Siti Aisyah: Saya Bahagia Bisa Pulang ke Rumah

Kompas.com - 13/03/2019, 13:53 WIB
Siti Aisyah saat bertemu warga dan media di kediamannya di Kampung Rancasumur, Desa Sindangsari, Kecamatan Buaran, Kabupaten Serang, Banten, Rabu (13/3/2019) KOMPAS.com/ACEP NAZMUDINSiti Aisyah saat bertemu warga dan media di kediamannya di Kampung Rancasumur, Desa Sindangsari, Kecamatan Buaran, Kabupaten Serang, Banten, Rabu (13/3/2019)

SERANG, KOMPAS.com - Warga Negara Indonesia yang baru saja dibebaskan atas dakwaan kasus pembunuhan Kim Jong Nam, bahagia bisa kembali ke rumah setelah dua tahun ditahan di Malaysia.

Siti Aisyah tiba di kampung halamannya di Desa Sindangsari, Kecamatan Buaran, Kabupaten Serang, Banten, Selasa (12/3/2019) malam. Namun ia baru bisa menyapa warga dan wartawan Rabu (13/3/2019) siang.

"Saya kecapekan semalam, setelah bebas di Malaysia dan Jakarta belum sempat tidur," kata Siti Aisyah saat berbincang dengan media di kediamannya, Rabu (13/3/2019).

Kendati demikian, rasa lelah tidak mampu menghapus senyuman dari wajahnya. Siti Aisyah mengaku sangat bahagia bisa pulang ke rumah setelah dua tahun melewati proses penahanan yang panjang di Malaysia.

"Enggak tahu mau ngomong apalagi, saya bahagia banget bisa ketemu keluarga, saudara dan warga kampung sini, saya sangat gembira," kata Aisyah mengungkapkan kegembiraannya.

Baca juga: Tiba di Kampung Halaman, Siti Aisyah Pingsan

Namun sayangnya, kegembiraan Siti Aisyah belum lengkap, lantaran saat ini dia belum bisa bertemu dengan anak semata wayangnya yang tinggal bersama keluarga suaminya di Jakarta.

"Anak saya lagi diajak jalan-jalan ke luar negeri sama mertua, jadi belum ketemu," kata dia.

Soal kasus yang baru saja dia alami, Siti Aisyah mengaku enggan untuk membahasnya. Dia bilang, saat ini hanya ingin menikmati masa-masa berkumpul bersama keluarga dan kerabat di kampung halaman.

"Mudah-mudahan ke depannya jadi lebih baik dari kemarin bagi saya, dan keluarga besar saya," kata dia.

Siti Aisyah juga berharap, rekannya, Doan Thi Huong, yang masih diadili di Malaysia bisa dibebaskan seperti dirinya.

"Mudah-mudahan bisa diselesaikan (kasusnya) dan menyusul seperti saya dibebaskan juga," kata dia.

Diketahui Siti Aisyah dibebaskan setelah jaksa mencabut dakwaan pembunuhan terhadapnya dalam sidang yang berlangsung di Malaysia, Senin (11/3/2019) pagi ini.

Baca juga: Sambut Kedatangan Siti Aisyah, Warga Bentangkan Spanduk Terima Kasih Jokowi

Siti dituduh membunuh Kim Jong Nam dengan mengusapkan zat beracun VX pada wajah cucu pendiri Korea Utara itu saat dia tengah menunggu pesawat di Bandara Internasional Kuala Lumpur, Februari 2017.

Siti Aisyah dan Doan Thi Huong mengaku mereka diperdaya seseorang yang mirip warga Jepang atau Korea, yang membayar mereka 400 ringgit Malaysia atau sekitar Rp 1,2 juta untuk aksi yang dianggap mereka sebagai acara kelakar televisi.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kawanan Belalang Tak Terhitung Jumlahnya 'Serbu' Landasan Pacu Bandara

Kawanan Belalang Tak Terhitung Jumlahnya "Serbu" Landasan Pacu Bandara

Regional
663 Pedagang dan Pembeli di Pasar Keputran Surabaya Rapid Test Massal, 37 Orang Reaktif

663 Pedagang dan Pembeli di Pasar Keputran Surabaya Rapid Test Massal, 37 Orang Reaktif

Regional
Gubernur Kalbar Akan Berhentikan 2 Kepala SMK di Pontianak yang Pungut Biaya Seragam

Gubernur Kalbar Akan Berhentikan 2 Kepala SMK di Pontianak yang Pungut Biaya Seragam

Regional
Satpol PP Banyumas Mandikan Manusia Silver yang Kepergok Minta Sumbangan di Pinggir Jalan

Satpol PP Banyumas Mandikan Manusia Silver yang Kepergok Minta Sumbangan di Pinggir Jalan

Regional
Tak Kenakan Masker, Pria Ini Dihukum Sapu Alun-alun pada Hari Ultahnya

Tak Kenakan Masker, Pria Ini Dihukum Sapu Alun-alun pada Hari Ultahnya

Regional
Pasien Ini Baru Sembuh Setelah Dirawat 75 Hari dan 19 Kali Tes Swab

Pasien Ini Baru Sembuh Setelah Dirawat 75 Hari dan 19 Kali Tes Swab

Regional
Aniaya Ibu Kandung hingga Meninggal, Pria Ini Bertaubat Usai Jalani Hipnoterapi Bersama Kapolres

Aniaya Ibu Kandung hingga Meninggal, Pria Ini Bertaubat Usai Jalani Hipnoterapi Bersama Kapolres

Regional
150 Ibu Hamil di Surabaya Tes Swab, Saat Melahirkan Akan Dites Ulang

150 Ibu Hamil di Surabaya Tes Swab, Saat Melahirkan Akan Dites Ulang

Regional
Diduga Perkosa Bocah 9 Tahun di Hutan, Oknum Polisi Dilaporkan ke Propam

Diduga Perkosa Bocah 9 Tahun di Hutan, Oknum Polisi Dilaporkan ke Propam

Regional
Sebelum Positif Covid-19, Wagub Kaltim Temani Istri Operasi hingga Rapat Paripurna Bersama DPRD

Sebelum Positif Covid-19, Wagub Kaltim Temani Istri Operasi hingga Rapat Paripurna Bersama DPRD

Regional
6 Kali Banjir dalam 2 Bulan di Luwu, Wagub Sulsel Minta Sungai Dinormalisasi

6 Kali Banjir dalam 2 Bulan di Luwu, Wagub Sulsel Minta Sungai Dinormalisasi

Regional
Pipa Gas Meledak di Palembang, Menyemburkan Api Setinggi 2 Meter

Pipa Gas Meledak di Palembang, Menyemburkan Api Setinggi 2 Meter

Regional
Warga Perbatasan RI-Malaysia Sulit Dapat BBM, Orang Sakit Terpaksa Ditandu 20 Km

Warga Perbatasan RI-Malaysia Sulit Dapat BBM, Orang Sakit Terpaksa Ditandu 20 Km

Regional
Perempuan Tanpa Busana Muncul di Belakangnya Saat Webinar, Ini Klarifikasi Dosen Uncen

Perempuan Tanpa Busana Muncul di Belakangnya Saat Webinar, Ini Klarifikasi Dosen Uncen

Regional
Wali Kota Bitung Berencana Pesan Ribuan Antivirus Corona Buatan Kementan

Wali Kota Bitung Berencana Pesan Ribuan Antivirus Corona Buatan Kementan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X