Deklarasi Pemilu Damai di Pesantren, Polri Ingin Santri Jadi Suri Teladan

Kompas.com - 24/02/2019, 14:11 WIB
Wakil Pimpinan Ponpes Nurussalam Ciamis, KH Maksum Abdurahman memberi sambutan saat acara silaturahmi dengan perwakilan Mabes Polri, di kompleks Pesantren Nurussalam, Minggu (24/2/2019). KOMPAS.com/CANDRA NUGRAHAWakil Pimpinan Ponpes Nurussalam Ciamis, KH Maksum Abdurahman memberi sambutan saat acara silaturahmi dengan perwakilan Mabes Polri, di kompleks Pesantren Nurussalam, Minggu (24/2/2019).

CIAMIS, KOMPAS.com - Perwakilan dari Mabes Polri bersilaturahmi dengan pimpinan Pondok Pesantren Nurussalam yang berada di Desa Kujang, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Minggu (24/2/2019).

Pada silaturahmi tersebut dilaksanakan pula deklarasi pemilu damai.

Perwakilan dari Mabes Polri, AKBP Suhaimi menjelaskan, pihaknya sedang melaksanakan Operasi Mantap Brata untuk menjaga situasi keamanan agar tetap kondusif, khususnya menjelang Pemilu serentak 2019.

Dalam operasi ini, Polri melibatkan seluruh elemen masyarakat.

"Termasuk pondok pesantren, mahasiswa, dan organisasi kemasyarakatan," jelas Suhaimi usai deklarasi pemilu damai.

Baca juga: Kapolda Jabar Pimpin Deklarasi Damai Pemilu di Kota Tasikmalaya

Menurut Suhaimi, hadirnya pondok pesantren memberi manfaat besar bagi lingkungan masyarakat setempat. Selain itu, kata dia, pesantren merupakan garda terdepan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

"Ini bisa kita lihat dari sejarah yang sudah dilalui, dimana banyak tokoh nasional dari pesantren," jelasnya.

Suhaimi berharap, para santri menjadi suri teladan bagi remaja millenial lainnya, yang memberi kontribusi lewat prestasi.

Santri yang berusia 15-17 tahun, kata dia, merupakan pemilih pemula.

"Untuk itu kami berharap (santri) dapat memanfaatkan momen-momen nanti untuk memilih pemimpin yang betul-betul sesuai dengan harapan," tegasnya.

Wakil Pimpinan Ponpes Nurussalam KH Maksum Abdurahman LC mengatakan, ponpesnya dan para santri siap menjaga kedamaian dan perdamaian.

"Islam cinta damai, Islam cinta keadilan dan cinta kebersamaan," jelasnya.

Untuk pemilu nanti, KH Maksum mempersilakan santrinya untuk menyalurkan aspirasinya dan memilih pemimpin yang bisa membawa Indonesia jauh lebih berkah. Saat ini, ada sekitar 200 santri dan guru yang sudah mempunyai hak pilih.

"Kami usahakan dengan KPUD kalau bisa memilih di sini. Karena harus pulang ke Padang, Bekasi jauh. Ingin pemilihan untuk santri lebih efektif agar di sini. Kita campur (TPS nya) dengan masyarakat," jelas KH Maksum.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1.280 Orang di Secapa AD Positif Covid-19, Ketahuan Berawal dari Ketidaksengajaan

1.280 Orang di Secapa AD Positif Covid-19, Ketahuan Berawal dari Ketidaksengajaan

Regional
Kecanduan Film Porno, Pemuda Ini Perkosa dan Bunuh Guru SD

Kecanduan Film Porno, Pemuda Ini Perkosa dan Bunuh Guru SD

Regional
Bandingkan dengan Angka Covid-19 Jawa Timur, IDI: Kalsel Tertinggi

Bandingkan dengan Angka Covid-19 Jawa Timur, IDI: Kalsel Tertinggi

Regional
Tanggapan Wali Kota soal Pontianak Catatkan Nol Kasus Covid-19

Tanggapan Wali Kota soal Pontianak Catatkan Nol Kasus Covid-19

Regional
Terjangkit Covid-19, Siswa Secapa AD: Tak Ada Keluhan, tapi Sedih Dinyatakan Positif

Terjangkit Covid-19, Siswa Secapa AD: Tak Ada Keluhan, tapi Sedih Dinyatakan Positif

Regional
Kecanduan Judi Online, Pria 40 Tahun Ini Nekat Curi Motor

Kecanduan Judi Online, Pria 40 Tahun Ini Nekat Curi Motor

Regional
Terima Bantuan Penanggulangan Covid-19, Ridwan Kamil Apresiasi Para Donatur

Terima Bantuan Penanggulangan Covid-19, Ridwan Kamil Apresiasi Para Donatur

Regional
Sedang Mengendarai Motor, Polisi Diserang hingga Tewas, Orangtua Pelaku Sempat Melerai

Sedang Mengendarai Motor, Polisi Diserang hingga Tewas, Orangtua Pelaku Sempat Melerai

Regional
Kisah Haru Anak Ketua DPRD Samarinda Gelar Akad Nikah di Samping Jenazah Ayahnya

Kisah Haru Anak Ketua DPRD Samarinda Gelar Akad Nikah di Samping Jenazah Ayahnya

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 11 Juli 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 11 Juli 2020

Regional
Pemprov Jabar Mulai Persiapkan Idul Adha di Tengah Pandemi Covid-19

Pemprov Jabar Mulai Persiapkan Idul Adha di Tengah Pandemi Covid-19

Regional
Terungkap, Ini Modus Pelaku Pembunuh Perempuan di Penginapan Palembang

Terungkap, Ini Modus Pelaku Pembunuh Perempuan di Penginapan Palembang

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 11 Juli 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 11 Juli 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 11 Juli 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 11 Juli 2020

Regional
1.262 Orang di Secapa AD Positif Covid-19, Ketahuan karena Bisul

1.262 Orang di Secapa AD Positif Covid-19, Ketahuan karena Bisul

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X