Polisi Ringkus 7 Pelaku Spesialis Curanmor di Ambon

Kompas.com - 27/02/2019, 15:39 WIB
Tujuh pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dihadirkan bersama barang bukti motor curian di halaman Kantor Polres Pulau Ambon, Rabu (27/2/2019) KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTYTujuh pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dihadirkan bersama barang bukti motor curian di halaman Kantor Polres Pulau Ambon, Rabu (27/2/2019)

AMBON, KOMPAS.com - Polres Pulau Ambon meringkus tujuh pelaku spesialis pencurian kendaraan bermotor ( curanmor) yang selama ini meresahkan warga di Kota Ambon.

Wakapolres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Kompol Ferry Mulyana mengatakan, ketujuh pelaku spesialis curanmor ini ditangkap setelah beraksi di sejumlah lokasi di Ambon sepanjang Januari hingga Februari 2019.

“Para tersangka ini telah melakukan aksinya dari Januari hingga Februari 2019. Jadi selama ini sudah ada 11 laporan masyarakat dan yang kita tangkap tujuh tersangka saat ini,” kata Ferry, saat pengungkapan kasus di Mapolres Pulau Ambon, Rabu (27/2/2019).

Baca juga: Curanmor Marak, Polisi Ingatkan agar Sepeda Motor Digembok


Ketujuh pelaku spesialis curanmor yang kini telah mendekam di sel tahanan Polres Pulau Ambon itu yakni AM, RA, AF, AOM, GU, IM dan seorang wanita berinisial PC. Dari penangkapan tersebut, polisi berhasil menyita barang bukti berupa 11 unit sepeda motor berbagai jenis hasil curian.

“Tersangka PC ikut terlibat, karena dia membantu aksi kejahatan yang dilakukan rekan-rekannya,” katanya.

Ferry mengatakan, kasus tersebut terungkap setelah salah seorang tersangka mencoba membawa kabur sepeda motor hasil curian menuju Pulau Seram. Saat itu polisi yang mencurigai gerak-gerik pelaku langsung menangkapnya bersama dengan barang bukti sepeda motor.

“Kasusnya terungkap saat sebuah sepeda motor mau dibawa lari ke pulau seberang melalui Pelabuhan Tohoku, jadi saat itu personil Polsek mencurigai ada sepeda motor yang dibawa di atas kapal, setelah dicek surat-suratnya ternyata hasil kejahatan,” ungkapnya.

Baca juga: Kelompok Curanmor asal Lampung Puluhan Kali Beraksi di Jakarta dan Tangerang

“Modusnya para pelaku ini selalu beraksi di lokasi-lokasi sepi dan biasa mereka memantau korban yang lupa mencabut kunci kontak,” tambahnya.

Para tersangka menjual motor hasil curian dimana uangnya digunakan untuk berfoya-foya,

”Mereka menjual sepeda motor hasil curian dengan harga murah mulai dari Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta lalu berfoya-foya,” ungkapnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembobolan Dana Nasabah BNI Ambon, Polisi Pastikan Keterlibatan Pihak Lain

Pembobolan Dana Nasabah BNI Ambon, Polisi Pastikan Keterlibatan Pihak Lain

Regional
Wakil Bupati Banyuwangi Ajak Para Santri Terlibat dalam Pembangunan

Wakil Bupati Banyuwangi Ajak Para Santri Terlibat dalam Pembangunan

Regional
Ini Alasan Sebenarnya Gubernur NTT Viktor Laiskodat Tak Jadi Menteri Jokowi

Ini Alasan Sebenarnya Gubernur NTT Viktor Laiskodat Tak Jadi Menteri Jokowi

Regional
BKN: Pengurangan Struktural Eselon Bisa Kurangi Anggaran Negara

BKN: Pengurangan Struktural Eselon Bisa Kurangi Anggaran Negara

Regional
Polisi Cek soal Video Baku Hantam Sesama Bule di Bali

Polisi Cek soal Video Baku Hantam Sesama Bule di Bali

Regional
Mengembalikan Kejayaan Lada Bangka Belitung...

Mengembalikan Kejayaan Lada Bangka Belitung...

Regional
Angin Puting Beliung Terjang 3 Desa di Boyolali, 20 Rumah Rusak

Angin Puting Beliung Terjang 3 Desa di Boyolali, 20 Rumah Rusak

Regional
Pembobolan Dana Nasabah BNI Ambon, FY Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan

Pembobolan Dana Nasabah BNI Ambon, FY Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan

Regional
Driver Ojek Online yang Ditabrak Kendaraan Taktis Polisi Saat Demo Ricuh Tak Lagi Bisa Bekerja

Driver Ojek Online yang Ditabrak Kendaraan Taktis Polisi Saat Demo Ricuh Tak Lagi Bisa Bekerja

Regional
Kelompok Teroris di Lampung Incar Tempat Hiburan Malam

Kelompok Teroris di Lampung Incar Tempat Hiburan Malam

Regional
Kasus Narkoba, Bassist Boomerang Hubert Henry Dituntut 2 Tahun Penjara

Kasus Narkoba, Bassist Boomerang Hubert Henry Dituntut 2 Tahun Penjara

Regional
Dua Pendaki Gunung Bawakaraeng yang Alami Hipotermia Berhasil Dievakuasi

Dua Pendaki Gunung Bawakaraeng yang Alami Hipotermia Berhasil Dievakuasi

Regional
Tiba di Kupang dengan Jet Pribadi, Gubernur NTT Disambut ASN dan Pengurus Nasdem

Tiba di Kupang dengan Jet Pribadi, Gubernur NTT Disambut ASN dan Pengurus Nasdem

Regional
LIPI Minta Penemuan Ikan dan Air Sumur yang Mendidih Tidak Dikaitkan dengan Mistis

LIPI Minta Penemuan Ikan dan Air Sumur yang Mendidih Tidak Dikaitkan dengan Mistis

Regional
Balita Meninggal 5 Hari Setelah Divaksin MR, Dinkes Garut Turunkan Tim

Balita Meninggal 5 Hari Setelah Divaksin MR, Dinkes Garut Turunkan Tim

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X