penularan Virus Corona, Petugas Rumah Sakit di Jateng Wajib Pakai Masker Khusus

Cegah Penularan Virus Corona, Petugas Rumah Sakit di Jateng Wajib Pakai Masker Khusus

Regional
Besok Mulai Berlaku di Batam, Barang Impor di Atas 3 Dollar AS Kena Bea Masuk

Besok Mulai Berlaku di Batam, Barang Impor di Atas 3 Dollar AS Kena Bea Masuk

Regional
Kisah Ibu 4 Anak Idap Kanker Stadium 4, Makan Andalkan Belas Kasihan Tetangga

Kisah Ibu 4 Anak Idap Kanker Stadium 4, Makan Andalkan Belas Kasihan Tetangga

Regional
Bawa Pisau, Seorang Pria di Pontianak Ngamuk di Kedai Kopi, Tikam Warga hingga Tewas

Bawa Pisau, Seorang Pria di Pontianak Ngamuk di Kedai Kopi, Tikam Warga hingga Tewas

Regional
Dampak Virus Corona, Jumlah Turis China di Bali Zoo Menurun

Dampak Virus Corona, Jumlah Turis China di Bali Zoo Menurun

Regional
Kronologi Terbongkarnya Kebohongan Siswi SMA di Makassar yang Pura-pura Diculik

Kronologi Terbongkarnya Kebohongan Siswi SMA di Makassar yang Pura-pura Diculik

Regional
Bawa Gergaji, Pemuda di Kebumen Ngamuk dan Paksa Masuk ke Bank Danamon

Bawa Gergaji, Pemuda di Kebumen Ngamuk dan Paksa Masuk ke Bank Danamon

Regional
Hendak Memancing, Warga Musi Rawas Temukan Kerangka Manusia di Semak-semak

Hendak Memancing, Warga Musi Rawas Temukan Kerangka Manusia di Semak-semak

Regional
Diperkosa Bertahun-tahun oleh Ayah, Kakak, dan Sepupu, Remaja Wanita di Mamasa Takut Melapor

Diperkosa Bertahun-tahun oleh Ayah, Kakak, dan Sepupu, Remaja Wanita di Mamasa Takut Melapor

Regional
Pemprov NTB Siapkan Corona Crisis Center

Pemprov NTB Siapkan Corona Crisis Center

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X