Ingin Jadi PNS, Guru Honorer SD di Madiun Tertipu Rp 53 juta

Kompas.com - 21/02/2019, 08:12 WIB
Aparat Polres Madiun Kota menunjukkan barang bukti dan tersangka penipuan berkedok penerimaan CPNS yang menelan korban guru honorer SD di Kota Madiun, Kamis (21/2/2019). Dok. Humas Polres Madiun KotaAparat Polres Madiun Kota menunjukkan barang bukti dan tersangka penipuan berkedok penerimaan CPNS yang menelan korban guru honorer SD di Kota Madiun, Kamis (21/2/2019).

MADIUN, KOMPAS.com — Seorang guru honorer SD di Kota Madiun berinisial MN tertipu hingga Rp 53 juta dengan modus perekrutan calon pegawai negeri sipil.

Korban baru sadar tertipu oleh pelaku penipuan, Ari Huda (48), warga Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung setelah dua tahun dirinya tak kunjung diangkat jadi PNS.

"Tersangka Ari Huda menjanjikan kepada korban bisa kerja sebagai PNS di Departemen Agama sejak tahun 2016. Namun tiga tahun berlalu, korban tidak pernahh mendapat panggilan menjadi pegawai. Merasa tertipu, korban akhirnya melapor ke polisi," ujar Humas Polres Madiun Kota AKP Ida Royani yang dihubungi Kompas.com, Kamis ( 21/2/2019) pagi.

Baca juga: KPU Dharmasraya Coret Caleg PDI Perjuangan yang Lulus CPNS

Dari hasil penipuan itu, kata Ida, tersangka Ari Huda menggasak uang milik korban yang tinggal di Kartoharjo, Kota Madiun. Uang sebesar Rp 53,5 juta itu diserahkan secara bertahap dengan tunai dan transfer.

Untuk meyakinkan korban, tersangka mengaku mengenal beberapa pejabat yang bisa memasukan sebagai PNS.

Namun kenyataannya hingga saat ini tersangka tidak bisa memasukkan MN dan dua korban lainnya dari Kabupaten Magetan sebagai PNS.

Baca juga: Dijanjikan Diangkat Jadi PNS, Honorer K2 di Prabumulih Tertipu Rp 140 Juta

Usai kasus itu dilaporkan, polisi menangkap tersangka Ari Huda di Magetan. Tak hanya itu, polisi menyita buku tabungan atas nama pelaku, kwitansi penyerahan uang dan rekening koran tabungan BCA.

Tersangka Ari Huda dijerat dengan Pasal 378 KUHP. Ancaman hukumanya dengan empat tahun penjara. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Bandung Tewas Ditikam Sepulang Berikan Bantuan ke Korban Longsor Sumedang

Warga Bandung Tewas Ditikam Sepulang Berikan Bantuan ke Korban Longsor Sumedang

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 16 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 16 Januari 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 16 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 16 Januari 2021

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 16 Januari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 16 Januari 2021

Regional
2 Napi Penjual Ganja di Lapas Lhokseumawe Ditangkap

2 Napi Penjual Ganja di Lapas Lhokseumawe Ditangkap

Regional
Jasad Pipit Piyono Teridentifikasi 5 Hari Pascakecelakaan Sriwijaya Air SJ 182

Jasad Pipit Piyono Teridentifikasi 5 Hari Pascakecelakaan Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Gempa di Majene, 2 Kecamatan Terisolir, Ada Korban yang Masih Terjebak di Bawah Reruntuhan

Gempa di Majene, 2 Kecamatan Terisolir, Ada Korban yang Masih Terjebak di Bawah Reruntuhan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 16 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 16 Januari 2021

Regional
Banjir Bandang Juga Landa Bima NTB, Puluhan Rumah Warga Terdampak

Banjir Bandang Juga Landa Bima NTB, Puluhan Rumah Warga Terdampak

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 16 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 16 Januari 2021

Regional
Tiba di Lampung, Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182 Diserahkan ke Keluarga

Tiba di Lampung, Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182 Diserahkan ke Keluarga

Regional
Update Banjir Kalsel, Ribuan Jiwa Penuhi Posko Pengungsian di Banjarbaru

Update Banjir Kalsel, Ribuan Jiwa Penuhi Posko Pengungsian di Banjarbaru

Regional
Aturan Baru, Penumpang Masuk Kepri Tak Boleh Sakit, Gubernur: Harus Jujur

Aturan Baru, Penumpang Masuk Kepri Tak Boleh Sakit, Gubernur: Harus Jujur

Regional
Rasakan Gempa Susulan di Mamuju, Mensos Risma Ingatkan Hal Ini

Rasakan Gempa Susulan di Mamuju, Mensos Risma Ingatkan Hal Ini

Regional
Sempat Kabur Setelah Jadi Tersangka, Terduga Mafia Tanah di Labuan Bajo Ditangkap

Sempat Kabur Setelah Jadi Tersangka, Terduga Mafia Tanah di Labuan Bajo Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X