Jokowi ke Gorontalo, Kunjungi Pasar Sentral Didampingi Rusli Habibie

Kompas.com - 01/03/2019, 08:57 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat berdialog dengan tiga orang perwakilan pedagang penerima kredit Ultra Mikro di Pasar Sentral Kota Gorontalo, Jumat (1/3/2019). KOMPAS.com/ROSYID AZHARPresiden Joko Widodo (Jokowi) saat berdialog dengan tiga orang perwakilan pedagang penerima kredit Ultra Mikro di Pasar Sentral Kota Gorontalo, Jumat (1/3/2019).

GORONTALO, KOMPAS.com - Kunjungan Presiden Joko Widodo ( Jokowi) ke Provinsi Gorontalo diawali dengan mendatangi Pasar Sentral, Kota Gorontalo, Jumat (01/03/2019).

Didampingi Gubernur Rusli Habibie, Jokowi menyalami para pedagang dan masyarakat yang sudah menunggu sejak pagi di lokasi.

Turut hadir pula Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Kepala Staf Presiden Jendral TNI (Purn) Moeldoko. Sebanyak 273 debitur turut dihadirkan dalam acara tersebut.

Presiden Jokowi berpesan agar kredit usaha maksimal Rp 10 juta itu harus dimanfaatkan dengan baik oleh para pelaku usaha kecil.


Baca juga: Di Gorontalo, Jokowi Lepas Ekspor Jagung

 

Jokowi mengingatkan bahwa pinjaman harus bisa diangsur dengan keuntungan yang diperoleh oleh para kreditur.

“Dipinjamkan kepada ibu bapak sekalian untuk bisa meningkatkan omzet barang yang ibu bapak jual. Namanya uang pinjaman harus nyicil harus ngangsur. Hati-hati ini pinjaman, harus disiplin bayarnya, kerja keras dan jujur,” kata Presiden Joko Widodo.

Melalui kredit Ultra Mikro (UMi) diharapkan usaha UKM bisa berkembang. Jika usaha berkembang, maka UKM diarahkan untuk mencari pinjaman modal melalui program lain seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan nilai pinjaman yang lebih besar.

“Yang namanya uang pinjaman itu harus punya perencanaan pemakaiannya. Jangan nanti sudah dapat uangnya baru dicari-cari. Ada pakaian bagus yaa? beli. Ada yang nawarin sepeda motor, beli,” kata Presiden Joko Widodo yang disambut gelak tawa para pedagang.

Baca juga: Kredit Ultra Mikro, Mimpi Baru Para Nelayan Buruh

Penerima kredit ultra mikro masih sedikit

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan, program Ultra Mikro adalah program pemerintah bagi pelaku usaha kecil. Sejak dikucurkan tahun 2017 lalu, sudah ada anggaran Rp 7 triliun yang disediakan oleh pemerintah.

“Ultra mikro anggaran APBN 2017 yang dikelola Pusat Investasi Pemerintah (PIP) sebesar Rp7 triliun. Pada 2017 Rp1,5 triliun, kita tambah Rp 2,5 trilun tahun 2018, dan tahun 2019 kita tambah Rp 3 trilun. Pembiayaannya disalurkan melalui lembaga-lembaga yang punya kapsitas seperti PT Pegadaian, PNM, BAP,” ujar Sri Mulyani.

Dari total anggaran Rp 7 triliun yang saat ini terserap di tingkat UKM baru sebesar Rp 2 triliun. UKM penerima UMi di Gorontalo sendiri masih relatif sedikit yakni sejumlah 273 orang dengan serapan anggaran Rp 1,89 miliar.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

Regional
ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

Regional
Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Regional
Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Regional
Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Regional
7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

Regional
Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Regional
Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Regional
Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Regional
Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Regional
19 Tahun Hidup di 'Dunia Malam' Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

19 Tahun Hidup di "Dunia Malam" Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

Regional
Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Regional
Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Gara-gara Pilkades, Warga Boikot Hajatan | Kasus Motivator Tempeleng 10 Siswa

[POPULER NUSANTARA] Gara-gara Pilkades, Warga Boikot Hajatan | Kasus Motivator Tempeleng 10 Siswa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X