Banjir di Madiun, Banyak Anak Balita dan Manula Terjebak di Dalam Rumah

Kompas.com - 06/03/2019, 10:42 WIB
EVAKUASI --Tim gabungan SAR mengevakuasi para manula, balita dan ibu-ibu yang terjebak didalam rumah setelah banjir menerjang rumah warga Desa Purworejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Rabu ( 6 / 3 / 2019) . KOMPAS.com/MUHLIS AL ALAWI EVAKUASI --Tim gabungan SAR mengevakuasi para manula, balita dan ibu-ibu yang terjebak didalam rumah setelah banjir menerjang rumah warga Desa Purworejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Rabu ( 6 / 3 / 2019) .

MADIUN, KOMPAS.com - Hingga Rabu (6/3/2019) pagi, masih banyak anak balita dan manula terjebak di dalam rumah setelah banjir yang melanda tiga kecamatan di Kabupaten Madiun.

Tim SAR gabungan berupaya maksimal mengeluarkan para manula dan anak balita yang terjebak di dalam rumah.

"Sejak tadi malam kami mengutamakan evakuasi manusianya dahulu. Apalagi ada yang terjebak di dalam rumah," ujar Ketua Tim SAR MTA Madiun, Sarwito kepada Kompas.com di lokasi bencana banjir di Desa Purworejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Rabu (6/3/2019) pagi.

Ia mengatakan, warga yang terjebak di dalam rumah karena tidak mau keluar demi melindungi harta bendanya. Selain itu, warga tidak bisa keluar dari rumah menyusul tingginya air yang merendam rumah mereka.

Baca juga: Banjir Terjang 3 Kecamatan di Kabupaten Madiun, Ratusan Rumah Terendam

Untuk mengevakuasi warga yang terjebak di dalam rumah tidaklah gampang. Sebab, banyak orang yang tidak mau keluar lantaran ingin menyelamatkan harta bendanya yang berada di dalam rumah.

"Setelah mengajak RT dan kepala desa akhirnya warga yang terjebak di rumah mau dievakuasi," kata Sarwito.

Ia mengatakan, Tim SAR terus berupaya mengevakuasi warga yang masih berada di dalam rumah. Hingga saat ini sudah ratusan warga yang berhasil dievakuasi.

Rudiyanti, salah satu warga Desa Purworejo yang dievakuasi menyatakan memilih mengungsi ke rumah tetangganya yang berlantai dua setelah terjebak beberapa jam di dalam rumahnya.

Yanti bersama kedua orangtua dan anaknya dievakuasi tim SAR setelah mengungsi delapan jam di rumah tetangganya.

"Setelah terjebak didalam rumah, saya bersama orang tua dan anak-anak saya langsung mengungsi ke rumah tetangga," kata Yanti.

Baca juga: Diterjang Banjir, Ruas Jalan Nasional Madiun-Ngawi Putus Total

Berdasarkan pantuan Kompas.com, tampak Tim SAR gabungan mengevakuasi manula, anak balita beserta ibu-ibu yang terjebak di dalam rumah. Mereka dievakuasi menggunakan perahu karet. Setelah berada di tempat aman, mereka kemudian dibawa menumpangi ambulans.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tepis Takut, Tenaga Kesehatan Kampanye Vaksin dengan Kostum Virus

Tepis Takut, Tenaga Kesehatan Kampanye Vaksin dengan Kostum Virus

Regional
Perempuan Paruh Baya Tewas di Kontrakan Sengaja Dibunuh, Polres Sumedang Buru Pelaku

Perempuan Paruh Baya Tewas di Kontrakan Sengaja Dibunuh, Polres Sumedang Buru Pelaku

Regional
Kecelakaan Maut di Bantul, Bocah 14 Tahun Setir Kia Picanto Tabrak 8 Motor, 1 Tewas

Kecelakaan Maut di Bantul, Bocah 14 Tahun Setir Kia Picanto Tabrak 8 Motor, 1 Tewas

Regional
26 Suster dan 29 Karyawan Biara St. Anna Sleman Positif Covid-19

26 Suster dan 29 Karyawan Biara St. Anna Sleman Positif Covid-19

Regional
Selundupkan 66 Kg Sabu Modus Bantuan Covid-19, Bos Alidon Express Divonis 20 Tahun Penjara

Selundupkan 66 Kg Sabu Modus Bantuan Covid-19, Bos Alidon Express Divonis 20 Tahun Penjara

Regional
Dihantam Gelombang Tinggi, Kapal Barang Tenggelam di Perairan Ambalawi, NTB

Dihantam Gelombang Tinggi, Kapal Barang Tenggelam di Perairan Ambalawi, NTB

Regional
Polisi Tetapkan 1 Tersangka Kasus Bentrok 2 Kelompok Tani di Rokan Hulu

Polisi Tetapkan 1 Tersangka Kasus Bentrok 2 Kelompok Tani di Rokan Hulu

Regional
Ganjar Cerita Pengalaman Mengantuk Usai Divaksin, Siswa SD: Soalnya Pak Gubernur Sudah Tua

Ganjar Cerita Pengalaman Mengantuk Usai Divaksin, Siswa SD: Soalnya Pak Gubernur Sudah Tua

Regional
Longsor di KM 6+200, Kendaraan Besar Dilarang Melintas di Tol Surabaya-Gempol

Longsor di KM 6+200, Kendaraan Besar Dilarang Melintas di Tol Surabaya-Gempol

Regional
Wagub Banten Ingatkan Warga, Keterisian Rumah Sakit di Banten Sudah 90 Persen

Wagub Banten Ingatkan Warga, Keterisian Rumah Sakit di Banten Sudah 90 Persen

Regional
Viral Video Sejoli Berpelukan di Tengah Jalan dan Tak Mau Lepas, Polisi: Mereka ODGJ dan Ketakutan...

Viral Video Sejoli Berpelukan di Tengah Jalan dan Tak Mau Lepas, Polisi: Mereka ODGJ dan Ketakutan...

Regional
Satgas Covid-19 Riau Sebut Ada Nakes Ragu Divaksin gara-gara Termakan Hoaks

Satgas Covid-19 Riau Sebut Ada Nakes Ragu Divaksin gara-gara Termakan Hoaks

Regional
Satu Lagi Pekerja yang Terjebak di Lubang Galian Tambang di Kalsel Ditemukan Meninggal

Satu Lagi Pekerja yang Terjebak di Lubang Galian Tambang di Kalsel Ditemukan Meninggal

Regional
Hukuman Jerinx Dipangkas, Jaksa Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Siap Kembali Melawan

Hukuman Jerinx Dipangkas, Jaksa Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Siap Kembali Melawan

Regional
Duga Anak Terjebak Saat Rumah Terbakar, Seorang Ayah Nekat Terobos Api, Ternyata Anaknya Pergi Mengaji

Duga Anak Terjebak Saat Rumah Terbakar, Seorang Ayah Nekat Terobos Api, Ternyata Anaknya Pergi Mengaji

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X