Wanita Buruh Migran Asal Kediri Meninggal Dunia di Hongkong

Kompas.com - 21/02/2019, 20:20 WIB
Ilustrasi TKI KOMPAS.com/ERICSSENIlustrasi TKI

KEDIRI, KOMPAS.com- Endang Widuri (36), seorang buruh migran asal Kelurahan Tamanan, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur, meninggal dunia di Hongkong, Rabu (13/2/2019).

Jenazah wanita yang bekerja sebagai pekerja rumah tangga itu hingga saat ini masih berada di rumah sakit Hongkong. Sedianya, jenazah baru akan dipulangkan ke tanah air pada Sabtu (23/2/2019).

Perwakilan keluarga, Nur Kolis mengatakan, sebelum meninggal, Endang yang menjadi buruh migran sejak 4 tahun lalu itu sempat menjalani perawatan di rumah sakit Hongkong selama 28 hari.

Endang mengalami pecah pembuluh darah. Selama itu pula Endang yang mempunyai seorang anak perempuan di Indonesia itu tidak bisa berkomunikasi karena tak sadarkan diri.

"Sakitnya darah tinggi," ujar pria sepupu Endang ini saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (22/2/2019).

Baca juga: Status Facebook TKW yang Tewas Terbakar di Jepang: Mah, Ida Kangen

Pihak keluarga, lanjut Kolis, awalnya mengetahui kondisi Endang dari agen pemberangkatan tenaga kerja asal Madiun yang memberangkatkan Endang.

Lalu, ditindaklanjuti dengan keberangkatan suami Endang yang menyusul ke Hongkong.

Keberangkatan suami Endang itu, menurut Kolis, juga atas permintaan dari KJRI yang difasilitasi oleh agen yang memberangkatkan Endang.

"Suaminya nyusul ke Hongkong karena rencananya akan ada tindakan medis lanjutan. Sebab, pihak RS juga menunggu persetujuan keluarga," ujar Nur Kolis.

Saat ini, keluarga di Kediri sedang bersiap menyambut kedatangan jenazah Endang. Bahkan pihak keluarga juga sudah menyiapkan lokasi makam yang nantinya akan dipakai Endang.

Sementara itu, Kepala Kelurahan Tamanan Yahya Budijono mengatakan, pihaknya sudah mengetahui adan anggota masyarakatnya yang meninggal di Hongkong.

Bahkan, kata dia, pihak kelurahan juga sudah memfasilitasi pembuatan dokumen-dokumen administratif yang dibutuhkan untuk keperluan pemulangan jenazah.

Dokumen itu misalnya surat keterangan domisili, surat keterangan tidak mampu, hingga surat permohonan fasilitas pemulangan jenazah yang ditujukan kepada LP3TKI Surabaya.

"Semua surat sudah kami siapkan," kata Yahya. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Butuh 65.000 Tenaga Kerja untuk Proyek Pembangkit Listrik 35.000 MW

Pemerintah Butuh 65.000 Tenaga Kerja untuk Proyek Pembangkit Listrik 35.000 MW

Regional
Lowongan PPK Pilkada Jember 2020 Diminati Milenial, Dibutuhkan 155 yang Daftar 1.041

Lowongan PPK Pilkada Jember 2020 Diminati Milenial, Dibutuhkan 155 yang Daftar 1.041

Regional
4 Kasus Bocah Digigit Ular, Meniru Tayangan Youtube hingga Bekas Gigitan Ditutup Plester

4 Kasus Bocah Digigit Ular, Meniru Tayangan Youtube hingga Bekas Gigitan Ditutup Plester

Regional
Ikan Paus Sepanjang 15 Meter Terdampar di Hutan Magrove, Warga Kesulitan Evakuasi

Ikan Paus Sepanjang 15 Meter Terdampar di Hutan Magrove, Warga Kesulitan Evakuasi

Regional
Pelindo Bantah Kapalnya 'Kencing' di Laut dan Jual Minyak Ilegal ke Singapura

Pelindo Bantah Kapalnya "Kencing" di Laut dan Jual Minyak Ilegal ke Singapura

Regional
[POPULER NUSANTARA] Cerita Bupati Pelalawan Gendong Jenazah Anaknya | Rambut Sukiyah Jadi Sarang Tikus

[POPULER NUSANTARA] Cerita Bupati Pelalawan Gendong Jenazah Anaknya | Rambut Sukiyah Jadi Sarang Tikus

Regional
Selain 8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Kakak Beradik Dicaci Maki di Depan Umum, Uang Sekolah Tak Dibayar

Selain 8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Kakak Beradik Dicaci Maki di Depan Umum, Uang Sekolah Tak Dibayar

Regional
Sempat Dikira Terjangkit Virus Corona, Pasien RSUP Adam Malik Ternyata hanya Flu Biasa

Sempat Dikira Terjangkit Virus Corona, Pasien RSUP Adam Malik Ternyata hanya Flu Biasa

Regional
Viral Kerajaan Kandang Wesi, Kepala Kesbangpolinmas: Tidak Ada Kerajaan di Garut

Viral Kerajaan Kandang Wesi, Kepala Kesbangpolinmas: Tidak Ada Kerajaan di Garut

Regional
Cerita Istri Bacok Suami di Probolinggo, Ketahuan Selingkuh hingga Takut Akan Dibunuh

Cerita Istri Bacok Suami di Probolinggo, Ketahuan Selingkuh hingga Takut Akan Dibunuh

Regional
Hati-hati Jika Melihat Ular Weling, Jika Digigit Belum Ada Anti Bisanya

Hati-hati Jika Melihat Ular Weling, Jika Digigit Belum Ada Anti Bisanya

Regional
Empat Pelajar SMP di Cianjur Jatuh ke Jurang, Satu Tewas

Empat Pelajar SMP di Cianjur Jatuh ke Jurang, Satu Tewas

Regional
5 Fakta Jenderal Polisi Gadungan yang Mengaku Bisa Luluskan ke Akpol

5 Fakta Jenderal Polisi Gadungan yang Mengaku Bisa Luluskan ke Akpol

Regional
Ini Alasan PAUD Tempat Penitipan Balita Tewas Tanpa Kepala di Samarinda Ditutup

Ini Alasan PAUD Tempat Penitipan Balita Tewas Tanpa Kepala di Samarinda Ditutup

Regional
Ma'ruf Amin Sebut Solusi Militer Tak Sepenuhnya Atasi Konflik, Malah Menyisakan Dendam

Ma'ruf Amin Sebut Solusi Militer Tak Sepenuhnya Atasi Konflik, Malah Menyisakan Dendam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X