Kompas.com - 19/02/2019, 05:20 WIB
Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI menangkap kapal tanker Maxima Pratama berbendera Indonesia di perairan Batam, Minggu (17/2/2019).  Kapal ini diamankan karena kedapatan menjual BBM jenis solar secara ilegal ke kapal penampung milik warga.    KOMPAS.com/ HADI MAULANABadan Keamanan Laut (Bakamla) RI menangkap kapal tanker Maxima Pratama berbendera Indonesia di perairan Batam, Minggu (17/2/2019). Kapal ini diamankan karena kedapatan menjual BBM jenis solar secara ilegal ke kapal penampung milik warga.   

BATAM, KOMPAS.com - Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI menangkap kapal tanker Maxima Pratama berbendera Indonesia di perairan Batam, Minggu (17/2/2019).

Kapal ini diamankan karena kedapatan menjual BBM jenis solar secara ilegal ke kapal penampung milik warga.   

Direktur Operasi Laut Bakamla Laksamana Pertama (Laksma) TNI NS Embun mengatakan pengungkapan kasus itu berawal ketika Patroli Bakamla RI menangkap kapal kayu tanpa nama membawa bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dalam jumlah banyak menuju arah Tanjunguncang, Batam.   

Setelah dilakukan pemeriksaan, nakhoda sama sekali tidak bisa menunjukkan dokumen dan manifes kapal. Dari sanalah terungkap bahwa solar tersebut didapatkan dari kapal tanker Maxima Pratama.

Baca juga: Kapal yang Diamankan Bakamla Beli BBM dari Nelayan

"Saat itulah Patroli Bakamla RI melakukan pemeriksaan dan akhirnya menahan kapal Tangker Maxima Pratama," kata NS Embun saat menggelar konfrensi pers di Batam, Senin (18/2/2019).

Embun menjelaskan dalam aksinya kapal tangker Maxima Pratama menggunakan modus yakni kapal penampung atau penerima merapat ke kapal tanker yang lego jangkar tidak jauh dari pelabuhan Batam.

Kemudian BBM yang ada di atas kapal langsung dipindahkan ke kapal penerima sebanyak 18 ton. 

"Kapal Maxima sebagai kapal penyuplai dan kapal kayu sebagai penerima. Kapal kayu tanpa nama itu didesain khusus untuk menampung dan mengangkut minyak. Setelah solar diterima, BBM tersebut selanjutnya dibawa ke darat," jelas Embun.            

Baca juga: Diduga Pindahkan BBM secara Ilegal, 2 Kapal Diamankan Bakamla

Embun mengaku, penyidik masih mendalami asal muasal minyak yang ada di atas kapal Maxima Pratama tersebut.

"Penangkapan kedua kapal merupakan bagian dari tugas Bakamla menertibkan tindakan ilegal di bidang migas," ungkapnya.

Ditanyai total kerugian dari aksi ini, Embun mengaku masih melakukan penaksiran karena sampai saat ini proses pemeriksaan masih berjalan.

Selain mengamankan kedua kapal, pihaknya juga telah mengamankan 7 ABK kapal tanker Maxima Pratama.

"Ada dua ABK ternyata masih di bawah umur. Mereka dipekerjakan di kapal penampung solar tersebut. Hal ini jelas melanggar UU Ketenagakerjaan. Ini juga yang masuk dalam materi pemeriksaan kami," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.