Titik Api Kembali Muncul di Kepulauan Meranti Riau

Kompas.com - 08/03/2019, 18:22 WIB
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meluas di Desa Sokop, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, Senin (4/3/2019). Dok. Humas PT SRL KOMPAS.com/IDON TANJUNGKebakaran hutan dan lahan (karhutla) meluas di Desa Sokop, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, Senin (4/3/2019). Dok. Humas PT SRL

PEKANBARU, KOMPAS.com - Titik api kembali muncul di di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

"Ada titik api yang kembali muncul membakar semak belukar yang sebelumnya sudah terbakar juga. Karena bara api masih ada di dalam gambut. Padahal sebelumnya sudah padam. Jadi kalau ditiup angin, bisa hidup lagi. Tapi bukan bertambah luas lahan yang terbakar," 
ujar Kabag Humas Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, Hery Saputra dalam perbincangan dengan Kompas.com, Jumat (8/3/2019).

Baca juga: Fakta Bencana Karhutla di Riau, Persediaan Air Menipis hingga 27 Titik Panas di Meranti

Hery  mengatakan, titik api muncul di wilayah Dusun Mereng, Desa Tebun, Kecamatan Rangsang.

Kemunculan tersebut diketahui saat Hery meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan ( karhutla) bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Yulian Norwis dan Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Meranti, Edy Afrizal, Jumat pagi.

Saat menemukan titik api, pihaknya segera melakukan pemadaman.

"Kita melihat ada titip api muncul langsung melakukan pemadaman bersama TNI/Polri, BPBD, Manggala Agni dan masyarakat. Api sudah berhasil kita kuasai dan dilanjutkan lagi dengan pendinginan, supaya api benar-benar padam," ujar Hery.

Pemadaman dilakukan dengan menggunakan mesin pompa air dan juga cara manual, yakni menggunakan kayu.

Baca juga: Fakta Bencana Karhutla di Riau, Persediaan Air Menipis hingga 27 Titik Panas di Meranti

Sementara kendala pemadaman api, kata dia, sumber air sangat minim. Kabut asap juga menyelimuti lahan yang sedang terbakar.

Hery mengatakan, luas lahan yang terbakar di Dusun Mereng, Desa Tebun, diperkirakan sekitar 20 hektar. Namun, angka pastinya belum diketahui.

Hery menjelaskan, selain di Kecamatan Rangsang, kebakaran juga terdapat di Kecamatan Rangsang Pesisir, Tebing Tinggi Timur dan Tebing Tinggi Barat. Namun sejauh ini sudah dilakukan tindakan pemadaman, sehingga titik api berhasil dikuasai.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bayi Laki-laki Ditemukan Tewas Terbungkus Plastik di Pinggir Jalan

Bayi Laki-laki Ditemukan Tewas Terbungkus Plastik di Pinggir Jalan

Regional
Strategi Paslon Majukan Daerah, Gibran Fokus Pemulihan Ekonomi, Bajo Gandeng Koalisi Rakyat

Strategi Paslon Majukan Daerah, Gibran Fokus Pemulihan Ekonomi, Bajo Gandeng Koalisi Rakyat

Regional
8 Demonstran Terlibat Ricuh di Depan KPU Sulsel Dikenakan Wajib Lapor

8 Demonstran Terlibat Ricuh di Depan KPU Sulsel Dikenakan Wajib Lapor

Regional
Satgas Sebut Pemerintah Pusat Keliru Sampaikan Data Covid-19 di Papua karena Masalah Sistem

Satgas Sebut Pemerintah Pusat Keliru Sampaikan Data Covid-19 di Papua karena Masalah Sistem

Regional
Imbas Kerumunan Penonton Sepak Bola di Serang, Seorang Kapolsek Dicopot

Imbas Kerumunan Penonton Sepak Bola di Serang, Seorang Kapolsek Dicopot

Regional
7 Kabupaten yang Gelar Pilkada di NTT Kekurangan Surat Suara

7 Kabupaten yang Gelar Pilkada di NTT Kekurangan Surat Suara

Regional
Video Viral Sebuah Bus Lawah Arah Saat Macet, Sopir Akhirnya Kabur karena Dipukuli Massa

Video Viral Sebuah Bus Lawah Arah Saat Macet, Sopir Akhirnya Kabur karena Dipukuli Massa

Regional
22 Nakes Positif Covid-19, Poli Rawat Jalan RSUD dr Moh Saleh Tutup 2 Hari

22 Nakes Positif Covid-19, Poli Rawat Jalan RSUD dr Moh Saleh Tutup 2 Hari

Regional
Menkopolhukam Perintahkan Aparat Tangkap Ali Kalora dan Pengikutnya Sebelum Natal

Menkopolhukam Perintahkan Aparat Tangkap Ali Kalora dan Pengikutnya Sebelum Natal

Regional
Ganjar Minta Warga Tak Bepergian ke Luar Kota Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Ganjar Minta Warga Tak Bepergian ke Luar Kota Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Regional
Penyebab Sungai di Banyumas Dipenuhi Busa karena Limbah Kimia

Penyebab Sungai di Banyumas Dipenuhi Busa karena Limbah Kimia

Regional
Komisi IV Minta 6 Ketua RT di Babel Tak Ditahan dan Kegiatan Kapal Isap Dihentikan

Komisi IV Minta 6 Ketua RT di Babel Tak Ditahan dan Kegiatan Kapal Isap Dihentikan

Regional
Terperosok di Bekas Sumur yang Tertutup Banjir, Nenek 70 Tahun Tewas

Terperosok di Bekas Sumur yang Tertutup Banjir, Nenek 70 Tahun Tewas

Regional
Pelajar SMA Dibegal, Diancam Ditembak oleh Pelaku

Pelajar SMA Dibegal, Diancam Ditembak oleh Pelaku

Regional
27 Karyawan Metro TV Surabaya Positif Covid-19, Dokter Sebut Tanpa Gejala

27 Karyawan Metro TV Surabaya Positif Covid-19, Dokter Sebut Tanpa Gejala

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X